Harmoni di Balik Manisnya Takjil, Warga Mamasa Antusias Sambut Ramadhan 1447 H
- account_circle Whelson
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- visibility 114
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Gema Ramadhan mulai terasa di Kabupaten Mamasa. Memasuki hari pertama puasa, pusat penjualan takjil di sekitar Masjid Agung Nurul Yaqin langsung diserbu warga Kamis (19/2/2026).
Menariknya, perburuan takjil ini tidak hanya diramaikan oleh umat Muslim, tetapi juga menjadi momen kebersamaan bagi warga Nasrani di Mamasa.
Terpantau sejak pukul 13.00 WITA, para pedagang sudah mulai menggelar lapaknya. Suasana semakin riuh menjelang sore hari.
Tradisi berburu takjil di Mamasa memang selalu dinanti setiap tahunnya karena menyajikan ragam kuliner khas yang menggugah selera.
Fenomena “war takjil” di Mamasa menjadi potret nyata toleransi beragama yang erat. Para konsumen lintas agama tampak membaur mengantre demi mendapatkan menu favorit, mulai dari minuman segar hingga kudapan tradisional.
Beberapa menu primadona yang diburu warga seperti minuman segar, Es teler, es campur, es buah, dan cendol. Berbagai jenis kue basah yang segar dan manis sebagai pembuka puasa.
Ibu Wardah, salah satu pedagang takjil, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, Ramadhan bukan sekadar ibadah, tapi juga pintu pembuka rezeki.
”Alhamdulillah, antusias warga luar biasa. Mereka berbondong-bondong datang sejak siang. Ini menjadi penambah rezeki yang sangat kami syukuri di bulan suci ini,” ungkap Ibu Wardah sembari melayani pembeli.
Ia juga menambahkan bahwa puncak keramaian biasanya terjadi mulai pukul 15.00 WITA hingga sesaat sebelum azan Maghrib berkumandang.
Meski harus mengantre, warga tetap tertib demi membawa pulang hidangan berbuka untuk keluarga tercinta.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
