Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
  • visibility 354
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasar Sentral Majene, Lingkungan Pakkola, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Sulawesi Barat mulai mengalami kenaikan, Sabtu (23/5/2026).

Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai besar yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp35 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dikeluhkan para pedagang maupun masyarakat karena dinilai sangat memberatkan, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan rumah tangga saat hari besar keagamaan.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Majene, Fitri, mengatakan kenaikan harga cabai besar terjadi dalam beberapa hari terakhir dan terus mengalami peningkatan hingga hari ini.

“Awalnya harga cabai besar masih sekitar Rp35 ribu per kilogram, tapi hari ini sudah naik drastis menjadi Rp80 ribu per kilogram,” ujar Fitri kepada wartawan Sulbarupdate.id.

Menurutnya, kenaikan harga hanya terjadi pada cabai besar. Sementara itu, harga cabai kecil masih relatif stabil dan belum mengalami perubahan signifikan.

“Kalau cabai kecil masih normal, begitu juga bawang putih harganya masih stabil,” katanya.

Selain cabai besar, komoditas lain yang ikut mengalami kenaikan yakni tomat. Harga tomat saat ini dijual Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp18 ribu per kilogram.

Meski kenaikannya tidak sebesar cabai besar, kondisi tersebut tetap memengaruhi daya beli masyarakat di pasar Sentral Majene.

Fitri berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya cabai besar yang saat ini mengalami kenaikan cukup tajam.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa membantu menurunkan harga supaya masyarakat dan pedagang tidak terlalu terbebani,” harapnya.

Di sisi lain, Fitri juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum memberikan dampak terhadap penjualan pedagang di pasar Sentral Majene.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada pelanggan program MBG yang membeli bahan pangan dari pedagang pasar karena pengambilan bahan dilakukan langsung dari petani.

“Kalau terkait MBG, di sini belum ada yang berlangganan karena mereka ambil langsung dari petani,” jelasnya.

Pedagang berharap kondisi harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil dalam waktu dekat agar aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan normal dan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan menjelang Idul Adha.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan pemantauan ke sejumlah gereja di Sulawesi Barat guna memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Selasa (23/12/2025). Pemantauan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan pengelola gereja dan pihak terkait, terutama terkait kesiapan sarana dan prasarana rumah ibadah […]

  • Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa. Ketua Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, secara terbuka melayangkan kecaman terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan daerah. ​Alim mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi pihaknya, ditemukan pola pengelolaan anggaran yang […]

  • BPKAD Sulbar Perkuat Transparansi: Kawal Pendampingan Input Aset Pendidikan Dana BOS 2025

    BPKAD Sulbar Perkuat Transparansi: Kawal Pendampingan Input Aset Pendidikan Dana BOS 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pengelolaan BMD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar melaksanakan pendampingan penginputan aset Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025. Pendampingan berlangsung di ruang rapat Bidang BMD BPKAD Sulbar, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan tata kelola aset pendidikan […]

  • Nasabah PNM Apresiasi Respons Cepat Perusahaan Tanggapi Keluhan Ketidaksesuaian Data

    Nasabah PNM Apresiasi Respons Cepat Perusahaan Tanggapi Keluhan Ketidaksesuaian Data

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM), H. Suriati, ikut angkat bicara terkait kasus dugaan ketidaksesuaian data nasabah yang belakangan menjadi perhatian. Suriati mengaku dirinya juga pernah mengalami persoalan ketidaksesuaian data sebagai nasabah PNM. Ia mengaku, keluhan tersebut mendapat respons cepat dari PNM. Ia mengatakan, PNM tidak membutuhkan waktu lama menindaklanjuti persoalan yang […]

  • Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPOYO, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menerima kunjungan kerja dari Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2026 di wilayah Sulawesi Barat. ​Rombongan tim disambut langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, di Ruang Aula Lantai […]

  • SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat

    SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mambi Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali salurkan MBG, Kamis (10/9/2026). Penyaluran menjangkau sebanyak 2.520 penerima manfaat. Kepala SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan, M. Ikbal, mengatakan penyaluran MBG kali ini menyasar dua kelompok utama, yakni satuan pendidikan dan kelompok sasaran 3B yang terdiri atas ibu […]

expand_less