Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 505
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Janji fatamorgana rezeki instan dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalumpang, Mamuju, kini berhadapan langsung dengan palu godam penegakan hukum.

Setelah sekian lama mencabik akar lingkungan dan mengancam kesejahteraan sosial, praktik ilegal tersebut menjadi target operasi gabungan lintas instansi yang diluncurkan dengan gencar.

Beberapa hari lalu tim gabungan—yang terdiri dari Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar, Samapta Polda Sulbar, Polresta Mamuju, unsur TNI dari Koramil dan Polsek Kalumpang, serta representasi Dinas ESDM dan Kehutanan Pemprov Sulbar—melancarkan operasi penertiban di tiga titik yang diidentifikasi sebagai zona merah PETI.

Operasi ini bukan sekadar manuver seremonial, melainkan respons gentar terhadap praktik penambangan liar yang berpotensi masif memicu bencana ekologis, mulai dari longsor, pencemaran merkuri, hingga konflik sosial di kawasan hutan lindung.

Lokasi Disegel, Ancaman Pidana Ditegaskan

Meskipun saat kedatangan tim lokasi-lokasi yang dicurigai PETI didapati sunyi senyap—tanpa terdengar raungan alat berat atau deru mesin penyedot—tim tidak mengendurkan kewaspadaan.

Tindakan tegas segera diambil yakni seluruh area PETI langsung disegel dengan garis polisi dan dipasangi spanduk berisikan larangan keras.

Pemasangan spanduk tersebut, yang menyertakan ancaman pidana tegas berdasarkan Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba) Nomor 4 Tahun 2009, berfungsi ganda, memastikan “hantu” PETI tak bangkit kembali dan mengirimkan pesan ultimatif bahwa wilayah Kalumpang adalah zona terlarang bagi penambang liar.

Pengawasan Nonstop dan Komitmen Anti-Toleransi

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, saat dikonfirmasi, membenarkan operasi masif ini. Ia menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tuntas para pelaku.

“Kami akan terus pantau dan tindak tegas pelaku PETI. Tidak ada toleransi bagi mereka yang mengulangi praktik ini,” ujar Kombes Ardi, Jumat 12 Desember 2025.

Pihaknya menekankan bahwa strategi penindakan akan diiringi dengan patroli rutin yang berkelanjutan. Langkah tersebut esensial untuk membongkar aktivitas ilegal yang kerap kali menghilang saat razia namun kembali muncul bak jamur di musim penghujan.

Tim gabungan turut melayangkan imbauan pedas kepada masyarakat. Mereka diminta menjauhi jebakan PETI yang hanya menciptakan kemiskinan palsu dan segera melaporkan setiap dugaan aktivitas tambang liar kepada aparat terdekat.

“Lindungi hutan kita, selamatkan generasi mendatang,” demikian seruan kritis yang menggema, mengingatkan bahwa tanpa pengawasan ketat, Mamuju berisiko tinggi terjerembap dalam lumpur emas haram.

Operasi ini menjadi penanda bahwa negara tidak akan membiarkan kawasan vital Kalumpang tenggelam dalam kerusakan demi keuntungan sesaat.(**)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamuju Tengah Serahkan SK NIPD ke Perangkat Desa

    Bupati Mamuju Tengah Serahkan SK NIPD ke Perangkat Desa

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id |Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD) kepada perangkat desa se-Kabupaten Mamuju Tengah di Aula Kantor Bupati, Selasa 28 Juli 2026. Penyerahan SK tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam memperkuat tertib administrasi pemerintahan desa sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap status perangkat […]

  • Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    • 0Komentar

    Cilandak Jakarta Selatan – Sulbarupdateid – Jauh di timur, langit Sulawesi Barat seakan ikut merunduk, merasakan duka yang sama. Pada Minggu, 1 Februari 2026, kepergian Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, menyelimuti tanah Mandar hingga perantauan dengan kesedihan yang dalam, meski prosesi persemayaman berlangsung di rumah duka Cilandak, Jakarta Selatan. Di hadapan […]

  • B-POM Mamuju Periksa Sampel Makanan di Mamasa, Hasilnya Negatif ?

    B-POM Mamuju Periksa Sampel Makanan di Mamasa, Hasilnya Negatif ?

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (B-BOM) Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), lakukan pemeriksaan sejumlah makanan di Kabupaten Mamasa, Selasa 23 Desember 2025. Hal ini dilakukan untuk memastikan jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan yang terlarang. Terkhusus menjelang Natal dan tahun baru. Bahan terlarang tesebut seperti boraks, formalin dan pewarna makanan yang […]

  • Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Sondong Layuk, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Insiden diduga dipicu adanya persoalan batas lokasi lahan hingga mengakibatkan seorang perempuan berinisial N alias MA menjadi korban. ​Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (04/04/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Terduga pelaku, […]

  • Jadwal Belajar Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Libur Awal Puasa

    Jadwal Belajar Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Libur Awal Puasa

    • 0Komentar

    ​JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pemerintah resmi menyepakati pengaturan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa sekolah selama bulan Ramadan 2026. Keputusan ini menitikberatkan pada keseimbangan antara pemenuhan hak belajar, penguatan nilai keagamaan, serta pembentukan karakter peserta didik. ​Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) […]

  • Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Majene, 16 Kambing Dilaporkan Hangus

    Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Majene, 16 Kambing Dilaporkan Hangus

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan kembali terjadi di Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (25/8/2026) malam. Kebakaran dilaporkan semakin mengkhawatirkan karena kondisi angin di lokasi cukup kencang. Berdasarkan pantauan siaran langsung akun TikTok Satria, sedikitnya 16 ekor kambing dilaporkan hangus terbakar, sementara beberapa kambing lainnya mengalami luka bakar. Kandang ternak juga ikut dilalap […]

expand_less