Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Gubernur Sulbar Desak Relaksasi UU HKPD: Hindari Risiko ‘Shutdown’ Daerah

Gubernur Sulbar Desak Relaksasi UU HKPD: Hindari Risiko ‘Shutdown’ Daerah

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengungkap kekhawatirannya terhadap ancaman krisis fiskal yang membayangi daerah.

Hal ini dipicu pemberlakuan Pasal 146 UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen pada tahun 2027.

​Dalam audiensi bersama organisasi kepemudaan (OKP) dan perwakilan PPPK di Kantor Gubernur Sulbar, Suhardi memaparkan bahwa rata-rata belanja pegawai di kabupaten se-Sulbar telah menyentuh angka 40 persen, sementara tingkat provinsi mencapai 38 persen.

​”Pemprov Sulbar bahkan harus melakukan penyesuaian anggaran hingga Rp220 miliar. Kami mengusulkan relaksasi Pasal 146. Jika tidak ada kebijakan khusus dari pusat, ini bisa menjadi bencana bagi daerah, bahkan berpotensi menyebabkan shutdown,” tegas Suhardi didampingi Sekda Junda Maulana, Jumat (10/4/2026).

​Penerapan aturan ini dinilai dilematis. Di satu sisi, daerah wajib menekan belanja pegawai, namun di sisi lain terdapat ribuan tenaga PPPK, baik formasi waktu (FW) maupun paruh waktu (PW), yang menggantungkan nasib pada APBD. Tanpa relaksasi, gelombang PHK massal sulit dihindari.

​Merespons hal tersebut, perwakilan HMI MPO Mamuju, Aco Riswan, menilai kebijakan pusat ini kontraproduktif dan memicu kebingungan di akar rumput. Ia mendesak pemerintah pusat untuk menunda implementasi aturan tersebut.

​”Langkah cepat yang dibutuhkan adalah mendorong pusat menunda kebijakan ini, sekaligus memberikan ruang bagi daerah untuk menggenjot PAD dan menertibkan sektor pajak agar fiskal menguat,” ujar Aco.

​Diskusi ini menghasilkan kesepahaman untuk menyusun rekomendasi bersama. Gubernur berharap dukungan dari elemen mahasiswa dan OKP agar persoalan ini dilihat secara jernih oleh pemerintah pusat.

​Rekomendasi tersebut akan segera dikirim ke Jakarta sebagai bahan pertimbangan agar kebijakan fiskal nasional lebih adaptif terhadap kondisi rill di daerah, khususnya daerah dengan kapasitas fiskal yang masih terbatas seperti Sulawesi Barat.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Awal Pergantian Wagub Sulbar, DPRD Agendakan Paripurna Penting

    Langkah Awal Pergantian Wagub Sulbar, DPRD Agendakan Paripurna Penting

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – DPRD Sulawesi Barat dijadwalkan menggelar Rapat Paripurna pada Kamis, 2 April 2026, dengan agenda pengusulan pemberhentian secara hormat almarhum Salim S. Mengga sebagai Wakil Gubernur Sulbar kepada Menteri Dalam Negeri. Namun di balik agenda formal tersebut, dinamika politik menuju pengisian kursi kosong Wakil Gubernur mulai menunjukkan tanda-tanda menghangat. Wakil Ketua I […]

  • Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

    Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

    • 0Komentar

    TOBADAK, Sulbarupdate.id – Sebuah simbol kemandirian fiskal daerah resmi berdiri Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Senin 23 Februari 2026. Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka (SDK), melangkah pasti memotong pita peresmian Kantor UPTD Pelayanan Pajak Kelas A Mateng. ​Langkah ini bukan sekadar urusan birokrasi fisik, melainkan sebuah pernyataan sikap atas […]

  • Perkuat Tata Kelola Digital, DPMPTSP Sulbar Bahas Pemenuhan Indikator SPBE

    Perkuat Tata Kelola Digital, DPMPTSP Sulbar Bahas Pemenuhan Indikator SPBE

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — DPMPTSP Provinsi Sukawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat pembahasan pedoman evaluasi dan pemenuhan indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 102 Tahun 2026 terkait Pembentukan Tim Website/Pengelola SPBE Perangkat Daerah. Bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Sulbar, Jumat 13 Februari […]

  • Ini Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadan 1447 H 2026 M untuk Wilayah Mamasa

    Ini Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadan 1447 H 2026 M untuk Wilayah Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat resmi merilis jadwal Imsakiyah untuk bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Jadwal ini dikhususkan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Mamasa dan sekitarnya guna mempermudah pelaksanaan ibadah puasa. ​Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Adnan Nota, didampingi Kabid Bimas Islam, H. Haerul, mengimbau masyarakat untuk […]

  • Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Tidak Adanya saluran drainase di jalan poros Mamasa-Mamuju memicu persoalan serius bagi masyarakat Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.  Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air dari badan jalan meluap dan langsung menerjang masuk ke dalam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat warga sekitar selalu dilingkupi rasa cemas. Tanpa adanya parit atau […]

  • Potret Dedikasi TNI di Majene, “Bergelantungan” di Atas Air Demi Jembatan Harapan Warga

    Potret Dedikasi TNI di Majene, “Bergelantungan” di Atas Air Demi Jembatan Harapan Warga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Di tengah keterbatasan sarana dan beratnya medan, semangat pengabdian prajurit TNI kembali terlihat nyata. Personel Kodim 1401/Majene bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dusun Bawappu, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (20/4/2026). Pemandangan penuh dedikasi tampak di lokasi pembangunan. Para prajurit terlihat bekerja di atas […]

expand_less