Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Bola » 2 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Pria 40 Tahun di Majene

2 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Pria 40 Tahun di Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Polres Majene tengah menangani perkara dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap dua anak di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Seorang pria berinisial KM (40) telah ditetapkan sebagai tersangka. Kini menjalani proses penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy mengatakan, dugaan tindak pidana terjadi di sebuah rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha milik tersangka di Kabupaten Majene.

Dalam perkara tersebut, terdapat dua anak yang diduga menjadi korban. Keduanya masing-masing berinisial NB (11) dan KY (10) warga Kabupaten Majene.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan yang dihimpun penyidik, peristiwa bermula ketika kedua korban datang ke tempat tersangka untuk membeli rokok atas permintaan orang tua mereka.

Namun, keduanya diduga ditahan di dalam rumah. Polisi menduga tersangka mengunci pintu dan melakukan perbuatan yang mengarah pada tindak kekerasan seksual.

Penyidik juga menduga perbuatan tersebut terjadi lebih dari satu kali dan melibatkan kedua korban.

Dalam dugaan aksinya, tersangka disebut memberikan sejumlah uang kepada korban dengan maksud agar peristiwa tersebut tidak disampaikan kepada orang tua mereka.

AKP Fredy mengatakan, laporan terkait perkara tersebut telah diterima kepolisian dan kasusnya kini berada pada tahap penyidikan.

“Perkara ini sudah masuk tahap penyidikan. Tersangka sudah dilakukan penahanan dan saat ini proses pemberkasan masih berjalan,” ujar AKP Fredy, Sabtu (12/9/2026).

KM diketahui telah ditahan sejak 21 Agustus 2026. Masa penahanannya kemudian diperpanjang melalui Kejaksaan Negeri Majene.

Saat ini, penyidik masih menyelesaikan pemberkasan perkara sebelum nantinya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memasuki tahap berikutnya sesuai ketentuan hukum acara pidana.

Perkara tersebut mendapat perhatian serius lantaran menyangkut anak yang diduga menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual.

Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa serta mengumpulkan alat bukti yang diperlukan dalam proses hukum.

Di sisi lain, masyarakat diimbau tidak menyebarluaskan identitas, foto, alamat, maupun informasi lain yang dapat mengarah pada terungkapnya identitas korban.

Perlindungan terhadap anak korban harus menjadi perhatian selama seluruh tahapan penanganan perkara berlangsung.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • 200 Warga Dikukuhkan Jadi Sabuk Kamtibmas Polres Mamuju Tengah

    200 Warga Dikukuhkan Jadi Sabuk Kamtibmas Polres Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sebanyak 200 warga dari berbagai unsur masyarakat dikukuhkan sebagai bagian dari Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Pengukuhan tersebut ditandai dengan Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Markas Polres Mamuju Tengah, Jalan H. Aras Tammauni, Desa Tobadak, Rabu (26/8/2026). Kegiatan itu melibatkan berbagai unsur […]

  • Pastikan Keamanan Pangan Program MBG, Dokkes Polres Mamuju Tengah Inspeksi SPPG Tobadak

    Pastikan Keamanan Pangan Program MBG, Dokkes Polres Mamuju Tengah Inspeksi SPPG Tobadak

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Seksi Dokter dan Kesehatan (Dokkes) Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) melaksanakan inspeksi mendadak di Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG) Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak, Sulawesi Barat, pada Sabtu (30/5/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan melekat guna memastikan seluruh makanan yang akan disalurkan kepada masyarakat dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) […]

  • Sentil Kondisi Fisikal Daerah, Aktivis Mamasa Minta Pemda, “Kurangi Hura-hura”

    Sentil Kondisi Fisikal Daerah, Aktivis Mamasa Minta Pemda, “Kurangi Hura-hura”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di tengah upaya pemerintah mengejar kemajuan, kritik tajam justru menghujam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Sejumlah aktivis menilai pemerintah daerah saat ini terlalu sibuk dengan kegiatan seremonial dan pesta yang dinilai hanya membuang-buang anggaran. Kritik pedas ini mencuat dalam forum Dialog Mamase bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang digelar di […]

  • Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Kegiatan Agroforestri (wanatani) tahun anggaran 2023 di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, menuai protes. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar tersebut dinilai gagal memenuhi target pertumbuhan tanaman yang telah disepakati sejak awal. ​Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengungkapkan kekecewaannya setelah meninjau langsung lokasi penanaman di Dusun Salulotong. Ia menyebut […]

  • Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespon informasi terkait mutasi 95 aparatur sipil negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan jumlah tersebut tidak sepenuhnya benar. “Pada dasarnya, jumlah yang dimutasi hanya 55 pejabat administrator. termasuk dua pejabat fungsional yang naik jenjang madya, satu orang pensiun, […]

  • Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu Minggu

    Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu Minggu

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengoptimalkan layanan wisata pustaka dengan membuka dan mengaktifkan berbagai layanan perpustakaan pada hari libur, khususnya Sabtu dan Minggu. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan minat kunjungan masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Sulbar. Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, menegaskan bahwa perpustakaan harus […]

expand_less