Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KKP dan IAT Klarifikasi Penumpang dalam Pesawat ATR Hilang Kontak di Sulsel, Ternyata 10 Orang

KKP dan IAT Klarifikasi Penumpang dalam Pesawat ATR Hilang Kontak di Sulsel, Ternyata 10 Orang

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Indonesia Air Transport (IAT) menggelar konferensi pers guna meluruskan simpang siur informasi mengenai jumlah penumpang pesawat jenis ATR 400 yang disewa untuk misi pengawasan.

Dalam keterangan resminya, pihak berwenang menegaskan bahwa total terdapat 10 orang di dalam pesawat, bukan 11 orang sebagaimana kabar yang beredar sebelumnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Sakti Trenggono, menjelaskan bahwa pesawat tersebut merupakan armada Air Surveillance yang tengah menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan melalui udara.

“Perlu kami klarifikasi terkait pesawat tersebut, bahwa benar ini adalah pesawat (disewa) KKP yang melakukan misi pengawasan. Ada tiga pegawai KKP yang ikut dalam penerbangan tersebut,” ujar Wahyu Sakti Trenggono dalam konferensi pers yang digelar Sabtu malam (17/1/2026).

Rincian Penumpang dan Kru

Berdasarkan data resmi yang dirilis, tiga personel KKP yang berada di pesawat berasal dari Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

Di antaranya, Feri Irawan (Analis Kapal Pengawas), Deden Mulyana (Pengelola Badan Milik Negara) dan Yoga Noval (Operator Foto Udara).

Di sisi lain, perwakilan Indonesia Air Transport (IAT) mengonfirmasi bahwa terdapat tujuh kru dari pihak maskapai yang bertugas dalam penerbangan tersebut.

“Kami klarifikasi, tujuh orang kru kami yang ada dalam pesawat,” tegas perwakilan IAT dalam konfrensi Pers tersebut.

Apapun tujuh kru tersebut di antaranya Capt. Andy Hananto, Co-Pilot Farhan Gunawan, serta lima staf pendukung yakni Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, dan Esther Aprilia.

Langkah klarifikasi ini diambil agar tidak terjadi kesimpangsiuran data di tengah masyarakat dan media massa.

Pihak KKP dan IAT berharap sinkronisasi data manifest ini dapat membantu kelancaran proses pencarian serta koordinasi dengan tim SAR dan pihak terkait lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan terkait kondisi pesawat dan upaya penyelamatan terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

    Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diguncang isu dugaan pelecehan seksual. Seorang oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sebuah madrasah di Kabupaten Polman diduga kuat telah melecehkan sejumlah siswanya. ​Meskipun kasus ini telah menjadi perbincangan hangat, namun hingga saat ini belum ada laporan resmi […]

  • Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

    Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

    • 0Komentar

    OPINI – Demokrasi kerap dipuji sebagai puncak pencapaian politik umat manusia, seolah-olah ia merupakan bentuk pemerintahan yang mendekati kesempurnaan. Namun, penilaian semacam ini sering gagal membedakan antara apa yang diinginkan manusia dan apa yang dapat dibenarkan oleh rasio. Dalam kerangka pemikiran rasional, tidak ada satu pun bentuk pemerintahan yang sepenuhnya baik, sebab setiap sistem pada […]

  • Gangguan ‘Spam Call’ Marak, Pakar Siber CISSREC Ungkap Strategi Ampuh Mengatasinya

    Gangguan ‘Spam Call’ Marak, Pakar Siber CISSREC Ungkap Strategi Ampuh Mengatasinya

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Fenomena panggilan telepon sampah atau spam call dari nomor tak dikenal kian meresahkan masyarakat. Menanggapi hal ini, Direktur Riset Keamanan Siber CISSREC, Pratama Persada, menegaskan bahwa penanganan masalah ini memerlukan pendekatan berlapis, mulai dari tingkat individu hingga regulasi pemerintah. “Pada level individu, kesadaran digital menjadi kunci utama,” ujar Pratama kepada media, Senin […]

  • Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

    Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih […]

  • Pemuda di Polman Bersimbah Darah Tertusuk Senjata Tajam, Pelaku Diburu Polisi

    Pemuda di Polman Bersimbah Darah Tertusuk Senjata Tajam, Pelaku Diburu Polisi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Seorang pemuda di Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Muh. Padli (20) jadi korban kekerasan bersenjata tajam. Tindakan kriminal tersebut dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Dusun Kediri, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Rabu (27/5/2026) dini hari. Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Depu Polman, karena pendarahan […]

  • Modal Rp3 Juta PNM Mekaar, Pelaku UMKM Makassar Sukses Buka Lapangan Kerja

    Modal Rp3 Juta PNM Mekaar, Pelaku UMKM Makassar Sukses Buka Lapangan Kerja

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id — Akses pembiayaan yang tepat terbukti mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang.  Hal ini dibuktikan oleh Fennawaty Tanuwijaya, seorang pelaku usaha mikro asal Pa’lambasan, Makassar, Sulawesi Selatan.  Berawal dari keterbatasan modal, kini ia sukses mengembangkan usaha kantinnya sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar setelah bergabung dengan PNM Mekaar. Sebelum mengenal PNM Mekaar, Fennawaty […]

expand_less