Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Tiri Selama 5 Tahun Hingga Hamil

Bejat, Ayah di Mamuju Rudapaksa Anak Tiri Selama 5 Tahun Hingga Hamil

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satreskrim Polresta Mamuju berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana rudapaksa dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Ironisnya, pelaku merupakan ayah tiri korban yang tega melancarkan aksinya sejak tahun 2020.

​Tersangka berinisial SM (52) kini telah diamankan pihak kepolisian, sementara korban berinisial RN (17) dilaporkan tengah dalam kondisi hamil akibat perbuatan bejat pelaku.

​Kronologi dan Modus Operandi

​Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengungkapkan bahwa aksi bejat ini pertama kali terjadi saat korban masih berusia 12 tahun. Pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengajak korban ke kebun dan kolam ikan milik pribadinya.

​“Di rumah kebun tersebut, tersangka diduga melakukan pengancaman dan pemaksaan terhadap korban. Di situlah perbuatan pertama kali terjadi,” ujar Iptu Herman dalam keterangan resminya.

​Berdasarkan pemeriksaan penyidik, tindakan asusila ini dilakukan secara berulang kali selama kurun waktu lima tahun. Pelaku bahkan nekat beraksi di dalam rumah saat ibu kandung korban sedang terbaring sakit.

​“Tersangka beberapa kali melakukan aksinya di kamar yang sama saat ibu kandung korban sedang tertidur karena sakit pada malam hari,” tambah Herman.

​Selama bertahun-tahun, korban memilih tutup mulut karena kerap mendapatkan ancaman dan intimidasi dari pelaku. Selain rasa takut, kondisi ekonomi dan keluarga menjadi faktor korban bungkam.

​Korban mempertimbangkan nasib ibu kandungnya yang menderita lumpuh serta adik-adiknya yang masih kecil dan bergantung pada nafkah dari tersangka.

​Polresta Mamuju menegaskan akan menindak tegas tersangka SM sesuai dengan hukum perlindungan anak yang berlaku. Di sisi lain, pihak kepolisian juga mengetuk pintu hati berbagai pihak untuk memberikan perlindungan kepada korban.

​Iptu Herman mengimbau instansi pemerintah, sektor swasta, hingga yayasan pemerhati perempuan dan anak untuk memberikan bantuan nyata bagi keluarga korban.

​“Kami mengajak seluruh pihak untuk turut membantu, baik melalui donasi maupun dukungan moral, guna meringankan beban keluarga korban agar dapat menjalani kehidupan yang lebih layak ke depannya,” tutupnya.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Ramai Berburu Takjil di Mamuju Tengah, Pisang Ijo Tetap Primadoana

    Warga Ramai Berburu Takjil di Mamuju Tengah, Pisang Ijo Tetap Primadoana

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Berburu menu berbuka puasa atau takjil telah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan bagi warga di berbagai daerah selama bulan suci Ramadan. Di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sejumlah titik keramaian mulai dipadati warga yang mencari penganan berbuka sejak sore hari. ​Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual-beli takjil tersebar di beberapa […]

  • Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    • 0Komentar

    TUNIS, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Tunisia memasuki Piala Dunia 2026 dengan semangat yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Negara Afrika Utara tersebut memang bukan pendatang baru di panggung dunia. Tunisia telah berulang kali tampil di Piala Dunia dan dikenal sebagai salah satu kekuatan paling stabil di benua Afrika. Namun kali ini, atmosfer yang mengiringi perjalanan mereka […]

  • WASPADA! Uang Palsu Kembali Beredar di Kabupaten Mamasa

    WASPADA! Uang Palsu Kembali Beredar di Kabupaten Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keresahan melanda warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyusul kembali maraknya peredaran uang palsu di wilayah tersebut. Kasus terbaru dilaporkan terjadi di Dusun Salukona, Desa Minanga, Kecamatan Bambang, yang menyasar sejumlah pedagang kecil. ​Peristiwa tersebut menimpa dua toko kelontong sekaligus pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 08.00 WITA. Diduga pelaku diketahui melancarkan aksinya dengan […]

  • Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tren kenaikan harga logam mulia kembali berlanjut. Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Selasa (6/1/2026), harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas produksi Galeri24 mencatatkan lonjakan sebesar Rp34.000, dari harga semula Rp2.522.000 menjadi Rp2.556.000 per gram. Sementara itu, emas batangan UBS mengalami […]

  • BREAKING NEWS: Lakalantas di Simboro Mamuju, Pemuda Asal Mamasa Dikabarkan Tewas di TKP

    BREAKING NEWS: Lakalantas di Simboro Mamuju, Pemuda Asal Mamasa Dikabarkan Tewas di TKP

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di wilayah Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada Kamis siang (16/4/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. ​Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari unggahan pengguna media sosial di grup Mamasa Community, kecelakaan terjadi tepat di persimpangan tiga dekat perumahan […]

  • Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasar Sentral Majene, Lingkungan Pakkola, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Sulawesi Barat mulai mengalami kenaikan, Sabtu (23/5/2026). Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai besar yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp35 ribu per […]

expand_less