Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

  • account_circle Tim Reporter Sulbarupdate
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id — Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi terisolasi yang kian memprihatinkan.

Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul bencana longsor hebat.

Ironisnya, hingga saat ini belum ada intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan material longsor, mengakibatkan kesulitan akut bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Desa-desa yang mengalami dampak parah meliputi Periangan, Tabulahan, Saluleang, Peu, Gandang Dewata, dan Salubakka.

Jalur utama yang menghubungkan wilayah ini, yakni poros Tampakkurra–Tabulahan, di titik Desa Periangan, tertimbun masif oleh material longsor berupa bongkahan batu berukuran besar.

Kepala Desa Peu, Yohosua, mengungkapkan bahwa masyarakatnya kini berada dalam tekanan psikologis dan ekonomi yang mendalam.

Pasokan logistik vital terhambat, bahkan harga komoditas esensial telah mengalami eskalasi yang signifikan.

“Kami sudah terisolasi selama dua pekan karena poros jalan tertutup material longsor. Materialnya adalah batu-batu raksasa, mustahil dibersihkan hanya dengan upaya manual,” ujar Sohosia, Minggu, 7 Desember 2025.

Ia tak menampik saat ini, warga menghadapi kendala serius dalam menyuplai kebutuhan pokok, dan sudah terjadi kenaikan harga.

Yohosua mengakui bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Pemda Mamasa untuk penanganan darurat bencana ini. Namun, ia menyayangkan ketiadaan tindak lanjut yang berarti.

“Kami telah menyampaikan permohonan kepada Pemda Mamasa, tetapi sampai detik ini, aksi pembersihan belum terealisasi,” imbuhnya.

Kekhawatiran warga semakin memuncak mengingat perayaan Natal yang sudah di ambang pintu. Persiapan hari raya yang seharusnya berjalan lancar kini terkendala total akibat akses jalan yang tertutup.

“Masyarakat sedang disibukkan dengan persiapan menyambut Natal, namun terhambat karena jalan tidak bisa dilalui. Kami sangat mengharapkan atensi serius dari Pemda Mamasa agar warga dapat merayakan Natal dengan khidmat dan damai,” pungkasnya.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari Pemda Mamasa. Laman ini telah lakukan upaya konfirmasi ke Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamasa, Oktavianus Masuang, namun belum berhasil.

  • Penulis: Tim Reporter Sulbarupdate
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Tiongkok, Sukriadi Amil Dorong Penguatan Industri Nasional

    Kunjungi Tiongkok, Sukriadi Amil Dorong Penguatan Industri Nasional

    • 0Komentar

    BEIJING, Sulbarupdate.id — Delegasi Partai Gerindra dan Gerindra Muda melakukan kunjungan strategis ke berbagai pusat industri di Tiongkok pada 7–14 April 2026. Agenda ini bertujuan memperkuat wawasan global sekaligus memetakan kekuatan ekonomi negara maju untuk diadaptasi di Indonesia. ​Dalam delegasi tersebut, hadir sejumlah tokoh nasional seperti Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Rocky Candra, hingga Billy Mambrasar. Mereka […]

  • Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Mamasa Minta Dinas Terkait Pantau Stok Pangan

    Jelang Nataru, Wakil Ketua DPRD Mamasa Minta Dinas Terkait Pantau Stok Pangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Menyongsong momentum Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, instruksikan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) untuk melakukan akselerasi pengawasan di lapangan. Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan komoditas bahan pokok sekaligus menekan fluktuasi harga yang mulai meresahkan masyarakat. Arwin […]

  • Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

    Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Wanatani yang digulirkan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Selatan di Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam. Proyek yang berjalan sejak tahun 2023 dengan kucuran anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai gagal total di lapangan. ​Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Desa Bubun Batu, Kecamatan Mamasa. Meski anggaran yang digelontorkan untuk […]

  • Warga Keluhkan Pelayanan PTSP Mamasa, Pengurusan NIB Diduga Dipersulit

    Warga Keluhkan Pelayanan PTSP Mamasa, Pengurusan NIB Diduga Dipersulit

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam. Instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam kemudahan berusaha ini diduga mempersulit warga yang ingin mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). ​Dugaan tersebut mencuat setelah salah seorang warga—yang meminta identitasnya dirahasiakan—mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak profesional […]

  • Muzakir Manaf: Panglima GAM, Gubernur Pahlawan Hati Rakyat Aceh

    Muzakir Manaf: Panglima GAM, Gubernur Pahlawan Hati Rakyat Aceh

    • 0Komentar

    Aceh, Sulbarupdate.id – Nama Muzakir Manaf sudah lama melekat kuat dalam ingatan kolektif rakyat Aceh. Nyaris, tidak ada warga di Tanah Rencong ini yang tak mengenal sosok pria berwajah tampan, tegas dan berkarisma itu. Apalagi sekarang ini, di saat-saat Aceh sedang pemulihan pascabanjir. Hampir tidak ada media massa dan media sosial yang tidak mengekspos Mualem, […]

  • Bawah Tiga Tuntutan, Puluhan Mahasiswa Mamasa Demo di Kantor Gubernur Sulbar dan Kejati 

    Bawah Tiga Tuntutan, Puluhan Mahasiswa Mamasa Demo di Kantor Gubernur Sulbar dan Kejati 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gelombang kekecewaan terhadap dugaan praktik korupsi dan pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak standar kembali tumpah di jantung pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Talipukki, lakukan aksi unjuk rasa di dua titik yakni Kantor Gubernur Sulbar dan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar, Senin 15 Desember […]

expand_less