Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 530
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Setelah tiga hari dicekam ketakutan, pelarian AR (41), pria yang diduga tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai putri kandungnya sendiri di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya terhenti. 

Perburuan intensif yang melibatkan puluhan personel dan anjing pelacak itu berakhir dramatis di dalam rumah orang tua pelaku.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah berhasil membekuk tersangka di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA.

AR yang sempat menghilang ke dalam kegelapan malam usai aksi brutalnya pada Rabu (3/6/2026) lalu, tak berkutik saat polisi mengepung tempat persembunyiannya.

Kasi Humas Ipda Edwar Hamsah, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa titik terang keberadaan pelaku didapatkan berkat keberanian salah satu anggota keluarga yang memilih melaporkannya ke polisi.

“Iya, tersangka sudah kami amankan di rumah orang tuanya sekitar pukul 01.00 WITA dini hari tadi,” ujar Ipda Edwar saat dikonfirmasi via telepon genggamnya, Sabtu (6/6/2026).

Edwar menceritakan, malam itu ketegangan sempat memuncak saat pihak keluarga menghubungi Kasat Reskrim Polres Mateng dan membisikkan informasi bahwa AR telah kembali ke rumah orang tuanya. 

Tanpa buang waktu, Kasat Reskrim bersama tiga personel bersenjata lengkap langsung bergerak senyap menerobos kegelapan malam menuju lokasi.

“Begitu menerima informasi dari keluarga tersangka, Kasat Reskrim bersama tiga personel langsung turun ke lapangan melakukan penyergapan. Saat ini tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Polres Mateng,” tegas Edwar.

Meski fisik pelaku telah diringkus, kabut misteri masih menyelimuti motif di balik tragedi berdarah ini. AR memilih bungkam seribu bahasa. 

Di hadapan penyidik, pria berusia 41 tahun itu lebih banyak menatap kosong dan enggan membeberkan alasannya tega mencabut nyawa wanita yang pernah dicintainya.

“Motifnya masih terus kami dalami. Saat diperiksa, yang bersangkutan lebih banyak diam,” tambah Edwar.

Melihat gelagat tak wajar dan aksi keji yang dilakukan pelaku terhadap anak-istrinya, pihak kepolisian berencana membawa AR ke Markas Polda Sulawesi Barat dalam waktu dekat. 

Pelaku akan dikawal ketat untuk menjalani pemeriksaan psikologi forensik guna memastikan kondisi kejiwaannya.

“Tersangka akan kami bawa ke Polda Sulbar untuk menjalani tes kejiwaan. Namun, untuk waktu pastinya, kami masih berkoordinasi,” jelasnya.

Sebelum penangkapan ini, Polres Mateng harus mengerahkan sedikitnya 50 personel gabungan, dibantu Tim Khusus (Timsus) Polda Sulbar serta dua ekor anjing pelacak (K-9) untuk menyisir jejak pelaku yang diduga bersembunyi di dalam hutan dan perkebunan. 

Dengan tertangkapnya AR, polisi mengimbau warga Mamuju Tengah untuk kembali tenang karena situasi kamtibmas kini telah kondusif.

Di tempat terpisah, duka mendalam masih menggelayuti keluarga korban. Atik, salah satu perwakilan keluarga, menyatakan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini ke tangan pihak berwajib. 

Ia berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya atas kekejaman yang menimpa kerabatnya.

Namun, di tengah duka tersebut, Atik juga menyelipkan pesan tegas agar tragedi memilukan ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan tertentu.

“Kami dari keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak berwajib. Selain itu, kami meminta dengan sangat agar kasus ini tidak ‘digoreng’ oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Atik.

Mewakili keluarga besarnya, Atik juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian yang tidak kenal lelah memburu pelaku selama tiga hari terakhir.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan aparat kepolisian yang telah bekerja keras siang dan malam selama tiga hari ini dalam pencarian pelaku. Terima kasih,” tutup Atik. (**)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Menumpuk di Selokan Dekat Kampus Unsulbar

    Sampah Menumpuk di Selokan Dekat Kampus Unsulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id— Tumpukan sampah terlihat memenuhi selokan di Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (4/9/2026) pagi. Pantauan Sulbarupdate.id, sampah tersebut ditemukan di selokan yang berada tidak jauh dari Rektorat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan kawasan Jalan Poros Trans Sulawesi. Kondisi tersebut cukup memprihatinkan. Sejumlah sampah plastik, termasuk botol bekas, tampak berserakan […]

  • Arwin Rahman: Pancasila Tetap Menjadi Kompas Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    Arwin Rahman: Pancasila Tetap Menjadi Kompas Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurut Arwin Rahman, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan panduan moral dan pedoman hidup yang […]

  • Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan poros di SPBU Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari para pengguna jalan. Kemacetan panjang ini diduga dipicu oleh pihak SPBU yang lebih memprioritaskan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken ketimbang kendaraan bermotor. ​Berdasarkan pantauan di lokasi pada […]

  • Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

    Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya ungkap motif dan kronologi kasus penikaman yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.  Diketahui insiden berdarah ini terjadi di salah satu Caffe di Topoyo, pada Jumat (5/6/2026) lalu.  Akibatnya dua orang pria mengalami luka sabetan senjata tajam. Saat ini, terduga pelaku berinisial H […]

  • DPRD Mamasa Desak Bupati Evaluasi Total BPKAD, Ini Alasannya!

    DPRD Mamasa Desak Bupati Evaluasi Total BPKAD, Ini Alasannya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa secara resmi mengeluarkan rekomendasi keras kepada Bupati Mamasa untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Langkah ini diambil menyusul ditemukannya berbagai indikasi penyimpangan prosedur yang dinilai menghambat tata kelola keuangan daerah. Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, menegaskan bahwa […]

  • Seorang Perempuan di Majene Melahirkan di Lantai Pusat Pertokoan Hingga Gegerkan Warga

    Seorang Perempuan di Majene Melahirkan di Lantai Pusat Pertokoan Hingga Gegerkan Warga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Seorang perempuan di Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, gegerkan warga setelah didapati melahirkan di lantai pusat pertokoan, Rabu (1/7/2026). ​Peristiwa tersebut terjadi secara mendadak di area publik, sehingga memicu kepanikan warga dan pedagang di sekitar lokasi kejadian. Melihat kondisi darurat sang ibu yang terbaring di lantai usai melahirkan, masyarakat […]

expand_less