Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketika senja perlahan tenggelam di cakrawala Mamuju Tengah, kegelapan tidak hanya menyelimuti bumi, tetapi juga menyergap sebuah gubuk ringkih berukuran 2×3 meter.

Di sanalah, Arif Usman (58) dan putra kecilnya, RD (11), merajut hidup dalam kesunyian yang mencekam.

​Bagi Arif, rumah bukanlah bangunan kokoh dengan atap megah, melainkan sebuah ruang sempit bin pengap yang berdiri di atas tanah keluarga.

Kondisi rumah Arif saat malam tiba tanpa listrik. Dok. Istimewa

Tanpa aliran listrik, tanpa pendar lampu, dan tanpa satu pun perabotan yang layak disebut sebagai fasilitas rumah tangga.

​Memasuki gubuk tersebut ibarat menyaksikan potret kemiskinan yang telanjang. Tidak ada ranjang empuk untuk melepas penat setelah seharian berpeluh.

Di atas lantai yang dingin, hanya selembar kain lusuh yang menjadi saksi bisu betapa kerasnya hidup yang mereka jalani.

Kain itulah yang menjadi benteng terakhir mereka melawan dinginnya malam dan serangan serangga hutan.

Kondisi ekonomi yang serba terbatas memaksa Arif untuk bertahan dengan apa yang ada. Di dalam gubuk itu, kemewahan adalah sebuah angan-angan yang jauh.

​Ketiadaan akses listrik menjadikan malam hari sebagai waktu yang panjang dan sunyi bagi RD. Di usia 11 tahun, di mana anak-anak lain mungkin tengah belajar di bawah terangnya lampu LED atau terlelap di kamar yang nyaman, RD harus terbiasa dengan kegelapan total.

Aktivitas mereka terhenti seketika saat matahari terbenam, hanya cahaya bulan yang sesekali menyelinap di sela-sela dinding kayu yang mulai melapuk.

​Secara sosiologis, potret kehidupan Arif Usman adalah sebuah ironi di tengah derap pembangunan daerah. Ketiadaan lemari, tempat tidur, bahkan sekadar alat penerangan sederhana, menegaskan bahwa keadilan sosial belum sepenuhnya menyentuh setiap sudut pelosok desa di Mamuju Tengah.

​Kisah Arif dan RD bukan sekadar data statistik kemiskinan, melainkan sebuah panggilan bagi nurani kolektif.

Kelayakan hidup adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi, namun bagi keluarga kecil ini, hak tersebut masih tertahan di balik jeruji keterbatasan ekonomi.

​Kini, Arif Usman hanya bisa menatap masa depan dengan sorot mata yang redup, sembari berharap ada uluran tangan—baik dari pemerintah maupun dermawan—yang mampu mengubah gubuk sempit itu menjadi hunian yang manusiawi bagi putra tercintanya.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial P3A dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun Anggaran 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di […]

  • Pantau Harga dan Stok, Bupati Mamasa Minta Pedagang Waspadai Pungli

    Pantau Harga dan Stok, Bupati Mamasa Minta Pedagang Waspadai Pungli

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pasar sementara Kota Mamasa pada Senin (26/01/2026). Didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Syukur dan unsur Forkopimda, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok sekaligus menyerap aspirasi para pedagang. Dalam kunjungannya, Bupati Welem berdialog langsung dengan sejumlah pedagang mengenai ketersediaan stok […]

  • Simfoni Ramadhan di Rujab Wabub Mateng, Merawat Persaudaraan, Membangun Daerah

    Simfoni Ramadhan di Rujab Wabub Mateng, Merawat Persaudaraan, Membangun Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Senja di jalan Poros Topoyo – Tumbuh, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) terasa lebih hangat dari biasanya pada Minggu (1/3/2026). Bukan sekadar perpindahan suhu menuju petang, melainkan karena silaturahmi yang berdenyut kencang di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabub) Mateng, Askary Anwar. Di sana, Askary, buka pintu lebar-lebar, mengundang keberagaman […]

  • Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud: Pembangunan Harus Sejalan Dengan Moralitas Iman

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud: Pembangunan Harus Sejalan Dengan Moralitas Iman

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, Sulbarupdate.id – Menutup lembaran tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyelenggarakan kegiatan “Dzikir dan Doa untuk Negeri” yang dipusatkan di Balikpapan Islamic Center (BIC) pada Rabu (31/12/2025). Mengangkat tema “Muhasabah Diri Raih Prestasi, Mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman”, acara ini menjadi momentum bagi jajaran pejabat pemerintah dan elemen masyarakat untuk bersimpuh dalam refleksi spiritual sekaligus […]

  • Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos

    Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah video singkat yang memperlihatkan sosok Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tengah menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan karena iring-iringan mobil mewah, melainkan kesederhanaannya saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah pedalaman. Dalam video yang diunggah melalui akun Facebook bernama, Putra Sambolangi itu, Bupati Mamasa nampak tidak canggung mengendarai “motor buntut” (motor […]

  • Perhatian Serius Pemprov Sulbar ke Mamasa: SDK Tegaskan Alokasi Rp73 Miliar di 2025 dan Rencana Rp43 Miliar di 2026

    Perhatian Serius Pemprov Sulbar ke Mamasa: SDK Tegaskan Alokasi Rp73 Miliar di 2025 dan Rencana Rp43 Miliar di 2026

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan Kabupaten Mamasa, termasuk melalui alokasi anggaran daerah. Penegasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin malam 29 Desember 2025. “Pemerintah Provinsi […]

expand_less