Lagi, Perantau Asal Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- visibility 226
- comment 0 komentar

JAYAPURA, Sulbarupdate.id – Kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali memakan korban jiwa. Seorang perantau asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Daniel Datti, ditemukan tewas mengenaskan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Senin (2/2/2026).
Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang kayu ini menjadi sasaran penyerangan saat berada di lingkungan sekolah. Jenazahnya ditemukan di ruang guru SMP YPK Yesmai, Jalan Seradala KM 03, Distrik Dekai.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satgas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026, peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 09.00 WIT. Sejumlah saksi melaporkan mendengar suara tembakan dari arah belakang sekolah.
Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari menuju ruang guru. Namun, Daniel dikejar oleh tiga orang pelaku yang membawa senjata rakitan dan kapak. Hasil pemeriksaan medis di RSUD Dekai menunjukkan korban mengalami luka serius pada bagian kepala, punggung, dan kedua lutut.
Evakuasi dan Pemulangan Jenazah
Setelah dievakuasi oleh jajaran Polres Yahukimo, jenazah Daniel Datti diterbangkan dari Dekai menuju Jayapura pada Selasa (3/2/2026). Kedatangan jenazah di Bandara Sentani disambut oleh tokoh masyarakat dan pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayapura.
Tokoh pemuda Toraja di Jayapura, Rony Bulo, mengonfirmasi bahwa jenazah sempat disemayamkan di rumah duka kerabat di Doyo Baru untuk menjalani ibadah penghiburan.
“Iya, tadi kami jemput jenazah di bandara dan saat ini sedang berlangsung ibadah penghiburan,” ujar Rony melalui sambungan telepon, Selasa malam.
Dipulangkan ke Tana Toraja
Daniel Datti diketahui merupakan warga asal Lembang (Desa) Marinding, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.
Rencananya, jenazah akan diterbangkan menuju Makassar pada Rabu (4/2/2026) pagi, untuk selanjutnya menempuh perjalanan darat menuju kampung halamannya di Toraja guna pemakaman.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku penyerangan tersebut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)
- Penulis: Ancha
