Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Restui Tunjangan Rp.30 Juta bagi Dokter Spesialis di Daerah 3T

Prabowo Restui Tunjangan Rp.30 Juta bagi Dokter Spesialis di Daerah 3T

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 334
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyetujui kebijakan pemberian tunjangan khusus sebesar Rp.30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bertugas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Langkah strategis ini diambil guna mengatasi ketimpangan layanan kesehatan dan penumpukan tenaga medis ahli di kota-kota besar.

Distribusi Langsung ke Rekening Pribadi
Untuk menjamin efektivitas distribusi, pemerintah memastikan dana insentif tersebut akan disalurkan langsung ke rekening pribadi para dokter.

Skema ini sengaja dipilih agar penyaluran tunjangan tidak terhambat oleh birokrasi anggaran di tingkat daerah. Pada tahap awal, kebijakan ini akan menyasar sekitar 1.500 dokter spesialis.

Selain itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dilaporkan tengah menggodok skema serupa untuk dokter umum dan dokter gigi guna memperkuat layanan kesehatan di pedalaman secara menyeluruh.

Visi Ketahanan Nasional

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerataan tenaga medis merupakan pilar utama ketahanan nasional di sektor kesehatan.

Ia menyoroti banyaknya kasus pasien di daerah terpencil yang kehilangan nyawa akibat sulitnya akses terhadap dokter ahli.

“Distribusi tenaga medis yang merata adalah kunci agar rakyat di pelosok negeri tidak lagi berjuang sendirian untuk mendapatkan layanan dasar,” tegas Presiden dalam arahannya.

Meski disambut positif oleh kalangan medis sebagai bentuk apresiasi nyata, kebijakan ini tetap menghadapi tantangan besar. Minimnya fasilitas medis dan aksesibilitas di wilayah 3T masih menjadi catatan utama.

Namun, dukungan finansial yang signifikan diharapkan mampu memotivasi para dokter muda untuk mengabdi di wilayah-wilayah yang selama ini minim jangkauan.

Pemerintah berharap kebijakan ini menjadi solusi permanen agar kualitas kesehatan warga di pelosok setara dengan mereka yang berada di kota besar, menuju visi Indonesia Sehat yang inklusif.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Seorang pria berinisial SP (30) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, BC (60), di kediaman mereka di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Peristiwa tragis ini dipicu lantaran pelaku emosi permintaannya meminta uang ditolak oleh korban. ​Kepada awak media Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak […]

  • Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Sondong Layuk, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Insiden diduga dipicu adanya persoalan batas lokasi lahan hingga mengakibatkan seorang perempuan berinisial N alias MA menjadi korban. ​Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (04/04/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Terduga pelaku, […]

  • SPI 2025: Sulbar Dalam Jerat Dinasti, Intervensi Tak Tergusur Angka 

    SPI 2025: Sulbar Dalam Jerat Dinasti, Intervensi Tak Tergusur Angka 

    • 0Komentar

    Oleh: Muchtadin Al Attas,S.H.,M.H (Ketua Pusat Studi Antikorupsi dan Kebijakan Hukum Unsulbar) KEMARIN, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, KPK merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025. Namun, angka bisa menipu. Itulah pesan utama dari hasil SPI di Sulawesi Barat. Di atas kertas, skor integritas daerah ini tampak meningkat, seolah-olah birokrasi mulai berbenah. Tetapi […]

  • Pemda Mamasa Prioritaskan Penerbitan NIPD bagi Perangkat Desa

    Pemda Mamasa Prioritaskan Penerbitan NIPD bagi Perangkat Desa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan akan prioritaskan penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) bagi seluruh perangkat desa di Kabupaten Mamasa. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Mamasa terkait penerbitan NIPD bagi perangkat desa. Kepala DPMD Kabupaten Mamasa Yulianus […]

  • Kasus Korupsi Kredit BRI Unit Banggae Segera Disidangkan

    Kasus Korupsi Kredit BRI Unit Banggae Segera Disidangkan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran dana kredit Kupedes dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada BRI Unit Banggae di Majene periode tahun 2021-2023, memasuki babak baru. Berkas perkara tersebut kini telah dinyatakan lengkap. Kepastian itu disampaikan oleh Kanit Tipidkor Polres Majene, Iptu Aulia Usmin, S.H., saat ditemui di ruang kerjanya pada […]

  • BBM Langka di Majene, SPBU Rangas Hentikan Pelayanan Jeriken Usai Keributan

    BBM Langka di Majene, SPBU Rangas Hentikan Pelayanan Jeriken Usai Keributan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Masyarakat di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite. Keluhan tersebut mencuat setelah terjadinya keributan di SPBU Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Selasa malam, 1 September 2026. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian masyarakat yang sehari-hari membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas, termasuk nelayan dan […]

expand_less