Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Pelaksanaan program ketahanan pangan sektor peternakan di Desa Lemba Hada, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), disorot warga.

Program yang sedianya dicanangkan melalui Dana Desa (DDs) Tahun Anggaran 2025 tersebut menuai polemik di tingkat akar rumput lantaran progres di lapangan dinilai belum menunjukkan realisasi fisik yang signifikan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Desa Lemba Hada telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp107 juta yang diperuntukkan bagi pengadaan ternak sapi serta pembangunan sarana kandang.

Program ini dikelola sepenuhnya oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan proyeksi peningkatan pendapatan asli desa (PADes) serta penguatan ekonomi kemasyarakatan.

​Keresahan warga mencuat setelah memasuki kuartal pertama tahun 2026, namun belum ada tanda-tanda keberadaan ternak maupun infrastruktur penunjang di lokasi yang direncanakan.

Salah seorang warga setempat berinisial LN (50), mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi stagnasi program tersebut.

​”Kami berharap pihak pemerintah desa maupun pengelola memberikan klarifikasi yang komprehensif. Mengingat anggaran telah dicairkan sejak penghujung 2025, ketiadaan wujud fisik program ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat,” ujar LN saat memberikan keterangan, Kamis (5/3/2026).

​Menanggapi polemik tersebut, Kepala Desa Lemba Hada, Ahmad Yani, menegaskan bahwa posisi Pemerintah Desa dalam hal ini hanya bersifat memfasilitasi dukungan anggaran melalui mekanisme transfer ke rekening BUMDes pada 30 Desember 2025 lalu.

​”Operasional teknis sepenuhnya merupakan domain BUMDes. Informasi terakhir yang kami terima, saat ini masih dalam fase perencanaan konstruksi kandang. Memang terjadi keterlambatan (molor) akibat beberapa kendala internal di jajaran pengelola,” jelas Ahmad Yani di ruang kerjanya.

​Secara terpisah, Ketua BUMDes Lemba Hada, Takbir Idris, memaparkan sejumlah variabel yang menyebabkan terjadinya deviasi waktu dalam implementasi program.

Menurutnya, terdapat dua kendala utama yang menghambat akselerasi di lapangan yakni pencairan dana yang baru terealisasi pada akhir tahun (30 Desember 2025) serta regulasi teknis (payung hukum) yang baru diterima dari pusat pada 10 Februari 2026, memaksa pengelola untuk melakukan penyesuaian prosedur agar tetap selaras dengan ketentuan berlaku.

​Kedua, curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut turut menghambat mobilisasi material dan proses pembangunan infrastruktur kandang.

Idris menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam keterlambatan tersebut. Menurutnya hal ini murni akibat dinamika administratif dan faktor alam.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan amanat anggaran ini secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi demi kemaslahatan masyarakat Desa Lemba Hada,” tegas Takbir.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat terus menanti pembuktian komitmen dari pihak BUMDes agar anggaran ketahanan pangan tersebut tidak sekadar menjadi angka di atas kertas, melainkan memberi dampak nyata bagi ekonomi desa.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • 226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

    226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Sebanyak 226 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, resmi memulai tahapan bimbingan manasik haji terintegrasi tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini dibuka di Aula Kantor Bupati Mateng, Kecamatan Tobadak, Sabtu (7/2/2026). ​Acara tersebut dibuka langsung Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mahyudin, wakili Pemerintah Kabupaten. Turut hadir […]

  • Kantor Kosong Melompong Saat Jam Kerja, Wabup Mamasa Berang Sidak di Dinas PUPR

    Kantor Kosong Melompong Saat Jam Kerja, Wabup Mamasa Berang Sidak di Dinas PUPR

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa kembali menjadi sorotan tajam. Hal ini menyusul temuan mengejutkan saat Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Jumat 30 Januari 2026. Dalam video yang beredar luas, tampak orang nomor dua di […]

  • 14 ASN Setda Sulbar Ikuti Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana, Berikut Nama -Namanya !

    14 ASN Setda Sulbar Ikuti Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana, Berikut Nama -Namanya !

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Staf Pelaksana Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dijadwalkan mengikuti agenda Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana. Kegiatan yang bertujuan memetakan potensi dan kapabilitas individu ini akan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai hari ini 16 hingga 18 Desember 2025. Pelaksanaan asesmen kompetensi ini […]

  • United Benam City 2-0, Era Carrick Bermula Garang

    United Benam City 2-0, Era Carrick Bermula Garang

    • 0Komentar

    MANCHESTER, Sulbarupdate.id – Manchester United membuka lembaran baharu di bawah bimbingan pengurus sementara, Michael Carrick dengan langkah kanan selepas melakar kemenangan bergaya 2-0 ke atas musuh tradisi, Manchester City dalam aksi tetangga Liga Perdana Inggeris (EPL), sebentar tadi. Kemenangan di Old Trafford itu bukan sahaja menamatkan kesuraman yang menyelubungi kem The Red Devils sebelum ini, […]

  • PUPR Majene Tekankan Prioritas Program Urgen di Tengah Keterbatasan Anggaran

    PUPR Majene Tekankan Prioritas Program Urgen di Tengah Keterbatasan Anggaran

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene, H. Mufly, menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran (TA) 2026. Hal tersebut disampaikan menyusul kondisi anggaran yang dinilai terbatas pada awal tahun ini. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, […]

  • Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

    Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keluarga seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa, Kamis (7/5/2026). Kedatangan pihak keluarga untuk meminta penjelasan serta kepastian hukum terkait proses persidangan yang dinilai mengalami kendala administratif. Dalam pertemuan tersebut, […]

expand_less