Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Ketua Komisariat HMI STIKES BBM Desak Pemda Majene Segera Selesaikan Polemik SLB Negeri Lutang

Ketua Komisariat HMI STIKES BBM Desak Pemda Majene Segera Selesaikan Polemik SLB Negeri Lutang

  • account_circle Juita
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 319
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam STIKes Bina Bangsa Majene, Perdy, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap polemik yang hingga hari ini belum menemukan solusi terkait persoalan di SLB Negeri Lutang, Minggu (17/5/2026).

Situasi tersebut dinilai telah menciptakan keresahan bagi siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat yang berharap adanya kepastian.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat dinilai belum menunjukkan langkah konkret yang benar-benar mampu memberikan kepastian penyelesaian atas polemik yang terjadi di SLB Negeri Lutang.

Ia mengunhkapkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan Sekolah Luar Biasa (SLB) menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Karena itu lanjut Perdi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat harus hadir secara konkret dalam menyelesaikan polemik yang terjadi di SLB Negeri Lutang.

HMI Komisariat STIKes BBM juga menyoroti minimnya kehadiran dan langkah progresif dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene dalam membangun komunikasi serta mendorong percepatan penyelesaian persoalan tersebut.

“Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan normatif yang berulang tanpa kepastian solusi. Jangan sampai dinas pendidikan hanya aktif dalam kegiatan simbolik, tetapi kehilangan keberanian ketika sekolah dan peserta didik sedang menghadapi persoalan nyata,” tegas PERDY.

Selain itu, HMI Komisariat STIKes BBM menilai Pemerintah Kabupaten Majene ( Bupati) juga tidak boleh bersikap pasif terhadap persoalan yang terjadi di daerahnya sendiri. Meskipun kewenangan pengelolaan SLB berada di bawah pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab moral dan sosial.

“Jangan sampai pemerintah daerah hanya hadir dalam seremoni dan pidato pendidikan, tetapi terlambat hadir ketika sekolah dan peserta didik benar-benar membutuhkan perlindungan. Pendidikan adalah hak dasar rakyat dan negara wajib memastikan hak itu tidak terganggu oleh konflik yang berkepanjangan,” Tutup Perdy.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

    BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Guna menjamin keamanan pangan selama bulan suci Ramadhan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Topoyo dan Tobadak, Kamis (26/2/2026). ​Sidak yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini menyasar ritel modern, pasar tradisional, hingga lapak penjaja […]

  • SMM Tagih Janji Jokowi, Desak Kaesang Kawal Pembangunan Pasar Rakyat Mamasa

    SMM Tagih Janji Jokowi, Desak Kaesang Kawal Pembangunan Pasar Rakyat Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Organisasi kepemudaan Sinergi Muda Mamasa (SMM) melayangkan desakan keras kepada Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, untuk menuntaskan pembangunan Pasar Rakyat di Mamasa. Proyek tersebut merupakan janji langsung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang hingga kini dinilai jalan di tempat. Aspirasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Pembina SMM, Salmon Soppang, […]

  • Pembiayaan ‘Bulan Mamase’ Dipertanyakan, Kades dan Gaji ASN Mamasa ‘Disunat’ Lewat Kesepakatan Lintas Sektor

    Pembiayaan ‘Bulan Mamase’ Dipertanyakan, Kades dan Gaji ASN Mamasa ‘Disunat’ Lewat Kesepakatan Lintas Sektor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pelaksanaan rangkaian kegiatan “Bulan Mamase” tahun 2026 kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, muncul dokumen kesepakatan rapat lintas sektor Kecamatan Mamasa tertanggal 27 Maret 2026. Dalam surat kesepakatan itu memuat rincian penarikan dana wajib dari Kepala Desa, Lurah, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membiayai agenda tersebut. ​Langkah ini dinilai membebani aparatur tingkat […]

  • Kantor Kosong Melompong Saat Jam Kerja, Wabup Mamasa Berang Sidak di Dinas PUPR

    Kantor Kosong Melompong Saat Jam Kerja, Wabup Mamasa Berang Sidak di Dinas PUPR

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa kembali menjadi sorotan tajam. Hal ini menyusul temuan mengejutkan saat Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Jumat 30 Januari 2026. Dalam video yang beredar luas, tampak orang nomor dua di […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

expand_less