Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • visibility 337
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, bergerak cepat merespons keresahan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Isu ini mencuat menyusul adanya regulasi pembatasan belanja pegawai yang mulai menghantui berbagai daerah di Indonesia.

​Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga PPPK, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang simpang siur.

​Kekhawatiran yang berkembang bersumber dari implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Aturan tersebut mewajibkan pemerintah daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2027 mendatang.

​Arsal mengakui bahwa kondisi fiskal Mamuju Tengah saat ini berada dalam posisi dilematis. Saat ini, proporsi belanja pegawai di Mateng telah melampaui angka 40 persen, bahkan sebelum menghitung secara penuh komponen beban PPPK yang baru.

​”Jika kebijakan ini dipaksakan tanpa melihat kondisi riil di daerah, dampaknya sangat besar. Tidak hanya PPPK, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan tenaga PNS,” ujar Arsal saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (2/4/2026).

​Menghadapi tekanan fiskal dan pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, Pemkab Mateng telah menyiapkan langkah strategis.

Arsal berencana mengirimkan surat resmi kepada pemerintah pusat untuk meminta peninjauan kembali atau penundaan implementasi aturan belanja pegawai tersebut.

​Upaya diplomasi ini bertujuan agar daerah memiliki ruang transisi untuk membenahi struktur anggaran tanpa harus melakukan pemecatan massal.

​Komitmen Utamakan Tenaga Kerja
​Bupati Arsal menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan tenaga kerja dibandingkan proyek fisik atau pembangunan infrastruktur.

​”Saya meminta agar tidak panik. Fokuslah bekerja. Prinsip kami di Pemda, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, kami bersedia menunda pembangunan demi kepentingan (gaji dan status) PPPK,” tegasnya.

​Meski demikian, ia memberikan catatan bahwa langkah pahit seperti merumahkan pegawai hanya akan menjadi opsi terakhir jika kondisi keuangan benar-benar sudah buntu dan pemangkasan anggaran dari pusat terus terjadi secara ekstrem.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Askary Tinjau RSUD Satelit Tobadak, Minta Ruang Kosong Difungsikan untuk Pasien

    Askary Tinjau RSUD Satelit Tobadak, Minta Ruang Kosong Difungsikan untuk Pasien

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Askary Anwar, kunjungan ke RSUD Satelit Tobadak di Jalan Aras Tammauni Pue Ballung, kawasan KTM Tobadak, Senin (24/8/2026).  Askary tidak didampingi rombongan pejabat, melainkan hanya terlihat bersama seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Askary  memantau kondisi pelayanan secara […]

  • Bupati Mamasa Kunker ke Baruru, Akses Jalan Sudah Bisa Dilalui Roda Empat

    Bupati Mamasa Kunker ke Baruru, Akses Jalan Sudah Bisa Dilalui Roda Empat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Baruru, Kecamatan Aralle, pada Rabu (04/03/2026). Kunjungan ini mencatatkan sejarah sebagai kehadiran pertama kepala daerah di desa terpencil tersebut dengan menggunakan kendaraan roda empat. ​Kedatangan rombongan yang menempuh perjalanan lima jam melewati medan hutan dan jalur ekstrem ini bertujuan untuk memastikan akses […]

  • Profil Arwin Rahman Wakil Ketua II DPRD Mamasa Periode 2024-2029

    Profil Arwin Rahman Wakil Ketua II DPRD Mamasa Periode 2024-2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Arwin Rahman, merupakan pria kelahiran Ralleanak, 3 Mei 1997, yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mamasa periode 2024-2029. Diketahui pelantikannya pada Selasa (22/10/2024) lalu bukan sekadar seremoni, melainkan simbol estafet kepemimpinan generasi milenial di Bumi Kondosapata. Karier politik Arwin melesat melalui Partai NasDem. Pada kontestasi Pemilu 2024, […]

  • Diduga Fiktif, Penggunaan Dana Hibah Rp700 Juta di STT Arastamar Mamasa Disorot Pegiat Anti Korupsi

    Diduga Fiktif, Penggunaan Dana Hibah Rp700 Juta di STT Arastamar Mamasa Disorot Pegiat Anti Korupsi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan penyimpangan alokasi dana hibah untuk pembangunan Gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa menyita perhatian publik. Penggunaan dana sebesar Rp700 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Mamasa Tahun Anggaran 2022 tersebut diduga kuat bermasalah. ​Pegiat Anti Korupsi Mamasa, Marthen Ma’dika, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat adanya manipulasi dalam Laporan Pertanggungjawaban […]

  • Residivis Narkoba Asal Sidrap Ditangkap di Polman bersama 23,4 Gram Sabu

    Residivis Narkoba Asal Sidrap Ditangkap di Polman bersama 23,4 Gram Sabu

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id — Satuan Reserse Narkoba Polres Polewali Mandar kembali menggagalkan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.  Seorang pria berinisial B yang berusia 29 tahun diringkus polisi karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu dengan berat total 23,4 gram.  Tersangka merupakan warga Desa Ciro-Ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. ​Kasus pengungkapan ini […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima pengaduan korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak, Selasa, 20 Januari 2026. Pengaduan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPTD PPA, Nurcahyani, didampingi […]

expand_less