Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 263
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Proyek Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) tahun anggaran 2023 yang dikelola Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Barat di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, kini menuai sorotan tajam.

Program yang menelan anggaran fantastis sekitar Rp1,6 miliar tersebut diduga gagal total dan sarat akan indikasi penyimpangan.

​Berdasarkan pantauan jurnalis di lapangan, tepatnya di Dusun Salulotong pada Rabu (04/02/2026), kondisi tanaman reboisasi tampak memprihatinkan.

Sebagian besar bibit pohon yang ditanam tidak berkembang, bahkan banyak yang sudah mati. Estimasi di lapangan menunjukkan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman hanya berkisar di angka 30 persen.

​Adapun jenis tanaman yang dialokasikan dalam proyek ini meliputi bibit Alpukat, Suren, dan Kayu Jati. Namun, alih-alih menghijaukan lahan, area RHL tersebut justru terlihat gersang tanpa perawatan yang memadai.

​”Kebanyakan gagal, Pak. Kita bisa lihat sendiri di sini, banyak sekali tanaman yang mati dan tidak tumbuh,” ujar salah seorang warga setempat yang ditemui di lokasi RHL, Rabu siang.

​Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengatakan, pengerjaan proyek tersebut dilakukan secara berkelompok. Ia tidak menampik bahwa persentase keberhasilan tumbuh tanaman memang jauh dari target.

​”Yang mengerjakan adalah kelompok. Silakan tanyakan langsung kepada kelompoknya atau fasilitatornya,” ujar Saulinggi saat dikonfirmasi.

​Terkait efektivitas anggaran, Saulinggi membenarkan nilai proyek tersebut mencapai miliaran rupiah, meski ia mengakui hasilnya tidak optimal.

“Kayaknya memang ada sekian persen saja yang tumbuh, tidak sampai 70 persen. Anggarannya sekitar itu, Rp1,6 miliar,” pungkasnya singkat.

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPDAS Sulawesi Barat belum memberikan penjelasan resmi terkait rendahnya tingkat keberhasilan proyek RHL di Tawalian Timur tersebut.

Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pengawasan dan evaluasi anggaran.

​Kegagalan proyek ini memicu desakan agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan audit dan investigasi. Mengingat besarnya anggaran negara yang dikucurkan, patut diduga adanya unsur kelalaian atau praktik korupsi dalam pelaksanaan reboisasi tersebut.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Mamasa Galang Dana di Jalan untuk Korban Kebakaran Sesena Padang

    PMI Mamasa Galang Dana di Jalan untuk Korban Kebakaran Sesena Padang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mamasa menunjukkan aksi nyata kemanusiaan dengan turun ke jalan untuk menggalang dana bagi korban kebakaran di Dusun Tandeallo, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesena Padang. ​Aksi solidaritas ini ditujukan untuk membantu Indo’ Petuk (Barang), warga yang rumahnya ludes terbakar pada Kamis (29/1/2026) lalu. Meski tidak memakan korban jiwa, […]

  • Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026. Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran. ​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir […]

  • Survei Indikator: Kejaksaan Agung Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Tertinggi 2 Tahun Terakhir

    Survei Indikator: Kejaksaan Agung Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Tertinggi 2 Tahun Terakhir

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengukuhkan posisinya sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia berdasarkan survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa ini mencapai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir, mencapai 80 persen. Angka tersebut melampaui lembaga hukum lainnya seperti […]

  • Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gusti Hermiawan digadang-gadang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mengabdi di Pemprov Sulbar mulai di penghujung tahun 2025 ini. Namun apa lacur, hasil akhir fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) yang diikuti oleh Gusti berakhir gagal. Padahal pekan-pekan terakhir dalam proses seleksi jabatan untuk posisi Kepala OPD atau jabatan Eselon […]

  • Tangani Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Langkah Strategis

    Tangani Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Langkah Strategis

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial” Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat tindak lanjut penanganan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan […]

  • 4.617 P3K Paruh Waktu Mamasa Resmi Dikukuhkan, Dua Langsung Pensiun 

    4.617 P3K Paruh Waktu Mamasa Resmi Dikukuhkan, Dua Langsung Pensiun 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa secara resmi mengukuhkan sebanyak 4.615 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, pada Senin, 29 Desember 2025. Momentum bersejarah ini diwarnai dengan antusiasme ribuan aparatur yang hadir mengenakan seragam Korpri lengkap dengan identitas […]

expand_less