Hari Bhayangkara ke 80, Aliansi OKP dan Organda Mamuju Geruduk Polda Sulbar, Ini Tuntutannya!
- account_circle Juita
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026
- visibility 191
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, dan Organisasi Daerah (Organda) Kabupaten Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Barat dalam rangka momentum Hari Bhayangkara. Aksi tersebut menjadi bentuk evaluasi terhadap kinerja Kepolisian di wilayah Sulawesi Barat. Rabu (1/7/2026).
Dalam aksi itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak pencopotan Kapolresta Mamuju yang dinilai bersikap anti demokrasi dan anti terhadap gerakan aktivis, mencopot Karo SDM Polda Sulbar yang diduga menyalahgunakan kewenangan dalam proses penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol), serta menghentikan segala bentuk pembungkaman terhadap aktivis.
Koordinator lapangan aksi, Ikra Wardana, menegaskan bahwa aksi tersebut bukanlah bentuk kebencian terhadap institusi Polri, melainkan sebagai wujud kepedulian agar institusi tetap berdiri di atas prinsip keadilan, profesionalisme, dan integritas.
“Aksi ini adalah bentuk kepedulian dan kecintaan kami terhadap institusi Polri. Jangan biarkan orang-orang yang diberi amanah di dalam institusi ini menyalahgunakan kewenangannya. Hari Bhayangkara seharusnya menjadi momentum untuk berbenah dan melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Ikra dalam orasinya.
Namun, massa aksi mengaku kecewa karena hingga aksi berakhir tidak ada perwakilan pimpinan, termasuk Kapolda Sulawesi Barat, yang menemui mereka untuk menerima aspirasi secara langsung.
Ikra menyampaikan bahwa kekecewaan tersebut muncul karena mereka berharap Hari Bhayangkara menjadi momentum membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami datang membawa aspirasi dengan cara yang terbuka dan damai. Sangat kami sayangkan Bapak Kapolda tidak berkenan menemui kami. Padahal, kami hanya ingin menyampaikan langsung berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik. Harapan kami sederhana, institusi Polri mau mendengar kritik dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Ikra.
Massa menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan yang mereka suarakan hingga mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari pihak berwenang.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
