Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus memacu percepatan penanganan stunting melalui inovasi Gerakan Melawan Stunting (Genting).
Dalam upaya mencapai target nol kasus (zero stunting), pemerintah daerah kini memperluas kolaborasi dengan mengajak sektor swasta dan masyarakat mampu menjadi orang tua asuh.
Ajakan tersebut ditegaskan oleh Asisten III Setda Mamuju Tengah, Heranto, dalam rapat penguatan gerakan orang tua asuh yang diinisiasi Dinas P3AP2KB di Kafe Kilometer Satu (KMS), Desa Topoyo, Senin (6/4/2026).
Heranto menjelaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah, melainkan butuh kepedulian kolektif.
Ia mendorong para pengusaha dan warga yang memiliki kelebihan ekonomi untuk mengambil peran nyata sebagai orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting.
”Program Genting ini adalah strategi krusial kita. Kami ingin ke depan tidak ada lagi anak-anak di Mamuju Tengah yang mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting,” ujar Heranto.
Selama ini, peran orang tua asuh jamak dikaitkan dengan kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, Heranto menekankan bahwa pintu partisipasi terbuka lebar bagi seluruh elemen masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, Pemkab Mateng optimistis kebutuhan gizi anak-anak yang membutuhkan dapat terpenuhi secara lebih merata dan tepat sasaran.
”Ini adalah gerakan kemanusiaan. Partisipasi dari warga mampu akan sangat membantu memastikan generasi masa depan kita tumbuh sehat dan cerdas,” pungkasnya.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
