Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Dugaan Penggelapan Aset Desa Kombiling, Polres Mamuju Tengah Periksa 12 Saksi

Dugaan Penggelapan Aset Desa Kombiling, Polres Mamuju Tengah Periksa 12 Saksi

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah terus mendalami kasus dugaan hilangnya aset milik Pemerintah Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah.

Hingga saat ini, pihak Polres Mateng dilaporkan telah memeriksa sedikitnya 12 orang saksi.

​Kasus yang bergulir sejak awal tahun 2025 ini menarik perhatian publik setelah sejumlah inventaris penting desa, mulai dari kendaraan operasional hingga uang kas, dilaporkan raib tanpa jejak.

​Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, menjelaskan bahwa penanganan kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan dan mencocokkannya dengan dokumen pendukung.

​”Prosesnya masih tahap penyelidikan. Keterangan saksi dan dokumen pendukung masih terus kami dalami,” ujar Arifin saat dikonfirmasi oleh awak media di Mateng, Selasa (19/5/2026).

​Arifin tidak menampik adanya hambatan dalam proses interogasi. Beberapa saksi kunci diketahui sedang berada di luar daerah, sehingga penyidik membutuhkan waktu ekstra untuk menjadwalkan pemeriksaan.

​Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

​”Nanti setelah seluruh rangkaian penyelidikan selesai, kami akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut status kasus ini,” tegasnya.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, mencuatnya kasus ini berawal dari keresahan warga yang mempertanyakan keberadaan sejumlah inventaris desa.

​Sekretaris Desa Kombiling, Malkam, sebelumnya membeberkan rincian aset yang diduga digelapkan.

Di antaranya dua unit kendaraan roda empat (Toyota Avanza dan Toyota Hiace), dua unit laptop, sejumlah perlengkapan kantor dan uang kas desa.

​Persoalan di Desa Kombiling ternyata tidak berhenti pada hilangnya fisik aset. Pihak pemerintah desa juga mengendus adanya dugaan penyalahgunaan wewenang terkait penggunaan dokumen kendaraan milik desa.

Dokumen-dokumen tersebut diduga kuat dijadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman di perusahaan pembiayaan (leasing).

​Selain itu, laporan pertanggungjawaban terkait proyek fisik yang bersumber dari anggaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) senilai puluhan juta rupiah hingga kini juga dinilai belum jelas.

​Hingga berita ini diturunkan, penyidik Satreskrim Polres Mamuju Tengah masih terus mematangkan pengumpulan barang bukti guna mengungkap dalang di balik kerugian yang dialami Pemerintah Desa Kombiling.(**)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilantik Gubernur SDK, Kain Awali Kepemimpinan dengan Konsolidasi Internal DPMPTSP

    Dilantik Gubernur SDK, Kain Awali Kepemimpinan dengan Konsolidasi Internal DPMPTSP

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat, Kain Lotong, menegaskan akan memulai tugasnya dengan melakukan konsolidasi internal bersama seluruh pejabat dan staf di lingkup dinas yang dipimpinnya. Hal tersebut disampaikan Kain Lotong usai dilantik oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, di Mamuju, Senin, 9 Maret 2026. […]

  • Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya. Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026). ​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus […]

  • Momen Perayaan Natal, Wabub Mamasa Jadi Dirjen Paduan Suara di Rujab 

    Momen Perayaan Natal, Wabub Mamasa Jadi Dirjen Paduan Suara di Rujab 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Nuansa khidmat dan semangat inklusivitas mewarnai perayaan Natal Keluarga Besar Rumah Jabatan Bupati Mamasa yang diselenggarakan di Lembang Banggo pada Kamis 25 Desember 2025. Momen tersebut menjadi istimewa tatkala Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, secara spontanitas tampil sebagai dirigen paduan suara. Kehadiran H. Sudirman di podium dirigen menyita perhatian sekaligus apresiasi dari […]

  • Perkuat Pengawasan dan Kepastian Hukum Pemilu, Kejari dan KPU Majene Resmi Teken MoU Kerjasama 

    Perkuat Pengawasan dan Kepastian Hukum Pemilu, Kejari dan KPU Majene Resmi Teken MoU Kerjasama 

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id– Komitmen memperkuat penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, profesional, transparan, dan berlandaskan hukum kembali ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kejaksaan Negeri Majene dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene. Penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara KPU Republik Indonesia dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang menjadi landasan penguatan sinergi antara […]

  • Penyegaran Organisasi Polri, Kapolres Mamasa Mutasi Ke Lemdiklat Polri

    Penyegaran Organisasi Polri, Kapolres Mamasa Mutasi Ke Lemdiklat Polri

    • 0Komentar

    MAMASA – Sulbarupdate.id – Mutasi besar kembali dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Mabes Polri secara resmi melakukan mutasi pejabat pada jabatan utama (PJU) Kepolisian Daerah Sulawesi Barat termasuk Kapolres Mamasa dan Kapolresta Mamuju. Mutasi yang baru beredar luas pada Sabtu, 20 Desember 2025 itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo […]

  • Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Penyidikan dugaan korupsi dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jakarta periode 2014–2024 terus berkembang. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan nilai kerugian negara serta jumlah identitas yang dicatut dalam modus klaim fiktif tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkapkan bahwa […]

expand_less