Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
- visibility 126
- comment 0 komentar

Cilandak Jakarta Selatan – Sulbarupdateid – Jauh di timur, langit Sulawesi Barat seakan ikut merunduk, merasakan duka yang sama. Pada Minggu, 1 Februari 2026, kepergian Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, menyelimuti tanah Mandar hingga perantauan dengan kesedihan yang dalam, meski prosesi persemayaman berlangsung di rumah duka Cilandak, Jakarta Selatan.
Di hadapan jenazah almarhum, Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertindak sebagai Inspektur Upacara. Suasana haru tak terbendung. Saat menyampaikan sambutan, air mata menetes dari wajah seorang sahabat, seorang pemimpin, yang hari itu harus merelakan kepergian tokoh yang selama ini menjadi panutan.
Dengan suara bergetar, Suhardi Duka menyampaikan duka cita atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh masyarakatnya.
“Atas nama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh masyarakat Sulbar, hari ini kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah orang tua kami, pemimpin kami, Bapak Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, yang juga merupakan Wakil Gubernur Sulbar,” ucapnya lirih.
Hari itu menjadi momen perpisahan yang sunyi. Keluarga besar Pemprov Sulbar melepas kepergian almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir, sembari memanjatkan doa terbaik agar segala pengabdian dan ketulusan yang telah ditanamkan semasa hidupnya berbuah pahala di sisi Allah SWT.
“Hari ini kami melepas jenazah beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni segala dosa dan melimpahkan pahala atas seluruh jasa serta pengabdian yang telah beliau lakukan sepanjang hidupnya,” lanjut Suhardi Duka.
Bagi Sulawesi Barat, Salim S Mengga bukan sekadar Wakil Gubernur. Ia adalah sosok teladan yang meninggalkan jejak nilai tentang kejujuran, integritas, dan kepemimpinan yang memihak dengan tulus kepada rakyat.
“Beliau adalah teladan bagi kami semua. Beliau mengajarkan tentang arti kejujuran, integritas, serta bagaimana memimpin dan menyayangi rakyat dengan tulus,” tutup Gubernur.
Upacara persemayaman berlangsung khidmat dan penuh keheningan. Keluarga, kerabat, para pejabat, serta tokoh masyarakat hadir memberi penghormatan terakhir. Di bawah langit Sulbar yang berduka, nama Salim S Mengga akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang pergi, namun pengabdiannya abadi.
- Penulis: sulbarupdate
