Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

RANTEPAO, Sulbarupdate.id – Wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Puluhan tokoh lintas sektor dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara secara resmi menyatakan komitmen untuk bergabung dengan wilayah Luwu Raya guna memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu–Toraja (Lutor).

Dukungan kolektif tersebut dideklarasikan dalam pertemuan strategis yang berlangsung di D’Rij Hotel & Convention Hall, Toraja Utara, Kamis (29/1/2026).

Sebagai langkah konkret, forum yang dihadiri sekitar 50 tokoh tersebut sepakat membentuk Tim Formatur Pembentukan Provinsi Luwu–Toraja. Tokoh rohaniawan, Pdt. Musa Salusu, didapuk sebagai Ketua Tim Formatur, didampingi Yohanis Lintin Paembonan sebagai Sekretaris.

Pdt. Musa Salusu menegaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah konstitusional yang serius. Ia optimis dukungan akan terus mengalir seiring dengan masifnya konsolidasi di tingkat akar rumput.

“Ini adalah awal dari proses panjang. Kami menyadari tantangannya besar, mulai dari persetujuan DPRD, rekomendasi gubernur, hingga keputusan di tingkat pusat. Namun, wacana ini kini telah menjadi gerakan terbuka,” ujar Pdt. Musa dalam keterangannya.

Secara administratif, penggabungan Luwu Raya (Kota Palopo, Kab. Luwu, Kab. Luwu Utara, dan Kab. Luwu Timur) dengan dua kabupaten di Toraja akan membuat calon DOB ini memiliki total enam kabupaten/kota.

Jumlah ini telah melampaui syarat minimal lima daerah bawahan yang ditetapkan undang-undang untuk pembentukan sebuah provinsi baru.

Selain aspek administratif, pertemuan tersebut turut membedah landasan historis dan potensi ekonomi.

“Luwu–Toraja bukan sekadar provinsi baru, melainkan simpul kekuatan budaya dan ekonomi yang saling melengkapi,” tambah Pdt. Musa.

Sebelum deklarasi ini, Tim Formatur diketahui telah melakukan kunjungan kehormatan (silaturahmi) ke Datu Luwu di Istana Kedatuan Luwu untuk memperkuat restu kultural.

Sederet tokoh berpengaruh tampak hadir dalam barisan pendukung, di antaranya Victor Datuan Batara (mantan Wakil Bupati Tana Toraja), Kombes Pol (P) Darma Lelepadang, akademisi Dr. Ishak Pasulu, hingga tokoh pemuda dan adat lainnya.

Dengan terbentuknya tim ini, peta politik pemekaran di Sulawesi Selatan diprediksi akan semakin dinamis. Agenda “Lutor” kini resmi bergeser dari sekadar diskusi terbatas menjadi agenda politik yang siap diperjuangkan di tingkat nasional.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros. Kronologi Kejadian […]

  • Akses Jalan di Aralle Makin Buruk, Warga Sakit Ditandu Sejauh 10 KM

    Akses Jalan di Aralle Makin Buruk, Warga Sakit Ditandu Sejauh 10 KM

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi infrastruktur jalan penghubung Desa Pamoseang Pangga menuju Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, kian mencapai titik nadir. Minimnya atensi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat memicu kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat. ​Kondisi jalan yang dinilai sudah tidak layak lalui tersebut baru-baru ini memicu keprihatinan publik […]

  • DPC GMNI Mamasa Kecam Pengeroyokan Sekretaris DPD Sulbar, Desak Polisi Tangkap Pelaku

    DPC GMNI Mamasa Kecam Pengeroyokan Sekretaris DPD Sulbar, Desak Polisi Tangkap Pelaku

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamasa mengecam keras aksi pengeroyokan yang menimpa Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Sulawesi Barat, Yudi. Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, pada Minggu (7/6/2026) malam. Ketua DPC GMNI Mamasa, Toni Mekar, menilai tindakan pengeroyokan tersebut tidak hanya melukai fisik […]

  • Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Diduga akibat pengemudi mengalami microsleep (tertidur sesaat), sebuah truk Hino Dutro bernomor polisi DP 8135 DL lepas kendali dan menghantam halaman rumah warga di Kabupaten Majene, Rabu (29/4/2026) tengah malam. ​Kecelakaan tunggal ini terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, […]

  • AKBP Ari Prayitno Resmi Jabat Kapolres Mamuju Tengah, Komitmen Lanjutkan Program Positif

    AKBP Ari Prayitno Resmi Jabat Kapolres Mamuju Tengah, Komitmen Lanjutkan Program Positif

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) yang baru, AKBP Ari Prayitno, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan di lingkungan Polres Mateng. Selain itu, ia juga bertekad untuk memperkuat kualitas pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat secara maksimal. Komitmen tersebut disampaikan oleh AKBP Ari Prayetno saat diwawancarai awak media usai menghadiri […]

  • SPPG Rantebulahan Salurkan MBG ke 2.520 Penerima Manfaat 

    SPPG Rantebulahan Salurkan MBG ke 2.520 Penerima Manfaat 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Yayasan Pallawalipu Grup melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rantebulahan, Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (8/9/2026).  Penerima manfaat terdiri atas peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jumlah penerima sebanyak 2.520 orang. Dari kelompok satuan pendidikan, […]

expand_less