Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 243
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menyarankan agar para lulusan sarjana di daerah tersebut mencari peluang kerja ke luar negeri menuai kritik tajam.

Aktivis Sulawesi Barat, Akbar, menilai statmen tersebut merupakan bentuk kepasrahan politis sekaligus indikasi kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal.

Menurut Akbar, pernyataan Gubernur SDK sangat ironis dan melukai ekspektasi generasi muda Sulbar yang telah menempuh pendidikan tinggi dengan harapan bisa berkontribusi membangun daerahnya sendiri.

“Meminta sarjana kita pergi ke luar negeri untuk mencari kerja itu sama saja dengan pemerintah daerah sedang cuci tangan. Ini adalah pengakuan tidak langsung bahwa Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan SDK gagal menciptakan iklim investasi dan lapangan kerja yang ramah bagi pemuda lokal,” tegas Akbar dalam keterangan persnya, Sabtu (6/6/2026).

Lebih lanjut, Akbar membeberkan tiga poin krusial mengapa pernyataan orang nomor satu di Sulbar tersebut patut dikritik.

Menurut Akbar, Sulbar saat ini membutuhkan lompatan pembangunan yang hanya bisa digerakkan oleh kaum intelektual muda. Jika para sarjana berbondong-bondong pergi ke luar negeri, Sulbar dikhawatirkan akan kehilangan sumber daya manusia (SDM) terbaiknya untuk membangun daerah sendiri.

Sulbar dikenal kaya akan sektor pertanian, perkebunan (sawit dan kakao), kelautan, hingga potensi pertambangan. Akbar mempertanyakan mengapa kekayaan alam yang melimpah ini tidak mampu dikelola dengan optimal untuk menyerap tenaga kerja lokal setingkat sarjana.

Ia menegaskan bahwa tugas kepala daerah adalah merumuskan kebijakan makro yang membuka keran lapangan kerja domestik, bukan justru menjadi ‘agen penyalur tenaga kerja’ ke luar negeri.

Akbar juga mengingatkan bahwa bekerja di luar negeri, terutama bagi lulusan baru (fresh graduate), memiliki risiko tinggi jika tidak dibarengi dengan proteksi dan kesiapan sistemik dari pemerintah.

“Sarjana itu dicetak untuk menjadi konseptor dan penggerak pembangunan di daerahnya, bukan diusir secara halus dengan dalih ‘menjemput peluang global’ hanya karena pemda tidak mampu menyediakan lapangan kerja di rumah sendiri,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Akbar mendesak Gubernur SDK dan jajaran Pemprov Sulbar untuk segera mengevaluasi cetak biru (blueprint) ketenagakerjaan di Sulawesi Barat.

Pemprov diminta fokus pada hilirisasi komoditas lokal, mendukung ekosistem startup dan UMKM berbasis digital, serta mempermudah regulasi investasi yang berorientasi pada penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami butuh solusi konkret di dalam daerah, bukan arahan untuk angkat koper meninggalkan Sulbar,” pungkas Akbar.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Grebek Balapan Liar di Tinambung Polman, 36 Motor Diamankan

    Polisi Grebek Balapan Liar di Tinambung Polman, 36 Motor Diamankan

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id — Aksi balapan liar yang berlangsung di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditertibkan aparat kepolisian. Sebanyak 36 unit sepeda motor diamankan dalam penertiban yang dilakukan pada Minggu dini hari, (3/08/2026).  Penertiban tersebut dilakukan oleh jajaran Polres Polewali Mandar bersama Polsek Tinambung sebagai langkah menjaga keamanan […]

  • SDN 26 Pakkola Tampil Memukau Di Depan Juri dan Penonton di Semarak Merdeka 2026

    SDN 26 Pakkola Tampil Memukau Di Depan Juri dan Penonton di Semarak Merdeka 2026

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme dan kreativitas pelajar di Kabupaten Majene semakin terasa. Salah satunya ditunjukkan oleh siswa-siswi SDN 26 Pakkola yang tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton dalam ajang Semarak Merdeka 2026 yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, […]

  • Tuntut Transparansi Proyek ‘Sekolah Rakyat’, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Gubernur Sulbar

    Tuntut Transparansi Proyek ‘Sekolah Rakyat’, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Gubernur Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (4/6/2026).  Massa menuntut transparansi terkait pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam aksinya, GMH menyoroti dua isu krusial: minimnya penyerapan tenaga kerja lokal […]

  • DPRD Mamuju Tengah Bedah LKPJ Bupati 2025 dan Dua Ranperda Strategis

    DPRD Mamuju Tengah Bedah LKPJ Bupati 2025 dan Dua Ranperda Strategis

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Rabu (1/4/2026). ​Selain mengevaluasi kinerja pemerintah daerah, rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Mateng ini juga menyoroti dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) […]

  • Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, Sulbarupdate.id – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mengelola pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, di Hotel Al Ikhlas, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan program pembinaan keagamaan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas imam dan khatib agar semakin cakap memimpin ibadah, menyampaikan khutbah yang menyejukkan, serta […]

  • Perkuat PASTIPADU, Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    Perkuat PASTIPADU, Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat langkah strategis penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem melalui penguatan Program PASTIPADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu). Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembahasan penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum pelaksanaan dan penguatan tata kelola program lintas sektor. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan […]

expand_less