Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

  • account_circle Sulbarupdate.id
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berujung bentrokan dengan aparat kepolisian. Bentrokan tersebut terjadi dalam tiga kali aksi terpisah sejak awal Januari 2026 dan menyebabkan puluhan orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka.

Aksi pertama berlangsung di depan Kantor Bupati Mamuju pada Senin, 5 Januari 2026. Dalam aksi tersebut, Aliansi mahasiswa menggelar demonstrasi menyampaikan sejumlah tuntutan dalam mengawal Tenaga Honorer dan Nakes Kabupaten Mamuju. Namun aksi berakhir ricuh setelah terjadi dorong-dorongan antara massa aksi dan aparat keamanan.

dalam aksi tersebut sejumlah mahasiswa dilaporkan mengalami tindakan represif dari oknum aparat. Akibatnya, beberapa mahasiswa mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. Bahkan, menurut Akbar Ketua Umum Ipmapus Sulbar saat dikonfirmasi, beberapa peserta aksi sempat menjalani pemeriksaan medis di RS Umum Mamuju.

Aksi lanjutan kembali digelar oleh Aliansi Mahasiswa Mamuju di depan Polresta Mamuju pada Jumat, 9 Januari 2026. Dalam aksi kedua ini, ketegangan kembali terjadi dan situasi sempat memanas.

Pada aksi ke-tiga yang digelar di depan Polresta Mamuju pada 12/1/2026, Aliansi Mahasiswa Mamuju Peduli Demokrasi menyampaikan tuntutan atas dugaan tindakan represif yang dialami sebelumnya untuk mendapatkan keadilan. Namun aksi unjuk rasa kembali memanas, Mahasiswa dan aparat kepolisian kembali bentrok.

Ketua Umum Ipmapus Sulbar Akbar, menyebutkan bahwa dari tiga rangkaian aksi tersebut, jumlah mahasiswa yang mengalami luka-luka cukup signifikan.

“Dari rangkaian aksi yang kami lakukan, sedikitnya ada 15 mahasiswa yang mengalami luka-luka, dan empat orang di antaranya sempat menjalani pemeriksaan medis di RS Umum Mamuju,” ujar Akbar.

Ditempat terpisah, Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan bahwa dalam rangkaian unjuk rasa tersebut para demonstrasi sempat saling dorong mendorong.

“Pada saat massa aksi membakar ban, pihak kepolisian sempat memadamkan api sehingga memicu saling dorong” Ucap Herman

Herman Basir, menambahkan pelemparan yang dilakukan massa aksi kepihak kepolisian yang melaksanakan pengamanan, mengakibatkan adanya luka pada porsenil.

“Dari pihak kepolisian, tercatat 11 personel mengalami luka-luka saat melakukan pengamanan. Dua di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius,” kata Herman Basir.

Akbar Selaku Ketua IPMAPUS SULBAR mempertanyakan Soal Pola Pengamanan dan Evaluasi Internal

“Rangkaian bentrokan yang terjadi secara berulang dalam waktu singkat menimbulkan tanda tanya besar terkait pola pengamanan aksi unjuk rasa di Mamuju, kami menilai aparat cenderung mengedepankan pendekatan kekuatan ketimbang dialog, meskipun aksi demonstrasi dijamin oleh undang-undang” Ucapnya.

Selain itu, Akbar juga mendesak Komisi Percepatan Reformasi Polri dapat bekerja maksimal agar dapat mewujudkan Polri yang profesional dan berintegritas

“Kasus ini menambah daftar panjang ketegangan antara mahasiswa dan aparat keamanan dalam pengelolaan aksi unjuk rasa, sekaligus menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum yang humanis dan demokratis di daerah” Tutup Akbar.

  • Penulis: Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

    DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Tim Penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. Hal ini dipicu oleh temuan adanya perbedaan angka yang signifikan antara data yang tersaji dalam dokumen LKPJ dengan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ​Wakil Ketua DPRD […]

  • Ini Langkah Disdikbud Mamuju Tengah Perketat Seleksi Masuk Sekolah

    Ini Langkah Disdikbud Mamuju Tengah Perketat Seleksi Masuk Sekolah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan pengawasan ketat. Langkah ini diawali sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) serta penandatanganan pakta integritas bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Barat di Aula Cafe dan Resto Siola, Benteng Tobadak, Rabu (15/4/2026). […]

  • Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Koordinator Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Herman menegaskan komitmen regunya untuk selalu siap siaga 24 jam dalam menghadapi potensi bencana. Disampaikan, penguatan koordinasi internal terus dilakukan guna memastikan setiap informasi dan laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar berkomitmen […]

  • Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

    Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diguncang isu dugaan pelecehan seksual. Seorang oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sebuah madrasah di Kabupaten Polman diduga kuat telah melecehkan sejumlah siswanya. ​Meskipun kasus ini telah menjadi perbincangan hangat, namun hingga saat ini belum ada laporan resmi […]

  • Sektor Peternakan Babi di Mamasa Berpotensi Tinggi, DPRD Desak Intervensi Anggaran dan Kolaborasi Pusat

    Sektor Peternakan Babi di Mamasa Berpotensi Tinggi, DPRD Desak Intervensi Anggaran dan Kolaborasi Pusat

    • 0Komentar

    MAMASA – Potensi sektor peternakan, khususnya ternak babi di Kabupaten Mamasa, dinilai menjadi kunci strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Hal ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk lebih serius melakukan intervensi anggaran serta membangun kolaborasi lintas instansi hingga ke tingkat kementerian. Anggota DPRD Mamasa, Arwin Rahman, mengungkapkan […]

  • HUT Mateng ke-13, Sekda Sulbar Tekankan Kolaborasi dan Visi Agropolitan

    HUT Mateng ke-13, Sekda Sulbar Tekankan Kolaborasi dan Visi Agropolitan

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pengembangan potensi agropolitan merupakan kunci akselerasi pembangunan Kabupaten Mamuju Tengah. Penegasan ini disampaikan Junda saat mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Mamuju Tengah di Aula Kantor Bupati, Minggu 14 […]

expand_less