Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • visibility 243
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Deru angin pegunungan yang sejuk memeluk Bumi Kondosapata terasa berbeda pada Rabu (11/03/2026).

Di ruang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Mamasa, suasana formal yang biasanya kaku bertransformasi menjadi panggung penghormatan terhadap akar budaya.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, Kabupaten Mamasa memilih cara yang bersahaja namun sarat makna yakni merayakan usia dengan balutan pakaian adat dan refleksi pembangunan yang mendalam.

​Ketua DPRD Mamasa, Agum Saputra, mengetuk palu pembukaan sidang bukan sekadar sebagai seremonial konstitusi, melainkan sebagai penanda dimulainya refleksi panjang sejarah pembentukan kabupaten ini.

Para pejabat menanggalkan setelan formal modern demi mengenakan busana adat Mamasa yang khas.

​Kehadiran para tokoh pejuang pembentukan kabupaten memberikan nuansa emosional yang kental, seolah mengingatkan kembali pada keringat dan air mata yang tumpah demi tegaknya otonomi di tanah pegunungan ini 24 tahun silam.

Meski sebagian aparatur sipil negara (ASN) mengikuti prosesi melalui jendela virtual Zoom, kekhidmatan tak luruh sedikit pun.

​Bupati Mamasa, Welem Sambolangi tidak hanya memaparkan deretan angka, melainkan sebuah narasi tentang komitmen. Di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Sudirman, Mamasa sedang mencoba berlari mengejar ketertinggalan.

​Beberapa poin krusial yang menjadi catatan gemilang dalam setahun terakhir meliputi inisiatif penyediaan pupuk gratis menjadi oase bagi para petani, meski evaluasi administrasi terus diperketat demi ketepatan sasaran.

​Revitalisasi objek-objek wisata mulai dilakukan untuk mengembalikan marwah Mamasa sebagai destinasi unggulan di Sulawesi Barat.

​Diplomasi yang kuat dengan pemerintah pusat membuahkan hasil berupa kucuran dana revitalisasi bangunan sekolah yang selama ini mendamba perbaikan.

Pengaktifan BPJS Kesehatan bagi masyarakat luas menjadi kado terindah. Tak main-main, amunisi tenaga medis diperkuat dengan hadirnya 22 dokter umum, 13 dokter gigi, dan 13 dokter spesialis yang siap mengabdi di pelosok bumi Mamasa.

​”Pembangunan bukan sekadar mendirikan tembok beton, melainkan tentang menghidupkan harapan di hati setiap warga,” ungkap Welem.

​HUT ke-24 ini menjadi saksi bahwa Mamasa tidak ingin kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi.

Dengan balutan pakaian adat yang mereka kenakan, para pemimpin daerah ini seolah berikrar bahwa setinggi apa pun kemajuan yang dicapai, kaki mereka tetap berpijak pada bumi adat yang luhur.

​Mamasa kini bukan lagi sekadar nama dalam peta, melainkan sebuah entitas yang terus bersolek dengan karya, membuktikan bahwa kesederhanaan perayaan adalah bentuk syukur yang paling dalam atas kematangan usia.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Buka Seleksi Terbuka Calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) Tahun 2026

    Pemprov Sulbar Buka Seleksi Terbuka Calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) Tahun 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID- 5 Januari 2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Panitia Seleksi resmi membuka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Pembukaan seleksi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan […]

  • Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

    Nestapa Arif Usman di Mamuju Tengah, Tinggal dalam Gubuk Sempit 2×3 Meter

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Ketika senja perlahan tenggelam di cakrawala Mamuju Tengah, kegelapan tidak hanya menyelimuti bumi, tetapi juga menyergap sebuah gubuk ringkih berukuran 2×3 meter. Di sanalah, Arif Usman (58) dan putra kecilnya, RD (11), merajut hidup dalam kesunyian yang mencekam. ​Bagi Arif, rumah bukanlah bangunan kokoh dengan atap megah, melainkan sebuah ruang sempit […]

  • Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mengikuti tren global menuju kendaraan ramah lingkungan. Data resmi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa pada 2024, penjualan mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) mencapai 43.188 unit atau sekitar 5% dari total penjualan mobil nasional. Angka ini […]

  • Desire Doue, Bocah Angers yang Menjadi Wajah Baru Kebangkitan Sepak Bola Prancis

    Desire Doue, Bocah Angers yang Menjadi Wajah Baru Kebangkitan Sepak Bola Prancis

    • 0Komentar

    PARIS, SULBARUPDATE.id — Di tengah derasnya arus pemain muda berbakat yang lahir dari akademi-akademi elite Eropa, nama Désiré Doué muncul sebagai salah satu fenomena paling menarik dalam sepak bola modern. Pada usia yang bahkan belum genap melewati dua dekade kehidupan, ia telah berdiri di panggung terbesar Eropa bersama Paris Saint-Germain, mengangkat trofi Liga Champions, sekaligus […]

  • Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

    Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2025. Rakerda ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat. Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri para bupati, wakil […]

  • Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar gembira datang dari pedalaman Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Jembatan gantung yang sempat menyita perhatian publik akibat insiden ambruknya pada Oktober 2024 lalu, kini telah rampung dibangun kembali dan berdiri dengan gagah. Berdasarkan pantauan langsung tim Sulbarupdate.id di lokasi pada Minggu (10/5/2026), infrastruktur vital ini tampil dengan […]

expand_less