Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

  • account_circle Amr
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 320
  • comment 0 komentar

TEHERAN, SULBARUPDATE.ID – Januari 2026, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir, ditandai dengan penambahan sanksi ekonomi oleh Washington, penguatan kehadiran militer Amerika di kawasan Timur Tengah, serta tekanan politik dari sekutu-sekutunya. Situasi ini memperlihatkan pola lama: pendekatan koersif Amerika Serikat yang mendorong Iran pada posisi defensif untuk melindungi kedaulatan nasionalnya.

Iran secara konsisten menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambilnya bukanlah bentuk agresi, melainkan respons atas tekanan sistematis yang mencakup sanksi sepihak, ancaman militer terbuka, dan upaya isolasi diplomatik. Dalam kerangka ini, kebijakan pertahanan Iran—termasuk kesiapan militernya dan pengaruh regional—diposisikan sebagai instrumen pencegahan (deterrence) untuk mencegah intervensi asing, bukan untuk memulai perang.

Penambahan sanksi terbaru oleh Amerika Serikat justru mempersempit ruang dialog dan berpotensi memperburuk stabilitas kawasan. Sejarah menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dan militer tidak pernah berhasil memaksa Iran menyerah, tetapi malah memperkuat sikap nasionalisme dan konsolidasi internal. Iran, dalam berbagai pernyataan resminya, tetap membuka pintu diplomasi sepanjang dilakukan secara adil, setara, dan tanpa ancaman.

Dari sisi geopolitik, eskalasi ini membawa risiko serius bagi kawasan dan dunia. Gangguan di jalur pelayaran strategis Timur Tengah akan berdampak langsung pada stabilitas energi global dan perekonomian internasional. Oleh karena itu, konflik terbuka bukan hanya merugikan Iran atau Amerika Serikat, tetapi juga negara-negara lain yang tidak terlibat langsung.

Dalam konteks ini, sikap Iran patut dibaca sebagai upaya mempertahankan martabat negara dan hak menentukan arah kebijakan nasionalnya sendiri. Pendekatan militeristik Amerika Serikat justru berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik yang lebih luas. Jalan keluar yang rasional dan bertanggung jawab adalah de-eskalasi, penghentian tekanan sepihak, serta penguatan diplomasi multilateral yang menghormati kedaulatan semua pihak.

Pesan utama rilis ini jelas: stabilitas Timur Tengah tidak akan tercapai melalui ancaman dan sanksi, melainkan melalui dialog yang adil. Selama tekanan eksternal terus dilakukan, Iran akan tetap berdiri pada prinsip pertahanan diri dan kedaulatan nasionalnya. (*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM

    Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Gelombang aspirasi mahasiswa kembali menggema di lingkungan Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR), Senin (11/5/2026). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat, gelar aksi demonstrasi di halaman kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap dinamika organisasi kemahasiswaan terkait kejelasan aturan ORMAWA serta polemik hasil Musyawarah Besar (MUBES) BEM Universitas Sulawesi Barat. Aksi yang berlangsung […]

  • BREAKING NEWS: Satu Unit Rumah di Mamasa Ludes Dilalap Api

    BREAKING NEWS: Satu Unit Rumah di Mamasa Ludes Dilalap Api

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah warga di Tandiallo, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesenapadang (Sespa), Kabupaten Mamasa, pada Kamis siang (29/1/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, api dengan cepat menjalar dan melalap seluruh badan bangunan. Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial Facebook, terlihat kobaran api yang besar menyisakan puing-puing bangunan […]

  • Dugaan Penyalahgunaan Data Warga oleh Oknum PNM, GMNI Mamasa Buka Posko Pengaduan

    Dugaan Penyalahgunaan Data Warga oleh Oknum PNM, GMNI Mamasa Buka Posko Pengaduan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau DPC GMNI Kabupaten Mamasa resmi membuka kembali Posko Pengaduan bagi masyarakat yang menjadi korban dugaan penyalahgunaan data pribadi oleh oknum di PT Permodalan Nasional Madani atau PNM pada Selasa, 30 Juni 2026. ​Langkah ini diambil menyusul terus mengalirnya laporan dari warga yang merasa dirugikan. […]

  • Pemprov Sulbar Gerak Cepat Lakukan Pendataan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

    Pemprov Sulbar Gerak Cepat Lakukan Pendataan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

    • 0Komentar

    Mamuju, sulbarupdate.id – Sebagai respons cepat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenai pemenuhan akses jembatan penyeberangan bagi pelajar di daerah terpencil, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi Kebutuhan Akses Jembatan Penyeberangan pada Jumat sore, 28 November 2025. Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual dan […]

  • Gegara Masalah Barcode, Pria di Mamuju Ancam Operator SPBU Pakai Parang

    Gegara Masalah Barcode, Pria di Mamuju Ancam Operator SPBU Pakai Parang

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju resmi mengamankan seorang pria berinisial IS (56) pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap operator SPBU Belang-Belang. Aksi premanisme tersebut sempat viral di media sosial sebelum akhirnya pelaku diringkus pihak kepolisian. ​Kronologi Kejadian ​Peristiwa bermula saat pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Belang-Belang. Namun, korban […]

  • Proses Administrasi Sulit, Program Pupuk Gratis Pemda Mamasa Tuai Kecaman!

    Proses Administrasi Sulit, Program Pupuk Gratis Pemda Mamasa Tuai Kecaman!

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Pelaksana Tugas Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Mamasa, Johar Bonga Karaeng, memberikan catatan hitam atas kesemrawutan pengurusan program pupuk gratis oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa tahun 2025. Menurutnya bahwa puluhan Kelompok Tani dan masyarakat telah melengkapi seluruh administrasi sejak lama, namun hingga kini pupuk yang dijanjikan tak kunjung diterima. Johar menyampaikan […]

expand_less