Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Bupati Mamasa Buka Rapat Akbar Pembentukan Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten PUS

Bupati Mamasa Buka Rapat Akbar Pembentukan Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten PUS

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi membuka Rapat Akbar Pembentukan Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Pitu Ulunna Salu (PUS) dan Deklarasi Bersama.

Acara strategis yang menandai babak baru perjuangan daerah otonomi baru tersebut berlangsung khidmat di Lantang Kada Nene, Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan Rapat Akbar ini menegaskan komitmen kolektif segenap elemen masyarakat melalui semboyan adat “Mesa Kada Dipotuho Pantang Kada Dipomate” (Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh).

Pertemuan ini menjadi wadah konsolidasi dengan tekad bersama bersatu mengukir sejarah, bergerak, dan berjuang mewujudkan Kabupaten Pitu Ulunna Salu.

Dalam orasi dan sambutannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang mendiami wilayah tujuh kecamatan di bawah naungan adat Pitu Ulunna Salu.

Ia menyerukan pentingnya sinergitas, persatuan, dan sikap saling menopang demi memuluskan jalannya administrasi serta perjuangan politik pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten PUS.

Welem mengingatkan bahwa momentum rapat akbar serta pembentukan komite ini bukanlah akhir, melainkan sebuah titik awal dari jalan panjang yang penuh tantangan.

Menurutnya, setelah struktur komite percepatan ini sah terbentuk, esensi perjuangan riil di tingkat regional maupun nasional baru akan dimulai secara masif.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Kabupaten Mamasa ini berpesan agar formasi kepanitiaan atau komite yang terpilih dapat mengemban amanah secara profesional, transparan, dan senantiasa bergandengan tangan tanpa ego sektoral.

“Yang paling utama itu saling melibatkan seluruh elemen dan tokoh orang tua di wilayah kita, serta selalu mengedepankan keterbukaan,” tegas Welem di hadapan para peserta rapat akbar.

Sebagai bentuk komitmen nyata dari jajaran eksekutif, Welem menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap percepatan pemekaran DOB PUS.

Tidak hanya sekadar memberikan restu secara lisan, Bupati Mamasa juga melayangkan seruan langsung kepada lembaga legislatif daerah.

Ia meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa untuk segera memproses dan memberikan surat rekomendasi persetujuan begitu berkas persyaratan administratif disodorkan oleh panitia komite pemekaran.

“Kita harap pihak DPRD dapat memberikan rekomendasi secepatnya saat panitia mengantarkan berkasnya nanti, agar proses ini tidak tertahan di daerah,” pungkas Welem mengakhiri sambutannya.

Rapat akbar ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari warga.

Dengan terbentuknya komite ini, masyarakat di tujuh kecamatan Pitu Ulunna Salu menaruh harapan besar agar pemekaran wilayah dapat segera terealisasi guna memotong rentang kendali pelayanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar tak sedap menerpa lingkungan pendidikan di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kepala Sekolah SDN 002 Aralle, Sugiarto, diduga melakukan mutasi sepihak terhadap salah satu guru kelas 5, Andri Yunita. ​Kebijakan tersebut menuai keberatan dari pihak guru yang bersangkutan. Kepada awak media Andri Yunita mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan yang dianggap […]

  • Jelang Idul Adha, Harga Ayam di Majene Tetap Normal

    Jelang Idul Adha, Harga Ayam di Majene Tetap Normal

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga ayam potong di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terpantau masih stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan, Senin (25/5/2026). Kondisi ini disambut baik masyarakat karena daya beli kebutuhan pokok tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas menjelang hari besar keagamaan. Salah satu pedagang ayam di Majene, Fadila, […]

  • Ini! 7 Kebiasaan Bisa Buat Hubungan Langgeng dan Tetap Rukun 

    Ini! 7 Kebiasaan Bisa Buat Hubungan Langgeng dan Tetap Rukun 

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Membangun sebuh chemistry dalam sebuah hubungan, dibutuhkan beberapa kebiasaan yang dapat memelihara keharmonisan hubungan. Tidak perlu dengan hal-hal yang berlebihan seperti membelikan barang mewah, ataupun mengajak pasangan keliling dunia. Faktanya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membuat pasangan merasa dihargai dan di cintai. Seperti mengucapakan terimakasih, memberikan pelukan hangat, serta memberikan ruang […]

  • ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    • 0Komentar

    Madrid, Sulbarupdate.id — Laga sengit bertajuk final Copa del Rey Spanyol mempertemukan dua raksasa La Liga, Atletico Madrid kontra Barcelona FC, yang digelar di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Jumat, 13 Februari 2026. Sejak kick-off dimulai, pertandingan langsung berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim sama-sama tampil menekan dan saling melancarkan serangan cepat, mencerminkan duel dua kekuatan […]

  • Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Harga komoditas beras jenis premium di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dilaporkan mengalami kenaikan signifikan sejak sepekan terakhir. Saat ini, harga beras berkualitas tinggi tersebut telah menembus angka Rp 15.000 per liter. ​Sebelum melonjak, harga beras premium di pasaran lokal terpantau masih berkisar antara Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per liter. ​Salah seorang […]

  • Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa. Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail. ​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran […]

expand_less