SPBU Malunda Terbakar Saat Bongkar BBM, Begini Kronologinya!
- account_circle Ancha
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- visibility 177
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malunda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dilahap si jago merah pada Senin (19/1/2026) malam.
Insiden tersebut terjadi saat proses pengisian bahan bakar (bongkar muat) dari truk tangki Pertamina ke tangki penyimpanan bawah tanah (bunker).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WITA ini sempat memicu kepanikan warga di jalur poros Majene–Mamuju. Beruntung, api dapat segera dikendalikan sebelum menjalar ke fasilitas utama lainnya.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata yang juga petugas SPBU, Syuaib Tonai (55), api pertama kali terlihat muncul dari bagian atas tangki penyimpanan berkapasitas 40 ton. Saat itu, petugas sedang melakukan prosedur rutin pengisian BBM.
“Api tiba-tiba muncul di atas bunker saat pengisian. Kami langsung melakukan tindakan pengamanan di lokasi untuk mencegah api merembet,” ujar Syuaib dalam keterangannya.
Akibat kejadian ini, kerusakan dilaporkan hanya terjadi pada selang pembongkaran BBM. Pihak manajemen memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Langkah Kepolisian dan Kondisi Terkini
Aparat dari Polsek Malunda segera tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti munculnya api guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian prosedur atau murni gangguan teknis.
Pemilik SPBU menyatakan bahwa meski sempat terjadi insiden, operasional SPBU tidak akan terganggu dalam waktu lama.
“Saya kaget karena sedang beristirahat saat kejadian. Namun, insyaallah SPBU bisa kembali beroperasi normal sekitar pukul 01.00 WITA (dini hari),” ungkapnya.
Hingga Selasa dini hari, situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif dan terkendali di bawah pengamanan petugas kepolisian. Jalur poros Majene–Mamuju yang sempat tersendat akibat kerumunan warga juga sudah kembali lancar.(*)
- Penulis: Ancha
