Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 353
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary, menginstruksikan seluruh warga maupun pihak swasta untuk tidak memasang baliho, spanduk, atau media promosi lainnya dengan cara memaku di pohon maupun di fasilitas umum, khususnya di kawasan perkotaan.

​Langkah ini diambil karena praktik pemasangan alat peraga yang sembarangan dinilai merusak estetika kota dan menghambat pertumbuhan tanaman peneduh.

​”Tolong jaga lingkungan kita. Biarkan pohon-pohon ini tumbuh dengan baik, jangan ditempeli iklan atau baliho. Selain merusak pohon, pemandangan tersebut sangat mengganggu keindahan lingkungan,” ujar Askary kepada awak media usai menghadiri Musrenbang di Kecamatan Topoyo, Senin (9/2/2026).

​Askary menjelaskan bahwa imbauan ini bukan sekadar kebijakan lokal, melainkan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Pusat. Tujuannya seragam: memastikan keasrian lingkungan tetap terjaga dan ekosistem perkotaan tetap sehat.

​Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berencana menggandeng aparat keamanan untuk melakukan pembersihan di titik-titik yang dianggap melanggar aturan.

​”Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk melakukan penertiban di lapangan jika diperlukan,” tegasnya.

​Meski ancaman penertiban telah disiapkan, Askary optimis masyarakat Mateng memiliki kesadaran tinggi terhadap kebersihan lingkungan. Ia menilai tingkat pelanggaran di Bumi Manakarra ini belum separah kota-kota besar lainnya.

​Oleh karena itu, pihaknya masih mengedepankan ruang komunikasi dan pendekatan persuasif sebelum melakukan tindakan tegas.

​”Saya melihat kondisi di daerah kita tidak seburuk kota lain. Saya optimis warga Mateng bisa tertib tanpa harus selalu kita turunkan tim penertiban. Mari kita jaga bersama keasrian daerah kita,” pungkas Askary.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Restui Tunjangan Rp.30 Juta bagi Dokter Spesialis di Daerah 3T

    Prabowo Restui Tunjangan Rp.30 Juta bagi Dokter Spesialis di Daerah 3T

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyetujui kebijakan pemberian tunjangan khusus sebesar Rp.30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bertugas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Langkah strategis ini diambil guna mengatasi ketimpangan layanan kesehatan dan penumpukan tenaga medis ahli di kota-kota besar. Distribusi Langsung ke Rekening Pribadi Untuk menjamin efektivitas […]

  • Banjir Kepung Mamuju Tengah, Berikut Jumlah Desa Terdampak 

    Banjir Kepung Mamuju Tengah, Berikut Jumlah Desa Terdampak 

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah melaporkan sejumlah wilayah terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda pada periode 7 hingga 8 Januari 2026. Hingga kini tercatat lima titik di tiga kecamatan terdampak luapan air dengan tingkat kerawanan yang bervariasi. Berdasarkan data yang dihimpun dari […]

  • Dikukuhkan Jadi Guru Besar FH UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar Soroti Independensi Lembaga Negara

    Dikukuhkan Jadi Guru Besar FH UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar Soroti Independensi Lembaga Negara

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, SULBARUPDATE.ID- Independensi lembaga negara dinilai semakin tergerus, khususnya lembaga yudisial dan lembaga independen. Hal ini akibat menguatnya arus konservatisme politik dan intervensi kekuasaan dalam praktik demokrasi di Indonesia. Independensi lembaga negara, khususnya lembaga yang berfungsi sebagai penyeimbang cabang kekuasaan politik seperti eksekutif dan legislatif, dinilai kian tergerus oleh dinamika global. Pelemahan independensi tersebut terutama […]

  • Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Tidak Adanya saluran drainase di jalan poros Mamasa-Mamuju memicu persoalan serius bagi masyarakat Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.  Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air dari badan jalan meluap dan langsung menerjang masuk ke dalam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat warga sekitar selalu dilingkupi rasa cemas. Tanpa adanya parit atau […]

  • DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

    DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Tim Penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. Hal ini dipicu oleh temuan adanya perbedaan angka yang signifikan antara data yang tersaji dalam dokumen LKPJ dengan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ​Wakil Ketua DPRD […]

  • Pemkab Mamasa Buka Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    Pemkab Mamasa Buka Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Mamasa. Pengumuman seleksi tersebut disampaikan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama pada 10 Februari 2026 dan dilaksanakan secara terbuka serta kompetitif. Dalam surat pengumuman, Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Mamasa, Herdin Ismail, mengatakan seleksi ini […]

expand_less