Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Seleksi JPT Eselon II Mamasa Diikuti 54 Peserta, Welem: “Jangan ada Gerakan Tambahan”

Seleksi JPT Eselon II Mamasa Diikuti 54 Peserta, Welem: “Jangan ada Gerakan Tambahan”

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, memberikan instruksi tegas terkait pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun 2026.

Ia menekankan agar seluruh proses penjaringan pejabat eselon II tersebut dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi.

​Hal tersebut ditegaskan Bupati saat membuka kegiatan seleksi JPT yang berlangsung di Ruang Auditorium Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Makassar, Kamis (26/2/2026) kemarin.

​Seleksi ini diikuti oleh 54 peserta yang akan memperebutkan posisi untuk mengisi kekosongan jabatan pada 10 instansi eselon II di lingkup Pemkab Mamasa.

Dari total peserta tersebut, tim panitia seleksi (Pansel) akan menyaring 30 besar hingga mengerucut menjadi 10 nama terpilih berdasarkan rekomendasi hasil asesmen.

​Dalam sambutannya, Welem mengingatkan para peserta agar tidak mencari celah di luar prosedur resmi yang telah ditetapkan.

​Welem menegaskan, agar perdeta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik tanpa ada gerakan lain.

“Saya percaya bahwa 54 orang yang ikut pansel saat ini adalah aset SDM terbaik di Mamasa. Saya meminta jangan lagi ada ‘gerakan-gerakan tambahan’ di luar seleksi resmi yang tidak sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang ada,” ujar Welem di hadapan peserta.

​Selain menuntut profesionalisme dari sisi penyelenggara, Bupati juga memberikan wejangan moral kepada para peserta.

Ia meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut untuk menanamkan sikap optimis, jujur, dan adil selama proses seleksi berlangsung.

​Welem juga menyentil terkait dinamika pasca-seleksi. Ia menegaskan bahwa ASN wajib menjaga netralitas dan tidak membawa atmosfer politik praktis ke dalam lingkungan kerja pemerintahan.

​”Kalian adalah ASN yang diwajibkan menganut azas netralitas. Jabatan adalah tugas tambahan, tetapi yang lebih utama adalah dedikasi dan pengabdian,” tegasnya.

​Ia pun berharap, siapapun yang terpilih nantinya tidak memicu perpecahan di internal birokrasi.

“Saya berharap setelah seleksi ini berakhir, jangan lagi ada istilah oposisi karena kalian bukanlah praktisi politik,” pungkas Welem.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Epilog Manis di Ujung Bakti, Ziarah Panjang Leny Mamasa Jemput Takdir PPPK PW

    Epilog Manis di Ujung Bakti, Ziarah Panjang Leny Mamasa Jemput Takdir PPPK PW

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di sela deru waktu yang kian melambat menuju masa purna tugas, sebuah kabar gembira mengetuk pintu kehidupan Leny (58), seorang tenaga honorer di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sosok perempuan kelahiran 20 Desember 1967 ini akhirnya menerima pengakuan negara atas dedikasi tanpa putusnya selama dua dekade. Tepat pada Senin (29/12/2025), di ambang masa […]

  • Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebuah kemelut rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berakhir di meja mediasi dengan keputusan yang mengejutkan. Kasus yang menyeret pria berinisial AJ (25) dan seorang wanita bersuami berinisial FA (22) ini berujung pada kesepakatan pengembalian uang biaya dapur pernikahan (panai) sebesar Rp 30 […]

  • Wagub Salim Ajak Seluruh Unsur Perkuat Sinergi Demi Ketertiban dan Keamanan Selama Nataru

    Wagub Salim Ajak Seluruh Unsur Perkuat Sinergi Demi Ketertiban dan Keamanan Selama Nataru

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Wakil Gubernur Sulbar Salim. S Mengga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (1/12/2025). Rakor ini membahas strategi mitigasi serta penanganan terpadu menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini menekankan, dalam momentum Nataru […]

  • Tim SPBE Bapenda Sulbar Fokus Percepatan Digital Pembayaran PKB di BPKAD

    Tim SPBE Bapenda Sulbar Fokus Percepatan Digital Pembayaran PKB di BPKAD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Upaya percepatan transformasi digital pelayanan publik terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat. Melalui Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Bapenda Sulbar memfokuskan langkah strategis pada percepatan digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui koordinasi lintas perangkat daerah dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar. Langkah ini merupakan […]

  • Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Di bawah sorot lampu ruang pelantikan Kantor Pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, sebuah babak baru tata kelola birokrasi dimulai. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, secara resmi lantik Muhammad Zain sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal, Kamis 12 Februari 2026. Sebuah mandat yang bukan sekadar seremonial, melainkan beban strategis di tengah […]

  • Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

    Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sorotan publik terhadap hubungan antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah kembali mencuat di Sulawesi Barat. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar setelah menerima dua ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemberian hewan kurban tersebut memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat. […]

expand_less