Breaking News
light_mode
Beranda » Kehutanan & Perkebunan » Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Mamuju, sulbarupdate.id – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan mutu hasil panen sektor perkebunan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus mengakselerasi penetapan kebun sumber benih kakao di wilayah Sulbar.

Langkah ini diambil untuk memastikan petani mendapatkan akses terhadap benih unggul dan bersertifikat guna mendukung program pengembangan tanaman perkebunan. Hal ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, pada point mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, proses penetapan ini melibatkan pemeriksaan teknis lapangan yang ketat oleh Tim Pemulia Tanaman dan Pengawas Benih Tanaman (PBT) serta Tim Tenis Lapangan. Pemeriksaan tersebut mencakup verifikasi kebenaran varietas, sejarah lahan, serta kesehatan tanaman dari serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

“Penetapan kebun induk maupun kebun entres adalah instrumen penting untuk menjamin bahwa materi genetik yang diedarkan ke masyarakat benar-benar berkualitas tinggi,” ujar Muh. Faizal Thamrin, Kadis Perkebunan Sulbar dalam keterangannya, Jumat 27 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, hingga awal tahun 2026, sejumlah komoditas strategis Kakao dan Aren telah melalui tahap penilaian kelayakan teknis untuk ditetapkan sebagai sumber benih resmi.

“Misalnya di sektor Kakao, penetapan pohon induk dilakukan dengan kriteria ketat, termasuk potensi produksi yang mampu mencapai jutaan butir kecambah per tahun,” ungkap Faizal.

Pemerintah juga mengimbau para pelaku usaha dan kelompok tani untuk proaktif mendaftarkan kebun mereka sebagai calon sumber benih.

“Syarat utama yang harus dipenuhi meliputi kepemilikan dokumen legalitas usaha, desain tata tanam yang sesuai klon, serta rutin melakukan evaluasi tahunan guna menjaga status kelayakan kebun tersebut,” ucap Faizal.

Dengan semakin banyaknya kebun sumber benih yang ditetapkan secara resmi, diharapkan ketersediaan benih bermutu di tingkat lokal dapat terpenuhi, sekaligus meminimalisir peredaran benih palsu atau ilegal yang merugikan. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MASIH SAMA “DISIPLIN”

    MASIH SAMA “DISIPLIN”

    • 0Komentar

    MASIH SAMA “DISIPLIN” Catatan : Andi Buana Raja    Muda-mudahan saya tidak keliru membuka dengan pilihan kata status “judul” ini. Sebuah pengertian khas yg saya “jumputkan” di tengah suasana kepenuhan tanpa “kejenuhan”. Ya ya ya, di sini saya menjemput suasana yang pada dasarnya tersebut benar-benar baru. Betapa tidak, sekian rajutan dalam runtunan banyak peristiwa bersama […]

  • Bertabur Tokoh Nasional, Zainal Arifin Mochtar Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM

    Bertabur Tokoh Nasional, Zainal Arifin Mochtar Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Sulbarupdate.id – Pakar hukum tata negara, Zainal Arifin Mochtar, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (15/1/2026). Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Balai Senat UGM ini dihadiri oleh deretan tokoh penting mulai dari mantan wakil presiden hingga tokoh politik nasional. Akademisi yang akrab disapa Uceng ini resmi […]

  • Tifatul Sembiring: Meniti Jejak Kaki Telanjang, Merajut Diplomasi Pantun di Kursi Menteri

    Tifatul Sembiring: Meniti Jejak Kaki Telanjang, Merajut Diplomasi Pantun di Kursi Menteri

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Jika panggung politik tanah air kerap dianggap sebagai arena yang kaku dan penuh ketegangan, maka Tifatul Sembiring adalah anomali yang menyegarkan. Pria yang akrab disapa Bang Tif ini merupakan representasi unik dari dualisme identitas: seorang teknokrat komputer yang fasih berbicara algoritma, sekaligus sastrawan tradisional yang menyandang gelar adat Datuak Tumangguang. Dari Tanah […]

  • Anies Baswedan Soroti ‘Kerusakan Ganda’ Indonesia, Rakyat Belum Sejahtera, Alam Sudah Rusak

    Anies Baswedan Soroti ‘Kerusakan Ganda’ Indonesia, Rakyat Belum Sejahtera, Alam Sudah Rusak

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Anggota Kehormatan 001 Gerakan Rakyat, Anies Baswedan, melontarkan kritik tajam terhadap arah pembangunan Indonesia saat ini. Ia menilai Indonesia tengah menghadapi fenomena “kerusakan ganda”, di mana kesejahteraan rakyat belum tercapai namun kelestarian alam sudah terlanjur dikorbankan. Hal tersebut disampaikan Anies saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta […]

  • Profil Kasat Reskrim AKP Fredy, 5 Bulan Menjabat, Bawa Perubahan di Polres Majene

    Profil Kasat Reskrim AKP Fredy, 5 Bulan Menjabat, Bawa Perubahan di Polres Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Baru lima bulan mengemban amanah sebagai Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, telah menunjukkan taji dalam peta penegakan hukum di wilayah hukum Kabupaten Majene. Perwira kelahiran Pinrang, 13 Desember 1982 ini membawa semangat baru melalui serangkaian pengungkapan kasus besar yang sempat menyita perhatian publik. Sejak resmi menjabat, AKP Fredy dikenal sebagai sosok […]

  • Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Maros Sulsel dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar jajaki kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan efisiensi birokrasi. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap dinamika ekonomi nasional serta persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah dua kabupaten berbeda provinsi tersebut ditandai saat Wakil Bupati Mamuju […]

expand_less