Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ironis, Camat di Mamasa Keluhkan Anggaran Minim Hingga Berkantor di Bangunan Pasar

Ironis, Camat di Mamasa Keluhkan Anggaran Minim Hingga Berkantor di Bangunan Pasar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • visibility 687
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Jumat, 17 April 2026.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, dengan agenda khusus membedah Laporan Realisasi Anggaran (LRA) kecamatan se-Kabupaten Mamasa.

​Dalam pertemuan yang dihadiri 17 camat serta sejumlah anggota dewan tersebut, terungkap berbagai kondisi memprihatinkan yang menghambat kinerja pemerintah di tingkat kecamatan.

Camat Balla mengungkapkan bahwa pihaknya hanya dialokasikan pagu anggaran sebesar 75 juta rupiah untuk satu tahun anggaran.

Dana yang sangat terbatas tersebut harus dibagi untuk membiayai belanja operasional kantor sekaligus belanja rutin selama 12 bulan.

Kondisi ini dinilai tidak relevan dengan tingginya tuntutan Pemerintah Daerah yang sering kali menitikberatkan fasilitasi berbagai kegiatan lapangan kepada pihak kecamatan.

​Keluhan yang lebih mengejutkan datang dari Camat Mehalaan. Hingga saat ini, Kecamatan Mehalaan ternyata belum memiliki gedung kantor permanen sejak resmi terbentuk.

Akibatnya, aparatur kecamatan harus berpindah-pindah tempat untuk menjalankan administrasi pemerintahan. Saat ini, mereka terpaksa memanfaatkan bangunan pasar yang tidak difungsikan sebagai kantor sementara.

​Masalah fasilitas tidak berhenti di situ. Kesenjangan pengelolaan aset kendaraan dinas juga mencuat dalam rapat.

Sebanyak lima camat, yakni Camat Sesenapadang, Tabulahan, Bambang, dan Rantebulahan Timur, mengaku tidak memiliki kendaraan dinas untuk menunjang mobilitas mereka.

​Kenyataan ini berbanding terbalik dengan temuan di lapangan, di mana terdapat pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menguasai hingga tiga unit mobil dinas.

Bahkan, dilaporkan adanya sejumlah kendaraan dinas yang justru dikuasai oleh keluarga pejabat maupun masyarakat umum yang tidak memiliki kepentingan dengan penunjang jabatan.

​Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), para camat mendesak Pemerintah Daerah untuk menempatkan pejabat khusus di tingkat kecamatan yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan pungutan pajak di desa dan kelurahan.

Langkah ini diharapkan dapat mengoordinasi kolektor pajak secara lebih efektif dibandingkan sistem saat ini.
​Selain itu, para camat menyoroti perlunya pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pasalnya, data yang digunakan saat ini masih merujuk pada pemutakhiran tahun 2019, sehingga terjadi tumpang tindih penagihan akibat banyaknya objek pajak yang telah berpindah tangan secara kepemilikan.

​Masalah aset daerah juga disinggung oleh Camat Tawalian. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah aset yang telah dibebaskan oleh Pemerintah Daerah, seperti Lapangan Rantedambu, hingga kini belum memiliki sertifikat atas nama pemda dan masih berstatus sertifikat milik pribadi.

​Menutup penyampaian mereka, para camat menegaskan bahwa meski memiliki semangat tinggi untuk mengabdi, keterbatasan fasilitas dan kesejahteraan menjadi penghalang besar.

Tidak jarang, para camat harus melakukan upaya mandiri hingga patungan demi memastikan agenda pemerintah tetap berjalan di wilayah mereka masing-masing.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mateng Tegaskan ASN Tak Boleh Rangkap BPD, Ombudsman Beri Tenggat 30 Hari

    Bupati Mateng Tegaskan ASN Tak Boleh Rangkap BPD, Ombudsman Beri Tenggat 30 Hari

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, bersikukuh melarang aparatur sipil negara (ASN), baik berstatus pegawai penuh waktu maupun paruh waktu, merangkap jabatan sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Di tengah polemik yang terus bergulir, Arsal menegaskan pemerintah daerah memiliki dasar regulasi untuk melarang rangkap jabatan tersebut. Ia bahkan […]

  • Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

    Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda Mamasa Menggugat (APMM) terkait tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Mambi menuai kritik keras. Ketua Serikat Mahasiswa Sulawesi Barat (SM Sulbar), Ali Imran, mempertanyakan legitimasi gerakan tersebut dan mengingatkan agar demonstrasi tidak dilakukan secara serampangan tanpa dasar data yang valid. ​Imran menilai, klaim […]

  • Kejar Target Presiden 87 Persen KP2B, Pemprov Sulbar Gaspol Sinkronkan Tata Ruang dan Pertanian

    Kejar Target Presiden 87 Persen KP2B, Pemprov Sulbar Gaspol Sinkronkan Tata Ruang dan Pertanian

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Tim Penyusunan RTRW terus mempercepat penyesuaian tata ruang untuk mendukung kebijakan nasional di sektor pangan. Menindaklanjuti hasil rapat lintas sektor di Kementerian ATR/BPN pada 12 Desember 2025, Tim Penyusunan RTRW menggelar rapat koordinasi bersama Dinas TPHP Sulbar baru-baru ini, guna memenuhi target Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan […]

  • Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, Sulbarupdate.id – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mengelola pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, di Hotel Al Ikhlas, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan program pembinaan keagamaan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas imam dan khatib agar semakin cakap memimpin ibadah, menyampaikan khutbah yang menyejukkan, serta […]

  • Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos

    Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah video singkat yang memperlihatkan sosok Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tengah menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan karena iring-iringan mobil mewah, melainkan kesederhanaannya saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah pedalaman. Dalam video yang diunggah melalui akun Facebook bernama, Putra Sambolangi itu, Bupati Mamasa nampak tidak canggung mengendarai “motor buntut” (motor […]

  • Puluhan Personel Polisi Dikerahkan Buru Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Tengah

    Puluhan Personel Polisi Dikerahkan Buru Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Polres Mamuju Tengah (Mateng) kerahkan puluhan personel gabungan untuk lakukan pengejaran terhadap pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri. Diketahui peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.  Korban ditemukan meninggal dunia di tempat […]

expand_less