Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 388
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa mendapati desakan dari kalangan aktivis untuk meninjau kembali pemberlakuan kebijakan absen digital melalui sistem “MAMASE ASN SMART”. 

Kebijakan yang awalnya ditujukan untuk menegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut dinilai memberatkan, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.

Juru bicara perwakilan aktivis lokal, Zul menyatakan bahwa meskipun sistem “MAMASE ASN SMART” merupakan sebuah langkah maju dalam reformasi birokrasi dan peningkatan disiplin pegawai di Kabupaten Mamasa, penerapannya pada P3K paruh waktu dirasa kurang tepat dan tidak berpihak pada asas kemanusiaan.

“Kebijakan ini harus ditinjau ulang. Kita ketahui bersama bahwa nasib P3K paruh waktu sampai hari ini belum menemui kejelasan. Pendapatan mereka hanya sekitar Rp300 ribu per bulan, jumlah yang tentu tidak mencukupi bahkan hanya untuk biaya transportasi bolak-balik ke tempat kerja,” ujar Zul kepada Sulbarupdate.id, Senin (13/7).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kondisi di lapangan yang kian memprihatinkan. Diketahui ada beberapa P3K paruh waktu yang haknya belum terpenuhi sejak Surat Keputusan (SK) pengangkatan mereka diterbitkan.

“Bahkan ada beberapa P3K paruh waktu yang sejak SK-nya dikeluarkan, gajinya justru belum dibayarkan sama sekali. Karena itu, atas dasar pertimbangan kemanusiaan, kami mendesak pemerintah daerah untuk mengecualikan mereka dari aturan ini. Cukup ASN saja yang dibebani absen digital,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Mamasa belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan penghapusan kewajiban absen digital bagi pegawai paruh waktu tersebut. 

Masyarakat dan para tenaga kerja paruh waktu berharap Pemkab dapat segera memberikan solusi yang adil tanpa membebani kondisi finansial para pegawai yang masih rentan.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, yang dilaksanakan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/2/2026). Sejumlah pimpinan daerah dari Sulawesi Barat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir bagi sosok jenderal bintang dua tersebut. Salah satu yang hadir langsung […]

  • Demi Keadilan Sang Ayah, 2 Mahasiswi di Mamuju Layangkan Surat Terbuka untuk Presiden

    Demi Keadilan Sang Ayah, 2 Mahasiswi di Mamuju Layangkan Surat Terbuka untuk Presiden

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dua mahasiswi asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Qaila Bilqiza Fahmi dan Aqila Balqiza Fahmi, melayangkan surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia serta sejumlah pimpinan lembaga negara.  Langkah ini diambil guna mencari keadilan bagi ayah mereka, Muhammad Zulfahmi AB alias Andis, yang saat ini tengah terjerat kasus hukum pidana korupsi. Melalui […]

  • SMM Desak Polres Mamasa Periksa Eks Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa

    SMM Desak Polres Mamasa Periksa Eks Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap dugaan skandal dalam realisasi belanja Tunjangan Profesi Guru (TPG), Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD), serta Tunjangan Khusus Guru (TKG) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2024. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2024, terungkap bahwa realisasi belanja TPG, PNSD, dan TKG tersebut tidak sesuai ketentuan dan […]

  • Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang personel aktif Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, berinisial Bripda F, ditemukan tak bernyawa di lahan perkebunan miliknya di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Selasa 3 Februari 2026. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. ​Tak lama setelah jenazah ditemukan, aparat kepolisian langsung […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

  • Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, […]

expand_less