Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Terduga Pelaku Penculikan Anak di Mateng Dibekuk Polisi, Korban Jalani Visum

Terduga Pelaku Penculikan Anak di Mateng Dibekuk Polisi, Korban Jalani Visum

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Kam, 8 Okt 2026
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah (Mateng) mengamankan seorang pria berinisial S (37) yang diduga terlibat dalam kasus penculikan anak di bawah umur. Pria tersebut dijemput tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Mateng di Mapolresta Mamuju, Kamis (8/10/2026) sore.

Sebelumnya, terduga pelaku diamankan setelah aksinya diketahui warga. Korban berinisial S (13) dilaporkan nekat melompat dari sepeda motor yang dikendarai terduga pelaku saat melintas di Jalan Gatot Subroto, Mamuju, kawasan yang ramai lalu lintas.

Aksi tersebut memicu perhatian warga hingga terduga pelaku berhasil diamankan bersama bantuan personel TNI sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id, terduga pelaku tiba di Mapolres Mateng pada Kamis malam dan langsung digiring masuk ke gedung untuk menjalani pemeriksaan.

Pria tersebut terlihat mengenakan masker putih, kaus oblong hitam, serta celana jins pendek sebatas lutut yang tampak sobek dan kotor. Terdapat pula luka di bagian bawah lututnya yang ditutupi plester putih.

Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Muhammad Arifin, mengatakan pihaknya tengah memeriksa terduga pelaku sekaligus meminta keterangan korban dan orang tuanya.

“Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan (terduga pelaku), begitu pula terhadap korban beserta orang tuanya,” ujar Arifin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Ia mengatakan, polisi belum dapat menyampaikan motif maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Nanti kami update selanjutnya seperti apa motif yang terjadi terkait peristiwa itu,” katanya.

Sementara itu, untuk memastikan kondisi korban, polisi telah membawanya ke rumah sakit di Tobadak guna mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum. Langkah tersebut dilakukan karena korban dilaporkan mengalami sejumlah luka.

“Dan saat ini korban sudah kembali ke Mapolres untuk dimintai keterangan,” tambah Arifin.

Hingga berita ini ditulis, penyidik Satreskrim Polres Mateng masih mendalami peristiwa tersebut, termasuk motif dan rangkaian kejadian yang menyebabkan anak berusia 13 tahun itu diduga menjadi korban penculikan.

Polisi belum menyampaikan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terduga pelaku maupun korban.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk segera melakukan inventarisasi lahan menyusul banyaknya laporan terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) warga yang masuk dalam kawasan hutan lindung dan konservasi. ​Kondisi ini dinilai memicu ketimpangan sosial yang serius, lantaran warga kehilangan akses untuk mengelola […]

  • Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, hingga akhir Juni 2026, hak atas Gaji 13 yang sangat dinanti-nantikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak justru tak kunjung menemui kejelasan. ​Keterlambatan ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan abdi negara. Pasalnya, kabupaten lain di […]

  • Bupati dan Wabup Mamasa Temui Anggota DPR RI di Senayan

    Bupati dan Wabup Mamasa Temui Anggota DPR RI di Senayan

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, melakukan kunjungan kerja ke Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menemui anggota DPR RI asal Sulawesi Barat, Ajbar, guna membahas arah pembangunan Kabupaten Mamasa. ​Kabid Humas dan Protokol Pemda Mamasa, Demmaelo’ Pena’, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Menurutnya, agenda utama […]

  • Polisi Bubarkan Arena Judi Sabung Ayam di Tabang Mamasa

    Polisi Bubarkan Arena Judi Sabung Ayam di Tabang Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Personel Polsek Pana, Polres Mamasa, membubarkan aktivitas judi sabung ayam di Lingkungan Tondok Bakaru, Kelurahan Tabang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Selasa (13/10/2026) siang. Penertiban dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian yang berlangsung di lokasi itu. Kapolsek Pana, IPTU Rudi Yan Mangallo, membenarkan adanya pembubaran aktivitas judi sabung ayam […]

  • Jejak Keteladanan Dua Putra Mandar untuk Indonesia

    Jejak Keteladanan Dua Putra Mandar untuk Indonesia

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID – Mandar adalah tanah yang tidak hanya melahirkan pelaut tangguh, tetapi juga manusia-manusia berkarakter kuat. Di wilayah yang menjunjung siri’—malu berkhianat pada amanah—dan lokko’—teguh menjaga harga diri—nilai bukan sekadar warisan budaya, melainkan laku hidup. Dari tanah inilah lahir dua putra terbaik bangsa yang jejaknya melampaui daerah asalnya: Baharuddin Lopa dan Salim S. Mengga. Keduanya […]

  • Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Mamasa di Makassar Mangkrak, Pemda Dinilai Tutup Mata

    Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Mamasa di Makassar Mangkrak, Pemda Dinilai Tutup Mata

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa penghuni Asrama Mahasiswa Mamasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) meluapkan kekecewaan terhadap lambannya proses rehabilitasi gedung asrama yang hingga kini tak kunjung rampung. Proyek yang dikerjakan sejak akhir Desember lalu itu dinilai terbengkalai dan mengganggu produktivitas mahasiswa. Informasi yang diperoleh saat ini kondisi bangunan belum layak huni sepenuhnya. Material […]

expand_less