Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Nadi Budaya di Festival Bulan Mamase 2026 

Nadi Budaya di Festival Bulan Mamase 2026 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
  • visibility 876
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa sering dijuluki sebagai “Kepingan Surga yang Jatuh ke Bumi.” Namun, keindahan alam yang memukau dan kekayaan budaya yang luhur memerlukan medium presentasi yang kuat agar dapat dikenal dunia.

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosandi) resmi menggaungkan Festival Bulan Mamase.

​Kepala Dinas Kominfosandi Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan menegaskan, festival ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya strategis untuk mempromosikan potensi daerah secara holistik.

Festival Bulan Mamase akan menyuguhkan berbagai atraksi seperti pertunjukan kesenian tradisi dan permainan rakyat yang sarat nilai filosofis, penonjolan destinasi alam Mamasa yang autentik, pameran kekayaan alam dan produk lokal serta rangkaian bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

​Pemilihan bulan April sebagai waktu pelaksanaan bukan tanpa alasan teknis. Secara historis dan sosiologis, April merupakan masa “pulang kampung” bagi para diaspora Mamasa yang merantau di berbagai belahan dunia.

​Kehadiran para perantau ini diharapkan menjadi katalisator yang menambah semarak festival, sekaligus menjadi duta informasi bagi masyarakat luar.

Melalui integrasi publikasi, informasi, dan promosi yang masif, Pemerintah Kabupaten Mamasa optimis dapat menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik untuk mencicipi keramahan dan keindahan Bumi Kondosapata.

​”Masyarakat luar Mamasa diharapkan melirik daerah ini sebagai destinasi yang indah, ramah, dan memikat untuk dikunjungi,” ujar Kadis Kominfosandi dalam seruannya, Sabtu (28/3/2026).

​Ajakan Kolektif

​Sebagai putra daerah, Kadis Kominfosandi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu padu menyukseskan perhelatan ini. Semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam memposisikan Mamasa di peta pariwisata nasional.

​Sebuah pesan reflektif menutup ajakan tersebut yakni “Lebih baik bergerak lambat, daripada berdiam diri dalam keraguan.”

Sebuah kutipan yang menegaskan bahwa langkah sekecil apa pun untuk kemajuan daerah jauh lebih berharga daripada skeptisisme yang melumpuhkan inovasi.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Konfercab GAMKI Mamasa, Seaklangi Terpilih jadi Ketua Periode 2026-2029

    Hasil Konfercab GAMKI Mamasa, Seaklangi Terpilih jadi Ketua Periode 2026-2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Mamasa menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) 2026 di Resto Tepian dari Hati, Rante-Rante, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (20/9/2026). Forum organisasi tersebut menetapkan Seaklangi, sebagai Ketua Umum DPC GAMKI Kabupaten Mamasa periode 2026–2029. Seaklangi terpilih melalui mekanisme aklamasi dalam […]

  • BREAKING NEWS:Kebakaran di Melahaan Barat, Api Mendekati Pemukiman Warga 

    BREAKING NEWS:Kebakaran di Melahaan Barat, Api Mendekati Pemukiman Warga 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kebakaran terjadi di wilayah Melahaan Barat, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (27/8/2026) sore. Hingga pukul 20.40 WITA, api masih terlihat menyala di lokasi kejadian. Pantauan Sulbarupdate.id, nampak kobaran api bahkan susah mendekati pemukiman warga. Warga setempat bersama personel Polsek Mambi masih berupaya melakukan pemadaman dan mencegah api agar tidak meluas […]

  • BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros. Kronologi Kejadian […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Mateng Sumbang Sapi Kurban di Masjid Al-Arsal Topoyo

    Bupati dan Ketua DPRD Mateng Sumbang Sapi Kurban di Masjid Al-Arsal Topoyo

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Panitia kurban Masjid Al-Arsal, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sukses melaksanakan penyembelihan sembilan ekor sapi kurban pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman masjid di Jalan Poros Topoyo–Tumbu ini berjalan dengan khidmat dan lancar. ​Dari total sembilan ekor sapi yang disembelih, dua di antaranya merupakan […]

  • Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

    Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

    • 0Komentar

    Oleh: Suhardi Duka Sulbarupdate.id – Seperti yang sering disuarakan oleh Pak Wakil Gubernur, Salim S Mengga. Bahwa daerah ini sangat membutuhkan sosok pejabat yang tak sekadar punya kualifikasi dan kompetensi profesional. Jauh lebih mendesak untuk saat ini, kita membutuhkan figur dengan rentang moral yang juga baik. Bukan berarti kualitas serta kemampuan individu tak penting, tapi […]

  • Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Mamuju Bawa 15 Tuntutan

    Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Mamuju Bawa 15 Tuntutan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menggelar aksi demonstrasi di kawasan Simpang Lima, Mamuju, Kamis (22/10/2026).  Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk refleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam aksi itu, PMII Cabang Mamuju menyuarakan 15 tuntutan yang mencakup persoalan daerah hingga isu nasional, mulai […]

expand_less