Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ironis, Camat di Mamasa Keluhkan Anggaran Minim Hingga Berkantor di Bangunan Pasar

Ironis, Camat di Mamasa Keluhkan Anggaran Minim Hingga Berkantor di Bangunan Pasar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • visibility 529
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Jumat, 17 April 2026.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, dengan agenda khusus membedah Laporan Realisasi Anggaran (LRA) kecamatan se-Kabupaten Mamasa.

​Dalam pertemuan yang dihadiri 17 camat serta sejumlah anggota dewan tersebut, terungkap berbagai kondisi memprihatinkan yang menghambat kinerja pemerintah di tingkat kecamatan.

Camat Balla mengungkapkan bahwa pihaknya hanya dialokasikan pagu anggaran sebesar 75 juta rupiah untuk satu tahun anggaran.

Dana yang sangat terbatas tersebut harus dibagi untuk membiayai belanja operasional kantor sekaligus belanja rutin selama 12 bulan.

Kondisi ini dinilai tidak relevan dengan tingginya tuntutan Pemerintah Daerah yang sering kali menitikberatkan fasilitasi berbagai kegiatan lapangan kepada pihak kecamatan.

​Keluhan yang lebih mengejutkan datang dari Camat Mehalaan. Hingga saat ini, Kecamatan Mehalaan ternyata belum memiliki gedung kantor permanen sejak resmi terbentuk.

Akibatnya, aparatur kecamatan harus berpindah-pindah tempat untuk menjalankan administrasi pemerintahan. Saat ini, mereka terpaksa memanfaatkan bangunan pasar yang tidak difungsikan sebagai kantor sementara.

​Masalah fasilitas tidak berhenti di situ. Kesenjangan pengelolaan aset kendaraan dinas juga mencuat dalam rapat.

Sebanyak lima camat, yakni Camat Sesenapadang, Tabulahan, Bambang, dan Rantebulahan Timur, mengaku tidak memiliki kendaraan dinas untuk menunjang mobilitas mereka.

​Kenyataan ini berbanding terbalik dengan temuan di lapangan, di mana terdapat pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menguasai hingga tiga unit mobil dinas.

Bahkan, dilaporkan adanya sejumlah kendaraan dinas yang justru dikuasai oleh keluarga pejabat maupun masyarakat umum yang tidak memiliki kepentingan dengan penunjang jabatan.

​Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), para camat mendesak Pemerintah Daerah untuk menempatkan pejabat khusus di tingkat kecamatan yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan pungutan pajak di desa dan kelurahan.

Langkah ini diharapkan dapat mengoordinasi kolektor pajak secara lebih efektif dibandingkan sistem saat ini.
​Selain itu, para camat menyoroti perlunya pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pasalnya, data yang digunakan saat ini masih merujuk pada pemutakhiran tahun 2019, sehingga terjadi tumpang tindih penagihan akibat banyaknya objek pajak yang telah berpindah tangan secara kepemilikan.

​Masalah aset daerah juga disinggung oleh Camat Tawalian. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah aset yang telah dibebaskan oleh Pemerintah Daerah, seperti Lapangan Rantedambu, hingga kini belum memiliki sertifikat atas nama pemda dan masih berstatus sertifikat milik pribadi.

​Menutup penyampaian mereka, para camat menegaskan bahwa meski memiliki semangat tinggi untuk mengabdi, keterbatasan fasilitas dan kesejahteraan menjadi penghalang besar.

Tidak jarang, para camat harus melakukan upaya mandiri hingga patungan demi memastikan agenda pemerintah tetap berjalan di wilayah mereka masing-masing.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 ASN Setda Sulbar Ikuti Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana, Berikut Nama -Namanya !

    14 ASN Setda Sulbar Ikuti Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana, Berikut Nama -Namanya !

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Staf Pelaksana Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dijadwalkan mengikuti agenda Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana. Kegiatan yang bertujuan memetakan potensi dan kapabilitas individu ini akan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai hari ini 16 hingga 18 Desember 2025. Pelaksanaan asesmen kompetensi ini […]

  • Sambut Dies Natalis ke-76, GMKI Cabang Toraja Gelar Aksi Bersih di Objek Wisata Bukit Singki

    Sambut Dies Natalis ke-76, GMKI Cabang Toraja Gelar Aksi Bersih di Objek Wisata Bukit Singki

    • 0Komentar

    TORAJA, Sulbarupdate.id – Menjelang peringatan hari jadi ke-76 pada 9 Februari 2026 mendatang, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toraja melaksanakan aksi bakti sosial di objek wisata religi Bukit Singki, Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan bertajuk “Pra-Dies Natalis” ini difokuskan pada pembersihan lingkungan di sekitar ikon Salib Raksasa yang menjadi tengara (landmark) Kota Rantepao. […]

  • SPPG Mehalaan Siap Melayani, Pengurus Komitmen Sajikan Gizi Berkualitas

    SPPG Mehalaan Siap Melayani, Pengurus Komitmen Sajikan Gizi Berkualitas

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan kualitas hidup anak bangsa dan perwujudan visi Generasi Emas 2045. Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kecamatan Mehalaan, Badrhy, menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar menyajikan makanan, […]

  • Polresta Mamuju Gerebek Balap Liar, Pelaku Mabuk dan 4 Motor Diamankan

    Polresta Mamuju Gerebek Balap Liar, Pelaku Mabuk dan 4 Motor Diamankan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patmor Sat Samapta bersama Sat Lantas Polresta Mamuju membubarkan aksi balap liar yang meresahkan warga di kawasan Jalan Abd Syakur, Pasar Baru, Mamuju, Minggu (11/1/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan empat unit sepeda motor dan sejumlah pemuda yang kedapatan mengonsumsi minuman keras (miras). Kapolresta Mamuju melalui Kasat Samapta, Iptu […]

  • Jadwal Pelantikan Eselon III dan IV di Mamasa Belum Final, Ini Penjelasan Kepala BKD!

    Jadwal Pelantikan Eselon III dan IV di Mamasa Belum Final, Ini Penjelasan Kepala BKD!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Rencana perombakan struktur birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga saat ini, jadwal pasti pelaksanaan pelantikan bagi pejabat Eselon III dan Eselon IV belum mencapai titik final. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mamasa, Andi Baso Parjuni, saat dikonfirmasi tim Sulbarupdate.id pada Selasa (12/1/2026), belum dapat […]

  • Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa. Ketua Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, secara terbuka melayangkan kecaman terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan daerah. ​Alim mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi pihaknya, ditemukan pola pengelolaan anggaran yang […]

expand_less