Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Minta Tim Penyusun LKPJ 2025 Lakukan Perbaikan Total

DPRD Mamasa Minta Tim Penyusun LKPJ 2025 Lakukan Perbaikan Total

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat kerja guna membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa Tahun Anggaran 2025.

Pertemuan yang diwarnai kritikan terkait validitas data dari DPRD ini berlangsung di Ruang Paripurna DPRD pada Kamis (9/4/2026).

​Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman Tona, dengan menghadirkan Tim Penyusun LKPJ Pemda Mamasa.

Agenda ini menjadi panggung bagi legislatif untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap capaian kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir.

​Sorotan tajam datang dari legislator muda Fraksi Partai Golkar, Yeheskier. Ia secara terbuka mempertanyakan metodologi penghimpunan data yang dilakukan tim penyusun.

Menurutnya, terdapat diskrepansi atau kesenjangan yang mencolok antara angka-angka di atas kertas dengan realitas faktual di lapangan.

​”Apakah tim penyusun LKPJ ini melakukan verifikasi langsung ke lapangan atau hanya sekadar mengolah data administratif? Saya menemukan banyak kejanggalan yang tidak sinkron dengan kondisi riil di masyarakat,” tegas Yeheskier di hadapan forum.

​Lebih jauh, ia melayangkan kritik keras mengenai orisinalitas dokumen tersebut. Ia mengkhawatirkan LKPJ Tahun 2025 ini tidak disusun berdasarkan analisis mendalam, melainkan sekadar replikasi dari tahun-tahun sebelumnya.

​”Ini dokumen negara yang menyangkut pertanggungjawaban publik. Patut kita pertanyakan, jangan sampai LKPJ ini hanya hasil copy-paste,” lanjutnya dengan nada lugas.

​Menanggapi tekanan dari pihak legislatif, Tim Penyusun LKPJ Pemda Mamasa memberikan klarifikasi bahwa basis data yang mereka gunakan bersumber sepenuhnya dari Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida).

Namun, penjelasan tersebut nampaknya belum cukup memuaskan para anggota dewan yang mengharapkan adanya sinkronisasi lintas sektor.

​Selain Yeheskier, sejumlah anggota DPRD lainnya juga melontarkan interupsi senada, meminta penjelasan rinci mengenai beberapa poin kegiatan yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Mamasa.

​Menutup pertemuan tersebut, DPRD Kabupaten Mamasa secara resmi menginstruksikan Tim Penyusun LKPJ untuk segera melakukan tinjauan ulang dan perbaikan data.

Dewan menegaskan bahwa laporan yang diserahkan harus mencerminkan keadaan objektif demi menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.

​Perbaikan dokumen ini diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat sebelum memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut dalam sidang paripurna berikutnya.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Mamuju Tengah mengintensifkan patroli siang di sejumlah titik strategis pada Sabtu (30/5/2026). Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif. Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Mamuju Tengah, IPTU Saiful, patroli menyasar kawasan pertokoan, perkantoran, permukiman warga, hingga […]

  • Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Desa Wisata Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan tujuh program kerja inovatif di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.  Program-program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo pada Selasa malam, 14 Juli 2026. ​Mengusung semangat pengembangan desa wisata berbasis […]

  • Pemda Mamasa dan Masyarakat Capai Kesepahaman, Pengaktifan TPA Salurano

    Pemda Mamasa dan Masyarakat Capai Kesepahaman, Pengaktifan TPA Salurano

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Polemik panjang terkait penolakan pengaktifan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Desa Salurano, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bersama Aliansi Masyarakat Salurano dan Malabo resmi menandatangani kesepahaman terkait pengaktifan kembali TPA tersebut pada Jumat, (7/8/2026). ​Penandatanganan yang berlangsung di area TPA Desa Salurano ini lahir […]

  • Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dengan menggencarkan program Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling.  Layanan jemput bola ini dioperasikan secara bergilir di berbagai lokasi strategis di wilayah kecamatan se-Kabupaten Mamuju Tengah. Program unggulan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang masa […]

  • Ini! 7 Kebiasaan Bisa Buat Hubungan Langgeng dan Tetap Rukun 

    Ini! 7 Kebiasaan Bisa Buat Hubungan Langgeng dan Tetap Rukun 

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Membangun sebuh chemistry dalam sebuah hubungan, dibutuhkan beberapa kebiasaan yang dapat memelihara keharmonisan hubungan. Tidak perlu dengan hal-hal yang berlebihan seperti membelikan barang mewah, ataupun mengajak pasangan keliling dunia. Faktanya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membuat pasangan merasa dihargai dan di cintai. Seperti mengucapakan terimakasih, memberikan pelukan hangat, serta memberikan ruang […]

  • Bak Berjalan di Sawah, Pasar Tradisional Galung Rantim Dikeluhkan Warga

    Bak Berjalan di Sawah, Pasar Tradisional Galung Rantim Dikeluhkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi Pasar Tradisional Galung di Desa Salumokanan, Kecamatan Rantebulahan Timur (Rantim), Kabupaten Mamasa, kian memprihatinkan. Pusat perekonomian warga yang beroperasi setiap hari Rabu tersebut kini menuai keluhan tajam dari masyarakat karena kondisinya yang becek dan dipenuhi tumpukan sampah. Salah seorang warga setempat, Wuxiono, menyayangkan sikap pihak pengelola yang dinilai tutup mata terhadap […]

expand_less