Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • visibility 494
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketika senja perlahan tenggelam di cakrawala Mamuju Tengah, kegelapan tidak hanya menyelimuti bumi, tetapi juga menyergap sebuah gubuk ringkih berukuran 2×3 meter.

Di sanalah, Arif Usman (58) dan putra kecilnya, RD (11), merajut hidup dalam kesunyian yang mencekam.

​Bagi Arif, rumah bukanlah bangunan kokoh dengan atap megah, melainkan sebuah ruang sempit bin pengap yang berdiri di atas tanah keluarga.

Kondisi rumah Arif saat malam tiba tanpa listrik. Dok. Istimewa

Tanpa aliran listrik, tanpa pendar lampu, dan tanpa satu pun perabotan yang layak disebut sebagai fasilitas rumah tangga.

​Memasuki gubuk tersebut ibarat menyaksikan potret kemiskinan yang telanjang. Tidak ada ranjang empuk untuk melepas penat setelah seharian berpeluh.

Di atas lantai yang dingin, hanya selembar kain lusuh yang menjadi saksi bisu betapa kerasnya hidup yang mereka jalani.

Kain itulah yang menjadi benteng terakhir mereka melawan dinginnya malam dan serangan serangga hutan.

Kondisi ekonomi yang serba terbatas memaksa Arif untuk bertahan dengan apa yang ada. Di dalam gubuk itu, kemewahan adalah sebuah angan-angan yang jauh.

​Ketiadaan akses listrik menjadikan malam hari sebagai waktu yang panjang dan sunyi bagi RD. Di usia 11 tahun, di mana anak-anak lain mungkin tengah belajar di bawah terangnya lampu LED atau terlelap di kamar yang nyaman, RD harus terbiasa dengan kegelapan total.

Aktivitas mereka terhenti seketika saat matahari terbenam, hanya cahaya bulan yang sesekali menyelinap di sela-sela dinding kayu yang mulai melapuk.

​Secara sosiologis, potret kehidupan Arif Usman adalah sebuah ironi di tengah derap pembangunan daerah. Ketiadaan lemari, tempat tidur, bahkan sekadar alat penerangan sederhana, menegaskan bahwa keadilan sosial belum sepenuhnya menyentuh setiap sudut pelosok desa di Mamuju Tengah.

​Kisah Arif dan RD bukan sekadar data statistik kemiskinan, melainkan sebuah panggilan bagi nurani kolektif.

Kelayakan hidup adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi, namun bagi keluarga kecil ini, hak tersebut masih tertahan di balik jeruji keterbatasan ekonomi.

​Kini, Arif Usman hanya bisa menatap masa depan dengan sorot mata yang redup, sembari berharap ada uluran tangan—baik dari pemerintah maupun dermawan—yang mampu mengubah gubuk sempit itu menjadi hunian yang manusiawi bagi putra tercintanya.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Pastikan Tidak Ada Revisi UU Pilkada, Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Langsung

    DPR Pastikan Tidak Ada Revisi UU Pilkada, Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Langsung

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa parlemen saat ini tidak melakukan pembahasan mengenai revisi Undang-Undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pernyataan ini dikeluarkan guna menepis spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai perubahan sistem pemilihan di Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Dasco usai menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan Komisi […]

  • Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

    Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sepekan terakhir melumpuhkan aktivitas nelayan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kondisi ini memicu desakan dari para nelayan agar aparat kepolisian segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan distribusi di SPBU. Dampak kelangkaan ini dirasakan meluas di sepanjang wilayah pesisir Majene, mulai dari […]

  • Polresta Mamuju Ringkus TNI Gadungan, Penyamaran “Rinso” Berakhir di Jeruji Besi

    Polresta Mamuju Ringkus TNI Gadungan, Penyamaran “Rinso” Berakhir di Jeruji Besi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Konsistensi jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Mamuju dalam menjaga stabilitas keamanan kembali membuahkan hasil signifikan. Di bawah komando Tim Resmob, kepolisian berhasil mengakhiri petualangan kriminal seorang pria berinisial APP alias Rinso (25), yang diduga kuat melakukan serangkaian aksi penipuan dengan mencatut identitas institusi TNI. Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, dalam […]

  • Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    • 1Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus. Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. ​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada […]

  • Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

    Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama atau Kemenag akan menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada hari ini, Selasa (17/2/2026). Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme Sidang Isbat yang dijadwalkan berlangsung malam nanti. Kemenag melalui akun Instagram resmi @kemenag_ri telah mengumumkan pelaksanaan Sidang Isbat tersebut kepada publik. “Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal […]

  • Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) Idham Halik turun langsung memantau persiapan pembersihan lahan lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis, 18 Desember 2025. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. […]

expand_less