Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

  • account_circle Amr
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 324
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima pengaduan korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak, Selasa, 20 Januari 2026.

Pengaduan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPTD PPA, Nurcahyani, didampingi Kepala Seksi Pengaduan, Hasnia. Korban datang untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dialami serta kondisi anak yang tidak mendapatkan hak pengasuhan dan pemenuhan kebutuhan dasar secara layak.

Mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, Kepala UPTD PPA Nurcahyani, menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada korban, baik secara psikologis, hukum, maupun sosial. Upaya ini sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial”.

Ia menegaskan, setiap laporan yang masuk akan ditangani secara serius sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“UPTD PPA hadir untuk memastikan korban, khususnya perempuan dan anak, mendapatkan perlindungan dan rasa aman. Setiap aduan yang masuk akan kami tindaklanjuti dengan cepat dan terukur,” ujar Nurcahyani.

Sementara itu, Kasi Pengaduan UPTD PPA Hasnia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya akan melakukan asesmen awal untuk menentukan kebutuhan korban serta langkah penanganan selanjutnya, termasuk koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami akan melakukan pendampingan sejak tahap pengaduan, asesmen, hingga proses lanjutan. Yang terpenting, keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama,” jelas Hasnia.

Melalui UPTD PPA, Dinsos P3A dan PMD Sulbar terus berkomitmen memberikan layanan perlindungan dan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dominasi Asia Timur, Vietnam Terkepung di Semifinal Piala Asia U-23 2026

    Dominasi Asia Timur, Vietnam Terkepung di Semifinal Piala Asia U-23 2026

    • 0Komentar

    JEDDAH, Sulbarupdate.id – Peta persaingan babak semifinal Piala Asia U-23 2026 telah lengkap. Timnas Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang tersisa di tengah kepungan tiga raksasa Asia Timur yakni China, Korea Selatan, dan Jepang. Kepastian ini didapat setelah China dan Korea Selatan menyusul langkah Vietnam dan Jepang ke babak empat besar pada laga perempat […]

  • Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPOYO, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menerima kunjungan kerja dari Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2026 di wilayah Sulawesi Barat. ​Rombongan tim disambut langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, di Ruang Aula Lantai […]

  • Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Tragedi berdarah terjadi di kompleks Pasar Salugatta, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita. Seorang pria bernama Iwan dilaporkan tewas di tempat setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri. ​Kepala Desa Salugatta, Alimuddin, membenarkan adanya insiden maut yang menggemparkan warga pasar […]

  • Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase. Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan. […]

  • Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan oleh kelompok pemuda dari pelosok Kabupaten Mamasa untuk menyuarakan aspirasi mereka. Mereka mendesak pemerintah daerah setempat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai telah lama terabaikan. ​Melalui wadah Forum Pemerhati Pembangunan Desa Burana, Pangadaran, dan Baruru, para pemuda ini menyatukan sikap […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Sebut, Jika Pupuk Gratis Bisa Dijual, Ada Sistem yang Bocor

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Sebut, Jika Pupuk Gratis Bisa Dijual, Ada Sistem yang Bocor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, angkat bicara menyikapi viral nya pemberitaan terkait dugaan penjualan pupuk gratis atau pupuk subsidi. Arwin Rahman menilai persoalan itu harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mamasa, karena pupuk gratis merupakan instrumen daerah dan negara yang diperuntukkan bagi petani yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat melalui […]

expand_less