Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » 2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Dusun Balla, Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa (14/4/2026).

Api yang diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan tersebut sempat menghanguskan area seluas dua hektare sebelum berhasil dikendalikan oleh tim gabungan. Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WITA.

Berdasarkan informasi di lapangan, api dipicu oleh aktivitas pemilik lahan bernama Erwin (36) yang membakar sisa rumput hasil pembersihan lahan dua bulan lalu.

​Nahas, embusan angin dan kondisi lahan membuat api merambat cepat. Selain menghanguskan lahan utama, si jago merah juga menjalar hingga ke area luar sekitar 20 are di sisi timur.

​Merespons laporan warga, aparat dari Polsubsektor Anreapi bergerak cepat bersama personel gabungan dari Kompi 4 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulbar dan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman.

​Kapospol Anreapi, Ipda Surman Salissi, memimpin langsung proses pemadaman. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam, termasuk satu unit water canon milik Sat Brimob untuk mempercepat proses lokalisir api.

Masyarakat setempat juga bahu-membahu memadamkan api menggunakan tangki air manual.

​”Kami bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengendalian agar api tidak semakin meluas ke pemukiman atau hutan lindung. Berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan,” ujar Ipda Surman Salissi.

​Hingga pukul 19.00 WITA semalam, titik api utama dilaporkan telah padam. Meski demikian, petugas gabungan masih disiagakan di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (cooling down) guna mengantisipasi munculnya titik api tersembunyi.

​Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material bangunan dalam insiden ini.

Namun, polisi memberikan imbauan keras kepada warga agar tidak menggunakan metode pembakaran saat membuka lahan, mengingat risiko penyebaran api yang sangat tinggi di cuaca yang tidak menentu.

​Saat ini, situasi di Desa Pappandangan dilaporkan telah aman dan terkendali di bawah pengawasan aparat kepolisian.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SLB di Majene Disegel, UAS Siswa Terganggu, HMI Minta Pemda Bertindak

    SLB di Majene Disegel, UAS Siswa Terganggu, HMI Minta Pemda Bertindak

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Dunia pendidikan di Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan setelah sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) disegel oleh sekelompok pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan. Insiden ini tidak hanya menghambat aktivitas belajar mengajar, tetapi juga mengancam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) bagi siswa berkebutuhan khusus yang seharusnya berlangsung pekan ini. Peristiwa penyegelan terjadi […]

  • Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud: Pembangunan Harus Sejalan Dengan Moralitas Iman

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud: Pembangunan Harus Sejalan Dengan Moralitas Iman

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, Sulbarupdate.id – Menutup lembaran tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyelenggarakan kegiatan “Dzikir dan Doa untuk Negeri” yang dipusatkan di Balikpapan Islamic Center (BIC) pada Rabu (31/12/2025). Mengangkat tema “Muhasabah Diri Raih Prestasi, Mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman”, acara ini menjadi momentum bagi jajaran pejabat pemerintah dan elemen masyarakat untuk bersimpuh dalam refleksi spiritual sekaligus […]

  • Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Warga Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk bahu-membahu mengangkat material kayu secara manual untuk membangun jembatan darurat setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk total. ​Ambruknya jembatan yang berlokasi di Desa Botteng tersebut menyebabkan akses transportasi […]

  • Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Mamuju Tengah Temui Wamenos

    Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Bupati Mamuju Tengah Temui Wamenos

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, melakukan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, Senin (9/3/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat koordinasi dan memastikan program kesejahteraan sosial dari pemerintah pusat dapat terserap optimal di Bumi Manakarra Kayu Mangiwang. ​Rombongan Bupati diterima langsung oleh Wakil Menteri Sosial RI, […]

  • Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berencana membentuk Forum Ketahanan Pangan Daerah sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan wilayah. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, Hasanuddin, didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Arjanto, saat menerima kunjungan Plt. […]

  • Imbas Temuan Belatung di Ompreng MBG, BGN Hentikan Operasional SPPG Aralle Sementara

    Imbas Temuan Belatung di Ompreng MBG, BGN Hentikan Operasional SPPG Aralle Sementara

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aralle di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Langkah tegas ini diambil menyusul viralnya temuan belatung dalam wadah makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Uhaidao, pekan lalu. Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN menyatakan bahwa […]

expand_less