Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 518
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary, menginstruksikan seluruh warga maupun pihak swasta untuk tidak memasang baliho, spanduk, atau media promosi lainnya dengan cara memaku di pohon maupun di fasilitas umum, khususnya di kawasan perkotaan.

​Langkah ini diambil karena praktik pemasangan alat peraga yang sembarangan dinilai merusak estetika kota dan menghambat pertumbuhan tanaman peneduh.

​”Tolong jaga lingkungan kita. Biarkan pohon-pohon ini tumbuh dengan baik, jangan ditempeli iklan atau baliho. Selain merusak pohon, pemandangan tersebut sangat mengganggu keindahan lingkungan,” ujar Askary kepada awak media usai menghadiri Musrenbang di Kecamatan Topoyo, Senin (9/2/2026).

​Askary menjelaskan bahwa imbauan ini bukan sekadar kebijakan lokal, melainkan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Pusat. Tujuannya seragam: memastikan keasrian lingkungan tetap terjaga dan ekosistem perkotaan tetap sehat.

​Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berencana menggandeng aparat keamanan untuk melakukan pembersihan di titik-titik yang dianggap melanggar aturan.

​”Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk melakukan penertiban di lapangan jika diperlukan,” tegasnya.

​Meski ancaman penertiban telah disiapkan, Askary optimis masyarakat Mateng memiliki kesadaran tinggi terhadap kebersihan lingkungan. Ia menilai tingkat pelanggaran di Bumi Manakarra ini belum separah kota-kota besar lainnya.

​Oleh karena itu, pihaknya masih mengedepankan ruang komunikasi dan pendekatan persuasif sebelum melakukan tindakan tegas.

​”Saya melihat kondisi di daerah kita tidak seburuk kota lain. Saya optimis warga Mateng bisa tertib tanpa harus selalu kita turunkan tim penertiban. Mari kita jaga bersama keasrian daerah kita,” pungkas Askary.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebuah kemelut rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berakhir di meja mediasi dengan keputusan yang mengejutkan. Kasus yang menyeret pria berinisial AJ (25) dan seorang wanita bersuami berinisial FA (22) ini berujung pada kesepakatan pengembalian uang biaya dapur pernikahan (panai) sebesar Rp 30 […]

  • Dinas Perpusip Sulbar Laksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di Area Pantai Wisata Pelabuhan Feri Simboro

    Dinas Perpusip Sulbar Laksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di Area Pantai Wisata Pelabuhan Feri Simboro

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar), Pemprov Sulbar terus menggalakkan berbagai program literasi melalui Gerakan Sulbar Mandarras. Gerakan Sulbar Mandarras digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, bertujuan membudayakan membaca serta memperluas akses layanan literasi bagi seluruh […]

  • Aktivis Mamasa Ultimatum Kontraktor RSUD Kondosapata’ Terkait Pemberdayaan Lokal

    Aktivis Mamasa Ultimatum Kontraktor RSUD Kondosapata’ Terkait Pemberdayaan Lokal

    • 0Komentar

    MAMASA, Mamasa – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata’ yang merupakan “hadiah” dari Presiden Joko Widodo untuk Kabupaten Mamasa mulai menuai sorotan tajam. Aktivis setempat melayangkan ultimatum keras kepada pemegang proyek agar memprioritaskan pemberdayaan tenaga kerja dan pengusaha lokal selama masa konstruksi. Pasca peletakan batu pertama beberapa waktu lalu, ekspektasi masyarakat terhadap dampak […]

  • Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    Oknum Guru Madrasah di Polman Dinonaktifkan Usai Diduga Cabuli Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang oknum guru pria berinisial A, harus menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pemeriksaan ini merupakan buntut dari dugaan aksi pencabulan yang dilakukan tenaga pendidik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut terhadap sejumlah siswanya. ​Kepala Seksi Madrasah Kemenag Polman, H. Marzuki menyampaikan bahwa pihak […]

  • Kebakaran Lahan di Majene Meluas Hingga Perbatasan Desa, Warga Soroti Dugaan Kelalaian Pemilik Lahan

    Kebakaran Lahan di Majene Meluas Hingga Perbatasan Desa, Warga Soroti Dugaan Kelalaian Pemilik Lahan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kebakaran lahan non produktif terjadi di wilayah Pesai, Lingkungan Pesai, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Kamis (6/8/2026).  Kobaran api yang awalnya hanya terlihat berupa kepulan asap kecil, dalam hitungan jam berkembang menjadi kebakaran besar hingga menjalar ke lereng Gunung Pesai dan meluas ke wilayah pegunungan Desa Pesuloang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, […]

  • Perkuat Fondasi, SMSI Mamuju Tengah Gelar Rapat Perdana Usai Terbentuk

    Perkuat Fondasi, SMSI Mamuju Tengah Gelar Rapat Perdana Usai Terbentuk

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai tancap gas. Pasca resmi terbentuk pada 5 Mei 2026 lalu, organisasi perusahaan media siber ini menggelar rapat perdana untuk menyatukan visi dan memperkuat struktur internal di Bumi Lalla’ Tassisara’. ​Pertemuan tersebut menjadi tonggak awal bagi SMSI Mateng dalam membangun organisasi yang […]

expand_less