DPUPR Majene Dorong Optimalisasi Anggaran 2027 untuk Pembangunan dan Pengelolaan SDA
- account_circle Juita
- calendar_month Sab, 10 Okt 2026
- visibility 81
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Majene menghadiri rapat paripurna DPRD Majene dengan agenda kegiatan penjelasan Bupati Majene sebagai Pengantar Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dan Jawaban Bupati Majene atas Pemandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027, di Gedung DPRD Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kamis (8/10/2026).
Dihadiri langsung oleh Bupati Majene, H. Andi Achmad Syukri didampingi Wakil Bupati Majene Hj. Andi Ritamariani
Forkopimda ,Sekda Majene , Ketua dan Anggota DPRD Kab.Majene,Para Staf Ahli ,Asisten Setda , Kepala OPD se-Kab.Majene ,Para Kepala Bagian Setda Majene, Serta Rekan-rekan Media.
Dalam sambutannya, Bupati Majene Andi Achmad Syukri menyampaikan Rancangan APBD Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2027 disusun sebagai instrumen utama dalam mendukung pencapaian visi pembangunan daerah “Majene Maju, Mandiri dan Berbudaya”, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta sinkronisasi kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Sulawesi Barat.
Lanjutnya, kebijakan anggaran diarahkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur daerah.
Hal tersebut dijabarkan melalui lima prioritas daerah, yakni penguatan ekonomi lokal dan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan kualitas SDM dan pelayanan dasar, penguatan ketahanan sosial budaya dan religius, serta penguatan tata kelola pemerintahan dan transformasi digital.
Belanja daerah juga direncanakan dengan alokasi utama pada belanja operasi, disertai belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Kondisi fiskal tersebut menuntut pengelolaan anggaran yang selektif, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong optimalisasi PAD melalui intensifikasi pajak dan retribusi serta ekstensifikasi objek pendapatan.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Majene menyambut positif pemandangan umum seluruh fraksi DPRD yang menyatakan persetujuan untuk melanjutkan pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027.
Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti berbagai masukan DPRD, khususnya terkait penguatan kapasitas fiskal, pengalokasian belanja untuk pelayanan publik dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal, perhatian terhadap belanja pegawai dan jaminan kesehatan masyarakat, serta penyesuaian pendapatan transfer dengan kemampuan fiskal daerah.
Andi Achmad Syukri, dengan memperkuat sinergi dan kemitraan antara eksekutif dan legislatif, pembahasan APBD diharapkan berlangsung objektif, transparan, konstruktif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Majene.
Sementara itu, Kabid PSDA DPUPR Kabupaten Majene, H. Syamsul Maarif, ST, menyampaikan bahwa penyusunan anggaran Tahun 2027 diharapkan dapat mendukung pembangunan dan pengelolaan sumber daya air secara optimal, khususnya melalui peningkatan infrastruktur pengairan, pemeliharaan jaringan irigasi, serta upaya pengendalian daya rusak air.
Ia berharap alokasi anggaran dapat dilakukan secara tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan guna menunjang kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Majene.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Hamsah
