Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

  • account_circle Tim Reporter Sulbarupdate
  • calendar_month Ming, 7 Des 2025
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id — Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi terisolasi yang kian memprihatinkan.

Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul bencana longsor hebat.

Ironisnya, hingga saat ini belum ada intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan material longsor, mengakibatkan kesulitan akut bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Desa-desa yang mengalami dampak parah meliputi Periangan, Tabulahan, Saluleang, Peu, Gandang Dewata, dan Salubakka.

Jalur utama yang menghubungkan wilayah ini, yakni poros Tampakkurra–Tabulahan, di titik Desa Periangan, tertimbun masif oleh material longsor berupa bongkahan batu berukuran besar.

Kepala Desa Peu, Yohosua, mengungkapkan bahwa masyarakatnya kini berada dalam tekanan psikologis dan ekonomi yang mendalam.

Pasokan logistik vital terhambat, bahkan harga komoditas esensial telah mengalami eskalasi yang signifikan.

“Kami sudah terisolasi selama dua pekan karena poros jalan tertutup material longsor. Materialnya adalah batu-batu raksasa, mustahil dibersihkan hanya dengan upaya manual,” ujar Sohosia, Minggu, 7 Desember 2025.

Ia tak menampik saat ini, warga menghadapi kendala serius dalam menyuplai kebutuhan pokok, dan sudah terjadi kenaikan harga.

Yohosua mengakui bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Pemda Mamasa untuk penanganan darurat bencana ini. Namun, ia menyayangkan ketiadaan tindak lanjut yang berarti.

“Kami telah menyampaikan permohonan kepada Pemda Mamasa, tetapi sampai detik ini, aksi pembersihan belum terealisasi,” imbuhnya.

Kekhawatiran warga semakin memuncak mengingat perayaan Natal yang sudah di ambang pintu. Persiapan hari raya yang seharusnya berjalan lancar kini terkendala total akibat akses jalan yang tertutup.

“Masyarakat sedang disibukkan dengan persiapan menyambut Natal, namun terhambat karena jalan tidak bisa dilalui. Kami sangat mengharapkan atensi serius dari Pemda Mamasa agar warga dapat merayakan Natal dengan khidmat dan damai,” pungkasnya.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari Pemda Mamasa. Laman ini telah lakukan upaya konfirmasi ke Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamasa, Oktavianus Masuang, namun belum berhasil.

  • Penulis: Tim Reporter Sulbarupdate
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Galang Koordinasi Solidaritas Regional Pasca Bencana Alam di Sumatera 

    Pemprov Sulbar Galang Koordinasi Solidaritas Regional Pasca Bencana Alam di Sumatera 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmen teguh dalam kerangka solidaritas nasional pasca-musibah bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, turut serta dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat yang diselenggarakan sebagai respons cepat dan terukur terhadap banjir […]

  • Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    • 0Komentar

    Cilandak Jakarta Selatan – Sulbarupdateid – Jauh di timur, langit Sulawesi Barat seakan ikut merunduk, merasakan duka yang sama. Pada Minggu, 1 Februari 2026, kepergian Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, menyelimuti tanah Mandar hingga perantauan dengan kesedihan yang dalam, meski prosesi persemayaman berlangsung di rumah duka Cilandak, Jakarta Selatan. Di hadapan […]

  • Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Jelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) telah mengonstruksi serangkaian agenda strategis. Fokus utama dalam perayaan kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan penguatan fondasi spiritualitas dan manifestasi kerukunan antar umat beragama di Tanah Mandar. Hal disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, […]

  • Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi merilis jadwal rangkaian acara bertajuk “Bulan Mamase 2026” yang akan berlangsung sepanjang bulan April mendatang. Mengusung semangat pelestarian budaya dan promosi daerah, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisatawan sekaligus pesta rakyat bagi masyarakat Kabupaten Mamasa. ​Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk menyambut […]

  • Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar gembira datang dari pedalaman Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Jembatan gantung yang sempat menyita perhatian publik akibat insiden ambruknya pada Oktober 2024 lalu, kini telah rampung dibangun kembali dan berdiri dengan gagah. Berdasarkan pantauan langsung tim Sulbarupdate.id di lokasi pada Minggu (10/5/2026), infrastruktur vital ini tampil dengan […]

  • MASIH SAMA “DISIPLIN”

    MASIH SAMA “DISIPLIN”

    • 0Komentar

    MASIH SAMA “DISIPLIN” Catatan : Andi Buana Raja    Muda-mudahan saya tidak keliru membuka dengan pilihan kata status “judul” ini. Sebuah pengertian khas yg saya “jumputkan” di tengah suasana kepenuhan tanpa “kejenuhan”. Ya ya ya, di sini saya menjemput suasana yang pada dasarnya tersebut benar-benar baru. Betapa tidak, sekian rajutan dalam runtunan banyak peristiwa bersama […]

expand_less