Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » PKL Kembali Menjamur, Pemkab Majene Siapkan Penertiban Rutin

PKL Kembali Menjamur, Pemkab Majene Siapkan Penertiban Rutin

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyiapkan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) secara rutin setiap dua minggu.

Langkah tersebut dilakukan menyusul kembali maraknya aktivitas PKL yang menggunakan trotoar dan sejumlah fasilitas umum sebagai lokasi berjualan.

Rencana penertiban dibahas dalam rapat evaluasi penertiban PKL sekaligus pembahasan Gerakan Majene Mappacing 2 di ruang Wakil Bupati Majene, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kamis (20/8/2026).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani dan dihadiri sekitar 30 peserta dari unsur Pemkab Majene, TNI, Polri, kecamatan, kelurahan serta sejumlah organisasi perangkat daerah.

Andi Rita mengatakan, pemerintah tidak melarang masyarakat berjualan. Namun, aktivitas perdagangan harus dilakukan di lokasi yang sesuai dan tidak mengganggu kepentingan umum, khususnya fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.

“Pemerintah daerah tidak melarang para pedagang kaki lima untuk melaksanakan jual beli. Namun, para pedagang harus melihat tempat yang benar, waktu yang tepat, serta selalu menjaga kebersihan dan ketertiban umum demi kenyamanan bersama,” demikian pokok arahannya.

Penataan PKL akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pintu masuk Kabupaten Majene hingga wilayah Kelurahan Rangas. Kawasan sekitar Lapangan Prasamnya Majene juga menjadi perhatian karena kondisi sampah di lokasi tersebut dinilai perlu segera ditangani.

Pemkab Majene menegaskan, penertiban tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pembinaan agar pelaku UMKM tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi di lokasi yang sesuai.

Untuk mencegah PKL kembali menempati trotoar setelah ditertibkan, pemerintah daerah akan membentuk jadwal pengawasan dan penertiban yang dilakukan setiap dua minggu.

Selain penataan PKL, rapat juga membahas persoalan kebersihan lingkungan melalui Gerakan Majene Mappacing yang dilaksanakan setiap Kamis.

Gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial pemerintah, tetapi mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Majene, Harun Hadaming, menyampaikan bahwa salah satu kendala pengelolaan sampah adalah keterbatasan kendaraan operasional pengangkut sampah.

Meski demikian, DLHK tetap mengoptimalkan kendaraan yang tersedia untuk melayani pengangkutan sampah di kawasan permukiman dan sejumlah ruas jalan poros.

DLHK juga akan kembali mengecek kondisi drainase di sejumlah kawasan. Pemeriksaan diperlukan karena terdapat drainase yang tidak berfungsi optimal dan berpotensi menjadi lokasi penumpukan sampah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Majene Andi Nadlah B. Fattah mengatakan, para PKL di sekitar Lapangan Prasamnya diwajibkan memiliki tempat sampah serta membawa kantong atau wadah sampah selama berjualan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mencegah sampah sisa aktivitas perdagangan berserakan di sekitar lokasi.

Pemkab Majene juga membahas rencana penerapan lubang bioflok di tingkat rumah tangga sebagai salah satu upaya mendorong pengelolaan sampah dari lingkungan masing-masing.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga meminta sekolah meningkatkan pengamanan lingkungan dengan memastikan pintu sekolah dikunci selama proses pembelajaran berlangsung.

Pemkab Majene berharap penertiban PKL, pengelolaan sampah, perbaikan drainase, serta Gerakan Majene Mappacing dapat berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh OPD, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, pelaku usaha serta masyarakat. (*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan kerugian negara sebesar Rp81 miliar berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa didesak untuk membuka tabir perkembangan kasus tersebut secara transparan guna menghindari spekulasi liar di masyarakat. Mantan Ketua GMNI Mamasa, Rihardes Langi’ Memanna, menegaskan bahwa perkara yang saat […]

  • PSG Pertahankan Takhta Eropa, Taklukkan Arsenal Dalam Final Liga Champions 2026

    PSG Pertahankan Takhta Eropa, Taklukkan Arsenal Dalam Final Liga Champions 2026

    • 0Komentar

    BUDAPEST, SULBARUPDATE.id — Klub Asal Francis, Paris Saint-Germain kembali mengukuhkan dirinya sebagai kekuatan terbesar sepak bola Eropa setelah berhasil menjuarai Liga Champions UEFA 2026. Dalam partai final yang berlangsung di Puskás Aréna, Budapest, PSG menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit penuh ketegangan. Keberhasilan sebut membuat PSG mencatat […]

  • Aroma Busuk Tumpukan Sampah di Selokan Menuju Pasar Sentral Majene Menyengat

    Aroma Busuk Tumpukan Sampah di Selokan Menuju Pasar Sentral Majene Menyengat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Slogan “Majene Mapaccing” yang menggambarkan komitmen terhadap kebersihan Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Pasalnya, kondisi di lapangan masih ditemukan tumpukan sampah yang berserakan dan menumpuk di sepanjang sisi kanan dan kiri selokan menuju kawasan Pasar Sentral Majene.  Pantauan Sulbarupdate.id, sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik di sepanjang jalan dari arah Kelurahan Galung […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    • 0Komentar

    Peran HM Kunang (HMK), ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keterlibatannya dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini juga menyeret seorang kontraktor bernama Sarjan (SRJ). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan HM Kunang tidak hanya bertindak […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan MBG Sulbar, Dinas PUPR Bekali Petugas Hidrologi dan Klimatologi

    Perkuat Ketahanan Pangan dan MBG Sulbar, Dinas PUPR Bekali Petugas Hidrologi dan Klimatologi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan serta menjaga keberlanjutan suplai Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pembekalan bagi petugas hidrologi dan klimatologi, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas data sumber daya air sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis pemerintah daerah. Pembekalan tersebut menjadi […]

  • Polisi Buru Kebenaran Skandal Asusila Oknum Guru Madrasah di Polman

    Polisi Buru Kebenaran Skandal Asusila Oknum Guru Madrasah di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) kini didera kabar memilukan yang mengusik ketenangan warga. Aroma tidak sedap menyeruak dari balik dinding salah satu madrasah di kecamatan di Polman, menyusul adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang oknum guru berinisial A terhadap sejumlah siswanya sendiri. ​Kabar yang semula […]

expand_less