Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

Sulbarupdate – Tanpa mengurangi rasa hormat kepada almarhum, kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat hingga kini masih kosong setelah Wakil Gubernur Sulbar, Salim Mengga, meninggal dunia pada Sabtu pagi, 31 Januari. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepergian Salim Mengga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Pemerintah Sulbar dan masyarakat Sulawesi Barat. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sosok yang selama ini menjadi mitra dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah tersebut.

Sejak wafatnya Salim Mengga, posisi Wakil Gubernur Sulawesi Barat masih belum terisi.

Meski demikian, jalannya pemerintahan provinsi tetap berlangsung dengan dipimpin oleh gubernur bersama jajaran perangkat daerah.

Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, pengisian jabatan wakil gubernur yang kosong karena meninggal dunia memiliki mekanisme tersendiri. Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa apabila wakil gubernur berhenti karena meninggal dunia, partai politik atau gabungan partai politik pengusung kepala daerah saat pemilihan sebelumnya dapat mengusulkan dua orang calon kepada DPRD provinsi. Selanjutnya, DPRD akan melakukan proses pemilihan untuk menentukan satu orang yang akan ditetapkan sebagai wakil gubernur definitif untuk melanjutkan sisa masa jabatan.

Sejumlah namapun mulai diperbincangkan sebagai sosok yang berpotensi mengisi kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat. Di antaranya adalah Dirga Adhi Putra Singkarru yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Barat.

Selain itu, nama Syamsul Samad juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Ia merupakan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dua periode dari Fraksi Partai Demokrat dari daerah pemilihan Polman B, dan saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Sulbar.

Nama lain yang turut mencuat adalah Ary Iftikhar Shihab dari Fraksi Partai NasDem daerah pemilihan Polman A. Ia diketahui merupakan keponakan langsung dari almarhum Salim Mengga.

Di sisi lain, nama Fatmawati Salim juga ramai diperbincangkan oleh netizen dan simpatisan almarhum sebagai sosok yang dinilai layak melanjutkan perjuangan suaminya. Ia merupakan istri dari almarhum Wakil Gubernur Sulbar Salim Mengga.

Sejumlah nama telah mencuat di ruang publik, keputusan mengenai siapa yang akan mengisi jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Barat tetap akan melalui mekanisme politik dan pemilihan di DPRD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan vegetasi melanda kawasan Gunung Serindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (17/6/2026) dini hari. Hingga Rabu pagi, kobaran api dilaporkan masih terlihat di area perbukitan dan memicu kekhawatiran warga sekitar serta pengguna jalan. ​Informasi mengenai peristiwa ini awalnya beredar melalui siaran langsung di media sosial TikTok serta […]

  • Kampanye Diet Plastik, Ketua TP PKK Mamasa Bagikan Tas Belanja di Pasar Tamalantik

    Kampanye Diet Plastik, Ketua TP PKK Mamasa Bagikan Tas Belanja di Pasar Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui kampanye pengurangan sampah plastik. Langkah nyata ini ditunjukkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mamasa, Adel Welem, dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada warga di Pasar Tamalantik, Jumat (16/1/2026). Kegiatan sosial ini dipantau langsung Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang […]

  • Buka Aksesibilitas ke Pusat Ekonomi Nasional, Pemprov Sulbar Perjuangkan Penerbangan Langsung Mamuju-Jakarta

    Buka Aksesibilitas ke Pusat Ekonomi Nasional, Pemprov Sulbar Perjuangkan Penerbangan Langsung Mamuju-Jakarta

    • 0Komentar

    Makassar, Sulbarupdate.id – Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulbar melaksanakan pertemuan dengan Area Manager Garuda Indonesia Makassar bersama Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (Ka.UPP) Bandara Tampa Padang, Minggu 8 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, […]

  • RSUD Majene Dorong Digitalisasi Lewat Kerja Sama Bank Sulselbar

    RSUD Majene Dorong Digitalisasi Lewat Kerja Sama Bank Sulselbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Majene terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui transformasi digital di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperpanjang kerja sama pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan PT Bank Sulselbar untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Kesepakatan tersebut […]

  • Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

    Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebuah taktik penipuan yang kian meresahkan dengan mencatut identitas figur pejabat kepolisian di Mamuju, Sulawesi Barat, kembali terulang. Kali ini, aksi kejahatan siber tersebut menyasar nama dan foto profil Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, sebagai alat untuk memuluskan tindak pidana. Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menghubungi beberapa kepala desa melalui […]

  • Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa. Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail. ​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran […]

expand_less