Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan mengejutkan terkait praktik ilegal di sektor industri logam.

Sebanyak 40 perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia diduga kuat melakukan penghindaran pajak secara sistematis, yang memicu kerugian negara dalam skala besar.

Berdasarkan keterangan Menkeu, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan modus transaksi tunai untuk menghindari pemantauan sistem perpajakan nasional.

Dengan tidak tercatatnya arus keuangan dalam sistem perbankan, aktivitas komersial mereka menjadi sulit terlacak oleh otoritas terkait.

“Kami sudah mengantongi daftar nama perusahaan tersebut. Saat ini kami hanya menunggu momentum yang tepat untuk melakukan tindakan tegas dan penggerebekan besar-besaran,” ujar Menkeu dalam keterangannya.

Dampak Ekonomi dan Kerugian Negara
Estimasi kerugian negara akibat praktik ini sangat signifikan. Dari satu perusahaan saja, potensi pajak yang hilang diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 triliun per tahun.

Jika dikalikan dengan total perusahaan yang teridentifikasi, angka tersebut dapat melumpuhkan potensi pendanaan pembangunan infrastruktur publik seperti sekolah dan jalan raya.

Selain merugikan kas negara, praktik ini dinilai merusak ekosistem industri baja nasional.

Berikut adalah dampak utamanya:
-Persaingan Tidak Sehat: Perusahaan “nakal” dapat menjual produk dengan harga jauh di bawah harga pasar karena tidak memiliki beban pajak.
-Ancaman Industri Lokal: Produsen baja dalam negeri yang patuh pajak kalah bersaing secara harga, yang mengancam keberlangsungan lapangan kerja lokal.

Pemerintah mengimbau masyarakat dan pelaku industri konstruksi untuk lebih selektif dalam memilih material bangunan.

Penggunaan produk dari perusahaan yang tidak memiliki rekam jejak pajak yang jelas dianggap turut melanggengkan praktik curang yang merugikan kedaulatan ekonomi bangsa.

Kini, publik menanti langkah konkret dari Kementerian Keuangan dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelanggar guna memulihkan integritas sistem pengawasan pajak di Indonesia.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Warga Mamasa Dilaporkan Hilang di Pana’, Cuaca Ekstrim Hambat Pencarian

    BREAKING NEWS: Warga Mamasa Dilaporkan Hilang di Pana’, Cuaca Ekstrim Hambat Pencarian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Seorang warga Pana-Pana, Desa Marampan Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa bernama Langi Pabarrang (27) dilaporkan hilang. Langi Pabarrang dilaporkan hilang di Desa Kalama’, Kecamatan Tabang pada Senin (27/04/2026) lalu. Hingga saat ini, Jumat (1/05/2026) tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tagana, TNI, Polri, serta masyarakat setempat […]

  • Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan

    Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ada banyak cara dilakukan warga untuk menarik perhatian pemerintah terkait infrastruktur yang terbengkalai. Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sebuah pamflet undangan kegiatan penggalangan dana mendadak viral karena metodenya yang tak lazim yakni menyelenggarakan sabung ayam. ​Pamflet yang bertajuk “Sabung Ayam Pencarian Dana” tersebut secara spesifik ditujukan untuk pembangunan jalan poros di Desa […]

  • Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    • 0Komentar

    SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026). Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat. Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak […]

  • Diduga Lecehkan Dua Anak Tirinya, Pria 56 Tahun di Mamuju Diringkus Polisi

    Diduga Lecehkan Dua Anak Tirinya, Pria 56 Tahun di Mamuju Diringkus Polisi

    • 1Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Resmob Polresta Mamuju, bekuk seorang pria paruh baya berinisial MJ (56) atas dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap dua anak tirinya yang masih di bawah umur. Pelaku diamankan di lokasi persembunyiannya yang berada di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) Jumat (24/04/2026). Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menyatakan bahwa penangkapan […]

  • Aktivis “Warning” BPD Sulselbar Mamasa: “KUR; Modus Pinjam Nama, Aturan Main Yang Dipermainkan”

    Aktivis “Warning” BPD Sulselbar Mamasa: “KUR; Modus Pinjam Nama, Aturan Main Yang Dipermainkan”

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Sorotan terhadap tata kelola penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Mamasa kembali mengemuka. Kali ini, kritik keras datang dari salah satu aktivis muda Sulawesi Barat, Akbar, yang merupakan Ketua Bidang Hukum dan HAM PKC PMII Sulawesi Barat. Ia menyoroti dugaan adanya penyaluran KUR di Bank Sulselbar Cabang Mamasa yang dinilai tidak […]

  • Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

    Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat, Akbar, menyampaikan pernyataan sikap tegas pasca aksi demonstrasi yang digelar di depan Polresta Mamuju, Senin 12/1/2026. Ia menilai Polresta Mamuju di bawah kepemimpinan Kapolres saat ini tidak menunjukkan sikap profesional dalam melakukan penegakan hukum. Menurut Akbar, aparat kepolisian kerap terlihat sangat […]

expand_less