Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Redam Keresahan Petani, SPKS Mamuju Tengah Pantau Harga TBS di Pabrik

Redam Keresahan Petani, SPKS Mamuju Tengah Pantau Harga TBS di Pabrik

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • visibility 322
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID — Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah tersebut pada Kamis (28/5/2026). 

Langkah ini diambil untuk merespons keresahan para petani terkait anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit dalam beberapa waktu terakhir.

​Ketua SPKS Mateng, Irfan, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari amanah SPKS Pusat dan koordinasi dengan kementerian terkait. 

SPKS diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memverifikasi penyebab penurunan harga, sekaligus mengantisipasi beredarnya isu-isu liar yang tidak akurat.

​”Kami diminta turun langsung untuk membangun komunikasi dengan pihak perusahaan guna mencari solusi terbaik. Kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan, baik itu perusahaan, petani, maupun pemerintah,” ujar Irfan kepada wartawan.

​Berdasarkan hasil pemantauan SPKS di lapangan, situasi distribusi TBS di sejumlah pabrik di Mamuju Tengah dilaporkan mulai berangsur normal. 

Antrean panjang kendaraan pengangkut sawit yang sempat mengular dalam beberapa hari terakhir kini mulai berkurang.

​PT Trinity Palmas Plantation (TPP): Berlokasi di Tabolang, Kecamatan Topoyo. Antrean kendaraan sudah kembali normal dan harga TBS berada di kisaran Rp1.780 per kilogram.

​PT Mitra Andalan Sawit (MAS): Berlokasi di Barakkang, Kecamatan Budong-Budong. Antrean kendaraan mulai menyusut dan harga pembelian TBS juga stabil di angka Rp1.780 per kilogram.

​PT Surya Lestari Raya (SLR 2): Berlokasi di Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong. Antrean kendaraan masih terlihat namun kondisinya tidak separah hari-hari sebelumnya.

​Secara umum, Irfan menyebut harga pembelian di tingkat pabrik saat ini bergerak di kisaran Rp1.700 hingga Rp1.780 per kilogram. Kendati demikian, harga di tingkat tengkulak atau pengepul di beberapa wilayah Mateng terpantau masih rendah, yakni berkisar antara Rp1.200 hingga Rp1.400 per kilogram.

Dipicu Kebijakan Ekspor CPO yang Mendadak

​Menanggapi fluktuasi harga tersebut, Humas PT MAS, Joel, mengungkapkan bahwa penurunan drastis harga TBS beberapa pekan lalu dipicu oleh kebijakan baru pemerintah pusat terkait ekspor Crude Palm Oil (CPO) yang terkesan mendadak dan minim sosialisasi.

​”Tiba-tiba muncul kebijakan baru tanpa adanya sosialisasi awal kepada perusahaan. Saat itu seluruh manajemen perusahaan sempat panik karena belum ada kepastian ke mana pasokan CPO akan dipasarkan,” ungkap Joel.

​Meski sempat memicu ketidakpastian pasar, Joel optimistis situasi akan membaik. Ia meminta masyarakat dan petani sawit untuk tetap bersabar selagi pihak perusahaan mempelajari regulasi baru tersebut.

​”Bisa jadi dengan kebijakan baru ini, harga TBS ke depan justru akan semakin meningkat. Tentu itu menjadi harapan kita bersama,” tambah Joel.

​Di akhir penjelasannya, Ketua SPKS Mateng, Irfan, mengimbau para petani agar tetap tenang, tidak panik, dan memberikan waktu bagi penyesuaian kebijakan baru dari pemerintah pusat. SPKS berharap regulasi yang sedang berjalan ini nantinya akan tetap berpihak pada kesejahteraan petani swadaya.(**) 

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Mamuju Gerebek Balap Liar, Pelaku Mabuk dan 4 Motor Diamankan

    Polresta Mamuju Gerebek Balap Liar, Pelaku Mabuk dan 4 Motor Diamankan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patmor Sat Samapta bersama Sat Lantas Polresta Mamuju membubarkan aksi balap liar yang meresahkan warga di kawasan Jalan Abd Syakur, Pasar Baru, Mamuju, Minggu (11/1/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan empat unit sepeda motor dan sejumlah pemuda yang kedapatan mengonsumsi minuman keras (miras). Kapolresta Mamuju melalui Kasat Samapta, Iptu […]

  • Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Diduga akibat pengemudi mengalami microsleep (tertidur sesaat), sebuah truk Hino Dutro bernomor polisi DP 8135 DL lepas kendali dan menghantam halaman rumah warga di Kabupaten Majene, Rabu (29/4/2026) tengah malam. ​Kecelakaan tunggal ini terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, […]

  • B-POM Mamuju Periksa Sampel Makanan di Mamasa, Hasilnya Negatif ?

    B-POM Mamuju Periksa Sampel Makanan di Mamasa, Hasilnya Negatif ?

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (B-BOM) Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), lakukan pemeriksaan sejumlah makanan di Kabupaten Mamasa, Selasa 23 Desember 2025. Hal ini dilakukan untuk memastikan jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan yang terlarang. Terkhusus menjelang Natal dan tahun baru. Bahan terlarang tesebut seperti boraks, formalin dan pewarna makanan yang […]

  • Optimalisasi Kinerja OPD, DKPPKB Sulbar Finalkan Rencana Aksi 2026

    Optimalisasi Kinerja OPD, DKPPKB Sulbar Finalkan Rencana Aksi 2026

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memfinalkan penyusunan Rencana Aksi Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk mempercepat capaian kinerja dan memastikan seluruh program berjalan selaras dengan target pembangunan daerah menuju Sulbar Maju dan Sejahtera. Kegiatan penyusunan rencana aksi dilaksanakan di Aula Ammana Wewang DKPPKB Sulbar, Jumat (13/2/2026), […]

  • Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa. Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail. ​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran […]

  • 14 ASN Setda Sulbar Ikuti Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana, Berikut Nama -Namanya !

    14 ASN Setda Sulbar Ikuti Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana, Berikut Nama -Namanya !

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Staf Pelaksana Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dijadwalkan mengikuti agenda Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana. Kegiatan yang bertujuan memetakan potensi dan kapabilitas individu ini akan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai hari ini 16 hingga 18 Desember 2025. Pelaksanaan asesmen kompetensi ini […]

expand_less