Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Mamasa Fun Run 2026, Pesona Lari di Kota Dingin

Mamasa Fun Run 2026, Pesona Lari di Kota Dingin

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
  • visibility 378
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabut tipis yang menyelimuti sapaan fajar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi saksi perhelatan Fun Run 2026.

Agenda yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah melalui Bulan Mamase II ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan sebuah simfoni kesehatan yang berpadu dengan eksotisme alam pegunungan, Sabtu (11/04/2026).

​Sejak pukul 05.00 WITA, area Tribun Kondosapata telah dipadati oleh kurleb 250 pelari yang datang dari berbagai penjuru daerah.

Atmosfer antusiasme terpancar jelas di tengah suhu udara yang menusuk tulang, menandakan kesiapan para peserta menaklukkan rute yang menjanjikan kesegaran paripurna.

​Tepat pukul 06.16 WITA, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengibarkan bendera start. Momentum tersebut menandai dimulainya penjelajahan fisik bagi para pelari di lintasan yang dikawal oleh pemandangan alam yang asri.

​Dominasi pada kategori putra diraih oleh Indra Saputra, pelari asal Maros yang berhasil membukukan catatan waktu 17,8 menit. Baginya, karakteristik lintasan Mamasa memberikan impresi mendalam yang berbeda dari daerah lainnya.

​”Ini adalah gelaran lokal yang sangat impresif. Suasana sejuk dan panorama yang memukau menjadi katalisator bagi saya untuk mencapai garis finis dengan performa terbaik,” ungkap Indra.

​Sementara itu, pada kategori putri, Aslita yang berasal dari Luwu Palopo tampil gemilang dengan torehan waktu 22,28 menit, mengukuhkan posisinya sebagai yang tercepat di lintasan tersebut.

​Kesuksesan perhelatan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Bank Sulselbar Mamasa, Yayasan Palliawalubuk, hingga Toko Nuansa Baja Perkasa.

Dukungan kolektif ini menegaskan komitmen bersama dalam mempromosikan potensi wisata olahraga di wilayah tersebut.

​Puncak acara ditutup dengan penuh kemeriahan melalui senam kebugaran kolektif dan pembagian undian doorprize.

Melalui narasi kebersamaan ini, Mamasa kembali membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi medium integrasi antara gaya hidup sehat dan pelestarian keindahan alam.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo 1 Ton untuk Warga Majene

    Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo 1 Ton untuk Warga Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto, beri bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi ukuran jumbo untuk masyarakat Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sapi tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Majene dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, Rabu (27/5/2026). Sapi kurban tersebut jenis Hitam Berangus dengan bobot mencapai 1.011 kilogram dan umur 4,5 […]

  • Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    • 0Komentar

    BERN, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Swiss memasuki Piala Dunia 2026 dengan status yang sangat berbeda dibanding banyak negara Eropa lainnya. Mereka mungkin tidak memiliki sorotan sebesar England, France atau Spain namun dalam satu dekade terakhir Swiss justru menjadi salah satu tim paling konsisten di sepak bola internasional. Swiss hampir selalu hadir di turnamen besar. Mereka […]

  • Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

    Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Warga di sekitar aliran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar) dibuat resah oleh perubahan warna air sungai yang menghitam sejak Sabtu (8/8/2026) sore. Penyebab perubahan warna air belum diketahui secara pasti. Kondisi itu menjadi perhatian masyarakat di sekitar aliran sungai. Apalagi fenomena tersebut terjadi saat musim kemarau. Di […]

  • Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Talut penahan perkampungan di Dusun Salu Katambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka (Bumal), Kabupaten Mamasa, ambalas. Satu dusun terancam. Kondisi tersebut memicu krisis kecemasan mendalam di kalangan warga yang bermukim di zona rentan longsor. Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dipicu tingginya curah hujan pada beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Mamasa. […]

  • Festival Angittimor Majene Lestarikan Tradisi Lokal

    Festival Angittimor Majene Lestarikan Tradisi Lokal

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Lembaga Masyarakat Lampu Paindo Peduli Kepariwisataan Indonesia berkolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Tengah menggelar Festival Angittimor di Lapangan Tembak Moloku, Lingkungan Moloku, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (20/8/2026). Festival mengusung tema “Mappatodong Tinjaq, Mappakaraya Assimemangang” yang berarti “Menunaikan Nazar, Merayakan Tradisi”. Kegiatan ini menjadi upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan tradisi […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), terus memacu perluasan lahan produktif melalui program percetakan sawah baru. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung untuk memastikan progres pengerjaan di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, pada Jumat (16/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Mamasa dan Kepala Desa Tamalantik, menunjukkan […]

expand_less