Operasi Lilin Marano 2025: Akselerasi Mitigasi dan Siaga Darurat Jelang Nataru
- account_circle Ancha
- calendar_month Jumat, 19 Des 2025
- visibility 295
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmen strategisnya dalam mengawal stabilitas keamanan dan keselamatan publik menjelang momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Hal ini diaktualisasikan melalui partisipasi aktif dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Marano 2025 yang diselenggarakan di Aula Mapolda Sulbar, Jumat 19 Desember 2025.
Hadir mewakili institusi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulbar, Arnidah, didampingi personil Tim Reaksi Cepat (TRC).
Apel tersebut dipimpin Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, sebagai representasi kesiapan kolektif lintas sektoral dalam meminimalisir risiko serta menjamin kenyamanan mobilitas masyarakat.
Dalam keterangannya, Arnidah menggarisbawahi bahwa keterlibatan BPBD dalam Operasi Lilin Marano merupakan pengejawantahan dari fungsi dukungan terpadu, khususnya pada aspek manajemen kebencanaan dan kedaruratan non-antisipatif.
Ia mengatakan, BPBD Sulbar melalui unit TRC telah memobilisasi sumber daya guna mendukung penuh Operasi Lilin Marano 2025.
Fokus utamanya adalah memastikan respons cepat terhadap potensi bencana maupun eskalasi keadaan darurat.
“Sinergi harmonis bersama TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci fundamental dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutur Arnidah.
Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari instruksi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Pimpinan daerah menekankan agar seluruh perangkat daerah mengedepankan prinsip kewaspadaan tinggi dan pelayanan publik yang prima.
Yasir katakan, selaras dengan direktif Gubernur, BPBD Sulbar dituntut untuk senantiasa responsif terhadap fluktuasi risiko yang menyertai perayaan Nataru.
“Mengingat adanya potensi peningkatan dinamika di lapangan, kami memastikan bahwa seluruh personel dan instrumen pendukung dalam kondisi siap siaga demi menjunjung tinggi supremasi keselamatan masyarakat di wilayah Sulawesi Barat,” pungkas Yasir Fattah.(*)
- Penulis: Ancha
- Sumber: Humas Pemprov Sulbar
