Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

  • account_circle Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 336
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berujung bentrokan dengan aparat kepolisian. Bentrokan tersebut terjadi dalam tiga kali aksi terpisah sejak awal Januari 2026 dan menyebabkan puluhan orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka.

Aksi pertama berlangsung di depan Kantor Bupati Mamuju pada Senin, 5 Januari 2026. Dalam aksi tersebut, Aliansi mahasiswa menggelar demonstrasi menyampaikan sejumlah tuntutan dalam mengawal Tenaga Honorer dan Nakes Kabupaten Mamuju. Namun aksi berakhir ricuh setelah terjadi dorong-dorongan antara massa aksi dan aparat keamanan.

dalam aksi tersebut sejumlah mahasiswa dilaporkan mengalami tindakan represif dari oknum aparat. Akibatnya, beberapa mahasiswa mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. Bahkan, menurut Akbar Ketua Umum Ipmapus Sulbar saat dikonfirmasi, beberapa peserta aksi sempat menjalani pemeriksaan medis di RS Umum Mamuju.

Aksi lanjutan kembali digelar oleh Aliansi Mahasiswa Mamuju di depan Polresta Mamuju pada Jumat, 9 Januari 2026. Dalam aksi kedua ini, ketegangan kembali terjadi dan situasi sempat memanas.

Pada aksi ke-tiga yang digelar di depan Polresta Mamuju pada 12/1/2026, Aliansi Mahasiswa Mamuju Peduli Demokrasi menyampaikan tuntutan atas dugaan tindakan represif yang dialami sebelumnya untuk mendapatkan keadilan. Namun aksi unjuk rasa kembali memanas, Mahasiswa dan aparat kepolisian kembali bentrok.

Ketua Umum Ipmapus Sulbar Akbar, menyebutkan bahwa dari tiga rangkaian aksi tersebut, jumlah mahasiswa yang mengalami luka-luka cukup signifikan.

“Dari rangkaian aksi yang kami lakukan, sedikitnya ada 15 mahasiswa yang mengalami luka-luka, dan empat orang di antaranya sempat menjalani pemeriksaan medis di RS Umum Mamuju,” ujar Akbar.

Ditempat terpisah, Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan bahwa dalam rangkaian unjuk rasa tersebut para demonstrasi sempat saling dorong mendorong.

“Pada saat massa aksi membakar ban, pihak kepolisian sempat memadamkan api sehingga memicu saling dorong” Ucap Herman

Herman Basir, menambahkan pelemparan yang dilakukan massa aksi kepihak kepolisian yang melaksanakan pengamanan, mengakibatkan adanya luka pada porsenil.

“Dari pihak kepolisian, tercatat 11 personel mengalami luka-luka saat melakukan pengamanan. Dua di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius,” kata Herman Basir.

Akbar Selaku Ketua IPMAPUS SULBAR mempertanyakan Soal Pola Pengamanan dan Evaluasi Internal

“Rangkaian bentrokan yang terjadi secara berulang dalam waktu singkat menimbulkan tanda tanya besar terkait pola pengamanan aksi unjuk rasa di Mamuju, kami menilai aparat cenderung mengedepankan pendekatan kekuatan ketimbang dialog, meskipun aksi demonstrasi dijamin oleh undang-undang” Ucapnya.

Selain itu, Akbar juga mendesak Komisi Percepatan Reformasi Polri dapat bekerja maksimal agar dapat mewujudkan Polri yang profesional dan berintegritas

“Kasus ini menambah daftar panjang ketegangan antara mahasiswa dan aparat keamanan dalam pengelolaan aksi unjuk rasa, sekaligus menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum yang humanis dan demokratis di daerah” Tutup Akbar.

  • Penulis: Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • 19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebanyak 19 tenaga honorer Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diangkat jadi PPPK paruh waktu. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, tentang PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemprov Sulbar, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 22 Desember 2025. Acara Penyerahan SK tersebut menandakan bahwa sebanyak 4.179 […]

  • Massa Demonstran TPA Salurano Kecewa Tak Ditemui Bupati Mamasa, Ada Apa?

    Massa Demonstran TPA Salurano Kecewa Tak Ditemui Bupati Mamasa, Ada Apa?

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Ratusan massa aksi dari Desa Malabo dan Desa Salurano yang menggelar aksi damai di Kantor Bupati Mamasa, kecewa lantaran tidak ditemui Bupati Mamasa, Rabu (22/7)2026). Massa yang datang untuk menolak aktivasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Salurano Kecamatan Tandukalua Kabupaten Mamasa, merasa diabaikan karena kepala daerah tidak menemui mereka untuk berdialog secara […]

  • Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Awal tahun 2026 diwarnai rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah. Beberapa bupati dan wali kota di Indonesia terjerat OTT dengan modus yang beragam, mulai dari dugaan jual beli jabatan hingga suap proyek. 24/1/2026 Situasi tersebut menjadi alarm serius bagi dunia birokrasi Daerah. Menyikapi hal […]

  • Epilog Manis di Ujung Bakti, Ziarah Panjang Leny Mamasa Jemput Takdir PPPK PW

    Epilog Manis di Ujung Bakti, Ziarah Panjang Leny Mamasa Jemput Takdir PPPK PW

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di sela deru waktu yang kian melambat menuju masa purna tugas, sebuah kabar gembira mengetuk pintu kehidupan Leny (58), seorang tenaga honorer di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sosok perempuan kelahiran 20 Desember 1967 ini akhirnya menerima pengakuan negara atas dedikasi tanpa putusnya selama dua dekade. Tepat pada Senin (29/12/2025), di ambang masa […]

  • Implementasi Pergub Pakaian Dinas, Biro Umum Tekankan Disiplin ASN

    Implementasi Pergub Pakaian Dinas, Biro Umum Tekankan Disiplin ASN

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen mewujudkan terbentuknya budaya kerja ASN yang disiplin, tertib, dan profesional sebagai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka melalui Peraturan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 22 Tahun 2025 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pimpinan (Kabag Adpim) Biro Umum Setda […]

  • Minibus Hantam Dua Rumah di Majene, Dua Orang Terluka

    Minibus Hantam Dua Rumah di Majene, Dua Orang Terluka

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Lingkungan Passarang, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Minggu dini hari (3/5/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Insiden tersebut melibatkan satu unit minibus Daihatsu Sigra berwarna silver dengan nomor polisi DD 1544 MS. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Fattoni (29), warga Dusun […]

expand_less