Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Program Pupuk Gratis Diduga Disalahgunakan, Aktivis Mamasa Desak Aparat Turun Tangan

Program Pupuk Gratis Diduga Disalahgunakan, Aktivis Mamasa Desak Aparat Turun Tangan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 353
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Pupuk Gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk kesejahteraan petani diduga kuat menjadi ajang bancakan oknum tertentu.

Program tersebut disinyalir disalahgunakan lewat modus pemalsuan dokumen hingga penyelundupan pupuk ke luar daerah.

Hal ini disampaikan ​Koordinator Himpunan Aktivis Mamasa, Taufik Rama Wijaya kepada Sulbarupdate.id, Selasa (30/6/2026) sekira pukul 21:30 Wita.

Karena itu Rama, desak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan mengusut tuntas indikasi penyimpangan ini.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan investigasi yang dilakukan di lapangan, pihaknya menemukan pupuk gratis yang seharusnya menjadi hak petani Mamasa justru dibawa ke luar daerah untuk diperjualbelikan.

Ia menilai hal ini sebagai pelanggaran serius yang harus segera diusut oleh pihak berwajib.

​Rama membeberkan bahwa penyelewengan ini terendus dari adanya penebusan pupuk menggunakan surat kuasa yang diduga bermasalah.

Menurut Rama, jika ada pemalsuan dokumen dan tanda tangan pejabat desa, maka persoalan tersebut sudah masuk ranah pidana dan bukan lagi sekadar pelanggaran administrasi.

​Tak hanya itu, Rama juga mengaku, Himpunan Aktivis Mamasa juga mengantongi informasi mengenai dugaan pengangkutan pupuk gratis tersebut ke wilayah Karossa dan Tommo demi meraup keuntungan pribadi yang lebih besar.

Rama berpendapat bahwa celah penyimpangan ini terbuka lebar akibat lemahnya sistem pengawasan di lapangan.

​Oleh karena itu, Rama menuntut langkah tegas dari Dinas Pertanian Mamasa untuk segera melakukan evaluasi total terhadap mekanisme penyaluran serta memperketat pengawasan di tingkat kios penyalur dan kelompok tani.

Selain itu, ia juga meminta Polres dan Kejari Mamasa melakukan penyelidikan profesional terkait dugaan pemalsuan dokumen dan penyalahgunaan bantuan pemerintah ini.

​Taufik menegaskan bahwa mereka mendukung penuh Program Pupuk Gratis ini karena sangat berpihak pada petani.

Namun, mereka menolak keras jika program strategis Bupati Mamasa ini dirusak oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi.

​Hingga berita ini diturunkan, laman ini masih berupaya melakukan konfirmasi ke pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa,namun belum berhasil. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Tragedi berdarah terjadi di kompleks Pasar Salugatta, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita. Seorang pria bernama Iwan dilaporkan tewas di tempat setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri. ​Kepala Desa Salugatta, Alimuddin, membenarkan adanya insiden maut yang menggemparkan warga pasar […]

  • Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

    Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Teror predator berdarah dingin yang menghantui warga di sepanjang Sungai Mandar akhirnya menemui titik akhir yang dramatis. Sebuah pengabdian sekaligus aksi balas dendam warga membuahkan hasil saat seekor buaya sepanjang 2,8 meter ditemukan tewas mengapung, Senin (4/5/2026). Reptil raksasa yang diduga kuat sebagai “mesin pembunuh” di balik tewasnya sejumlah warga itu ditemukan […]

  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Hantam Tiga Rumah di Majene

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Hantam Tiga Rumah di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Desa Ulidang, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (5/8/2026). Truk melaju dari arah Majene menuju Mamuju diduga hilang kendali hingga keluar dari badan jalan dan menghantam tiga rumah warga. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada tiga unit rumah beserta sejumlah kendaraan yang berada […]

  • BREAKING NEWS: Usai Habisi Nyawa Istri dan Lukai Anaknya Pakai Parang, Seorang Pria di Mateng Buron

    BREAKING NEWS: Usai Habisi Nyawa Istri dan Lukai Anaknya Pakai Parang, Seorang Pria di Mateng Buron

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id  – Jagat maya dihebohkan dengan kabar dugaan aksi pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah Dusun Manurung, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat.  Seorang pria dilaporkan melarikan diri dan kini menjadi buronan setelah nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri serta melukai anak kandungnya. Informasi mengenai insiden berdarah ini mulai mencuat dan viral di media […]

  • Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

    Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan. Setelah penutupan tahap pertama, kini gelombang kedua penghentian operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun sulbarupdate.id selasa 7/4/2026, merujuk pada pembaruan Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Barat per 9 Februari 2026, jumlah […]

  • Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan laporan aktivitas sekelompok warga negara asing (WNA) yang memasuki kawasan hutan di wilayah Taludu, Botteng Utara, dan Tapalang Barat. Kelompok tersebut dilaporkan mengenakan seragam loreng yang menyerupai pakaian militer negara asing. ​Kabar ini mencuat setelah tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, mengunggah keresahannya melalui akun […]

expand_less