Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Komitmen Pembangunan, SDK: Tuhan Lihat Setiap Usaha untuk Kemaslahatan Rakyat

Komitmen Pembangunan, SDK: Tuhan Lihat Setiap Usaha untuk Kemaslahatan Rakyat

  • account_circle Amiruddin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan Kabupaten Mamasa, termasuk melalui alokasi anggaran daerah.

Penegasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, disampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin malam 29 Desember 2025.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak memandang sebelah mata Kabupaten Mamasa. Tahun 2025 ini kurang lebih Rp73 miliar kami alokasikan untuk Kabupaten Mamasa,” ungkap Suhardi Duka disambut riuh tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Ia menambahkan, meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi dan pemotongan anggaran, Pemprov Sulbar tetap berkomitmen mendukung pembangunan Mamasa. Pada tahun 2026, anggaran sekitar Rp43 miliar kembali direncanakan untuk membantu penyelesaian berbagai persoalan sosial dan pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada kita di tengah efisiensi anggaran. Tahun 2026, kami akan kembali mengalokasikan anggaran untuk mengatasi persoalan sosial dan infrastruktur di Kabupaten Mamasa,” katanya.

Gubernur Suhardi Duka menyampaikan bahwa tanggung jawab membangun Sulawesi Barat merupakan amanah bersama yang tidak ringan. Namun, ia mengapresiasi kerja keras Bupati dan Wakil Bupati Mamasa yang terus berjuang memperjuangkan pembangunan daerah.

“Kami berjuang di Jakarta untuk mendapatkan anggaran yang kemudian dialokasikan ke enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, termasuk Kabupaten Mamasa. Karena kita tahu, APBD kabupaten maupun provinsi sangat terbatas,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sebagai umat beragama, masyarakat tidak boleh kehilangan harapan. Momentum perayaan Natal, menurutnya, menjadi ruang untuk menanamkan optimisme dan semangat kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

“Di tengah perayaan Natal ini, mari kita tetap optimis untuk meraih harapan dan cita-cita demi kesejahteraan masyarakat kita,” ujar Suhardi Duka.

Gubernur Suhardi Duka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, toleransi, dan persatuan, serta mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Saya yakin, seberat apa pun beban yang kita hadapi, dengan niat yang baik dan kerja sama yang kuat, perlahan kita akan mampu melewati setiap hambatan,” tuturnya.

Suhardi Duka juga menegaskan keyakinannya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan niat tulus tidak luput dari perhatian Tuhan. “Yakinlah, Tuhan tidak diam. Tuhan melihat upaya-upaya kita dan pasti akan membantu setiap ikhtiar demi kemaslahatan masyarakat,

Menutup sambutan, Suhardi Duka mengingatkan bahwa pembangunan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat dan membutuhkan kesabaran serta konsistensi.

“Kalau tahun ini belum selesai, semoga tahun depan lebih baik. Kalau tahun depan belum, insyaallah tahun berikutnya akan lebih baik. Kita akan terus berjalan bersama,” pungkasnya.

Ia pun kembali menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Mamasa.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya ucapkan selamat merayakan Natal. Tuhan bersama kita,” tutupnya.

Berikut Rincian Alokasi Anggaran Tahun 2025:

Pada Tahun Anggaran 2025, Pemprov Sulbar mengalokasikan anggaran sebesar Rp73.960.557.937 untuk Kabupaten Mamasa yang meliputi:

Penanganan long segment berupa pemeliharaan berkala serta peningkatan atau rekonstruksi ruas jalan Urekang–Mambi sepanjang 3,117 kilometer dengan anggaran sebesar Rp11.884.326.000.

Penanganan long segment ruas jalan Tabone–Nosu sepanjang 2,188 kilometer dengan anggaran Rp17.611.364.162.

Peningkatan jalan ruas Keppe–Matangga (Mehalaan) sepanjang 0,4 kilometer dengan alokasi anggaran Rp1.922.840.864.

Peningkatan jalan ruas Tabang–Pana sepanjang 4,70 kilometer dengan anggaran Rp32.530.918.000.

Bantuan sosial penanganan kemiskinan ekstrem bagi 512 kepala keluarga dengan anggaran Rp1.024.000.000.

Program padat karya yang melibatkan 144 tenaga kerja pada enam lokasi dengan anggaran Rp915.009.060.

Pemberian insentif bagi empat orang tenaga dokter spesialis dengan total anggaran Rp460.000.000.

Bantuan iuran PBPU Pemda bagi 4.289 jiwa dengan anggaran Rp747.003.600.

Insentif aparatur desa melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa untuk 124 desa dengan total anggaran Rp2.079.000.000.

Penyediaan akses internet pada 15 titik dengan alokasi anggaran Rp562.500.000.

Bantuan sarana perikanan tangkap sebanyak 20 paket dengan anggaran Rp242.500.000.

Bantuan benih kopi siap tanam sebanyak 200.000 batang dengan alokasi Rp2.971.200.000.

Bantuan benih kakao siap tanam sebanyak 15.000 batang dengan anggaran Rp246.015.000.

Bantuan pupuk organik sebanyak 6.150 kilogram dengan anggaran Rp663.881.251.

Bantuan hibah rumah ibadah pada dua lokasi dengan total anggaran Rp100.000.000.

 

Rincian Alokasi Anggaran Tahun 2026:

Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2026, Pemprov Sulbar merencanakan alokasi anggaran sebesar Rp42.157.501.259 untuk Kabupaten Mamasa dengan rincian sebagai berikut:

Peningkatan jalan ruas Keppe–Matangnga dengan alokasi anggaran Rp10.244.920.000.

Peningkatan jalan ruas Tabone–Nosu–Pana dengan anggaran Rp5.125.040.000.

Pembangunan jalan jalur lingkar pariwisata Mamasa–Kole–Tondok Bakaru–Mambulilling–Taupe–Osango dengan anggaran Rp11.244.920.000.

Pembangunan ruang kelas baru di SMKN 1 Tanduk Kalua dengan alokasi anggaran Rp300.000.000.

Bantuan sosial KUBE dan UEP dengan anggaran Rp290.000.000.

Bantuan sosial penanganan kemiskinan ekstrem dengan anggaran Rp512.000.000.

Bantuan sarana pertanian dengan alokasi Rp930.000.000.

Program padat karya infrastruktur dengan anggaran Rp6.730.000.000.

Pemberian insentif bagi empat orang dokter spesialis dengan total anggaran Rp1.104.000.000.

Bantuan iuran PBPU Pemda dengan anggaran Rp1.140.621.259.

Insentif aparatur desa melalui BKK Desa dengan alokasi anggaran Rp4.536.000.000.

Gubernur Suhardi Duka hadir didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP dan Damkar, serta Plt Kepala Biro Pemkesra Provinsi Sulawesi Barat. (*)

  • Penulis: Amiruddin
  • Editor: Tim Editor Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Mamasa dan PP GMKI Meriahkan Peluncuran Natal Nasional di Mamasa

    Pemda Mamasa dan PP GMKI Meriahkan Peluncuran Natal Nasional di Mamasa

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diselimuti oleh suasana spiritual yang khidmat sekaligus penuh sukacita. Kehangatan ini terwujud dalam momen bersejarah, Peluncuran Resmi Perayaan Natal Nasional GMKI dan Pemda Mamasa, yang merupakan buah dari kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Acara puncaknya yang menyentuh hati adalah seremoni […]

  • Jejak Keteladanan Dua Putra Mandar untuk Indonesia

    Jejak Keteladanan Dua Putra Mandar untuk Indonesia

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID – Mandar adalah tanah yang tidak hanya melahirkan pelaut tangguh, tetapi juga manusia-manusia berkarakter kuat. Di wilayah yang menjunjung siri’—malu berkhianat pada amanah—dan lokko’—teguh menjaga harga diri—nilai bukan sekadar warisan budaya, melainkan laku hidup. Dari tanah inilah lahir dua putra terbaik bangsa yang jejaknya melampaui daerah asalnya: Baharuddin Lopa dan Salim S. Mengga. Keduanya […]

  • Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i,  Perkuat Dakwah Progresif di Era Digital

    Jelang Ramadhan, Biro Pemkesra Sulbar Gelar Workshop Tematik & Temu Da’i, Perkuat Dakwah Progresif di Era Digital

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggelar Workshop Tematik & Temu Da’i/Muballigh di Mamuju. Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Otoritas & Masa Depan Keagamaan” sebagai upaya strategis merespons perubahan lanskap dakwah di era digital, 14 Februari 2026. Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Workshop ini dihadiri […]

  • Polres Mamuju Tengah Kawal Ribuan Warga Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah 2026 Masehi

    Polres Mamuju Tengah Kawal Ribuan Warga Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah 2026 Masehi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Ribuan masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, tumpah ruah memadati jalan raya untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. ​Untuk memastikan kelancaran acara yang diikuti oleh santri, santriwati, anak-anak TPA, hingga warga umum tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah menerjunkan […]

  • Pemkab Majene Angkat 5.749 PPPK Paruh Waktu, Gaji Tak Berubah

    Pemkab Majene Angkat 5.749 PPPK Paruh Waktu, Gaji Tak Berubah

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Majene resmi memberikan kepastian status bagi ribuan tenaga honorer melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Sebanyak 5.749 pegawai menerima SK tersebut dalam upacara di halaman rumah jabatan Bupati Majene, pada akhir tahun lalu. Meski telah beralih status menjadi PPPK Paruh Waktu (PW), besaran […]

  • Pakai Alat Seadanya, Warga Bambang Gotong Royong Bersihkan Material Longsor 

    Pakai Alat Seadanya, Warga Bambang Gotong Royong Bersihkan Material Longsor 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Spirit gotong royong terpancar kuat di tengah tantangan alam yang melanda Desa Bambang, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Segenap elemen masyarakat bersinergi menyingkirkan material longsor yang menutup akses jalan menuju Gedung Gereja Jemaat Ebenhaezer Rantepalado, Jumat 26 Desember 2025. Diketahui anomali cuaca mengakibatkan pergerakan tanah masif di kawasan tersebut terjadi pada […]

expand_less