Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Dugaan Penggelapan Aset Desa Kombiling, Polres Mamuju Tengah Periksa 12 Saksi

Dugaan Penggelapan Aset Desa Kombiling, Polres Mamuju Tengah Periksa 12 Saksi

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 292
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah terus mendalami kasus dugaan hilangnya aset milik Pemerintah Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah.

Hingga saat ini, pihak Polres Mateng dilaporkan telah memeriksa sedikitnya 12 orang saksi.

​Kasus yang bergulir sejak awal tahun 2025 ini menarik perhatian publik setelah sejumlah inventaris penting desa, mulai dari kendaraan operasional hingga uang kas, dilaporkan raib tanpa jejak.

​Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, menjelaskan bahwa penanganan kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan dan mencocokkannya dengan dokumen pendukung.

​”Prosesnya masih tahap penyelidikan. Keterangan saksi dan dokumen pendukung masih terus kami dalami,” ujar Arifin saat dikonfirmasi oleh awak media di Mateng, Selasa (19/5/2026).

​Arifin tidak menampik adanya hambatan dalam proses interogasi. Beberapa saksi kunci diketahui sedang berada di luar daerah, sehingga penyidik membutuhkan waktu ekstra untuk menjadwalkan pemeriksaan.

​Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

​”Nanti setelah seluruh rangkaian penyelidikan selesai, kami akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut status kasus ini,” tegasnya.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, mencuatnya kasus ini berawal dari keresahan warga yang mempertanyakan keberadaan sejumlah inventaris desa.

​Sekretaris Desa Kombiling, Malkam, sebelumnya membeberkan rincian aset yang diduga digelapkan.

Di antaranya dua unit kendaraan roda empat (Toyota Avanza dan Toyota Hiace), dua unit laptop, sejumlah perlengkapan kantor dan uang kas desa.

​Persoalan di Desa Kombiling ternyata tidak berhenti pada hilangnya fisik aset. Pihak pemerintah desa juga mengendus adanya dugaan penyalahgunaan wewenang terkait penggunaan dokumen kendaraan milik desa.

Dokumen-dokumen tersebut diduga kuat dijadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman di perusahaan pembiayaan (leasing).

​Selain itu, laporan pertanggungjawaban terkait proyek fisik yang bersumber dari anggaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) senilai puluhan juta rupiah hingga kini juga dinilai belum jelas.

​Hingga berita ini diturunkan, penyidik Satreskrim Polres Mamuju Tengah masih terus mematangkan pengumpulan barang bukti guna mengungkap dalang di balik kerugian yang dialami Pemerintah Desa Kombiling.(**)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Desa Wisata Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan tujuh program kerja inovatif di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.  Program-program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo pada Selasa malam, 14 Juli 2026. ​Mengusung semangat pengembangan desa wisata berbasis […]

  • Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan pemantauan ke sejumlah gereja di Sulawesi Barat guna memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Selasa (23/12/2025). Pemantauan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan pengelola gereja dan pihak terkait, terutama terkait kesiapan sarana dan prasarana rumah ibadah […]

  • Sholat Istisqa di Mateng, MUI Jelaskan Makna dan Tujuannya

    Sholat Istisqa di Mateng, MUI Jelaskan Makna dan Tujuannya

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mamuju Tengah, KM Muh Anwar Hasan, menjelaskan makna pelaksanaan sholat Istisqa yang digelar Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah di halaman Kantor Bupati, Jalan Aras Tammauni Pue Ballung, KTM Tobadak, Kamis (20/8/2026) pagi. Menurut Muh Anwar Hasan, sholat Istisqa merupakan sholat sunnah muakkad yang sangat dianjurkan dalam […]

  • 12 Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan Tunggal di Bantaeng, Diduga Rem Bermasalah

    12 Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan Tunggal di Bantaeng, Diduga Rem Bermasalah

    • 0Komentar

    SULSEL, Sulbarupdate.id — Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (13/8/2026). Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA di kawasan perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe. Para mahasiswa saat itu tengah berada dalam satu mobil pikap. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kendaraan […]

  • Ribuan Obor Hiasi Malam Takbiran di Desa Saluahok Mamasa, Upaya Tekan Aksi Balap Liar

    Ribuan Obor Hiasi Malam Takbiran di Desa Saluahok Mamasa, Upaya Tekan Aksi Balap Liar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gema takbir bersahutan memecah keheningan malam di Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Jumat 20 Maret 2026 malam. Ribuan obor bambu dengan berbagai desain kreatif tampak berderet rapi, dibawa oleh warga yang antusias menyambut datangnya 1 Syawal 1447 Hijriah. ​Kegiatan bertajuk Pawai Obor dan Lomba Takbiran antar-dusun ini merupakan hasil kolaborasi apik […]

  • Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa. Ketua Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, secara terbuka melayangkan kecaman terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan daerah. ​Alim mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi pihaknya, ditemukan pola pengelolaan anggaran yang […]

expand_less