Sikap Arogan Satpol PP di Mamasa Viral Saat Penertiban, Dikecam GMNI
- account_circle Whelson
- calendar_month Jum, 4 Sep 2026
- visibility 74
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id –Media sosial sedang heboh, dengan adanya aksi Arogansi yang dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) terhadap salah satu warga yang menjadi sasaran penertiban bahu jalan di Mamasa, Kabupaten Mamasa, pada, Kamis (3/9/2026).
Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Mamasa, mengecam sikap yang dilakukan oknum satpol PP Kabupaten Mamasa.
Ketua GMNI Mamasa, Toni, menilai Pemerintah daerah (Pemda) dalam melakukan penertiban, harusnya tetap mengedepankan prinsip humanis, persuasif, proporsional, serta menghormati hak-hak masyarakat.
“Penegakan ketertiban tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang justru menimbulkan rasa takut, tekanan, arogansi maupun tindakan yang dapat merendahkan martabat masyarakat.” Pungkasnya.
Melalui Pemahaman GMNI Mamasa, dalam menjaga ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah (Perda), memang sudah tugas dan wewenang Satpol PP. Namun dipandang perlu dalam eksekusi dilapangan, harus tetap menggunakan mekanisme yang tidak mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, serta upaya penyelesaian secara persuasif.
“Kami mengecam keras sikap arogan dan pendekatan yang tidak humanis dalam proses penertiban bahu jalan, pada 3 September 2026. Pemerintah hadir bukan untuk menakut-nakuti atau menekan masyarakat, melainkan untuk memberikan pelayanan dan memastikan penegakan aturan berjalan secara adil,” Tegas Toni.
Dilain sisi, GMNI Mamasa menegaskan bahwa kritik ini bukan bentuk penolakan terhadap penegakan ketertiban dan peraturan daerah. Sebaliknya, GMNI mendorong agar penegakan aturan dilakukan secara tegas tetapi tetap beradab, tertib, tetapi tidak represif, serta mengutamakan kepentingan dan martabat masyarakat.
“Secara khusus di Kabupaten Mamasa, Aparat Penegak Hukum harusnya mengedepankan, falsafah sitayuk, sipakamaya, sikamase dan sipakasalle.” Tutup Toni dengan tegas.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
