Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar

PALU, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail (RI), Sabtu (31/1/2026).

Penahanan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali tahun anggaran 2024 yang merugikan negara sebesar Rp9 miliar.

RI, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulteng, tiba di Palu setelah dijemput paksa oleh tim penyidik dari Jakarta.

Kronologi Penjemputan dan Pemeriksaan
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng, Salahuddin, mengungkapkan bahwa sebelum diterbangkan ke Palu, RI menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026).

“Usai pemeriksaan yang didampingi kuasa hukum, penyidik memutuskan melakukan penahanan. Tersangka sempat menitipkan di Rutan Kejaksaan Salemba sebelum diterbangkan ke Sulawesi Tengah pagi tadi,” ujar Salahuddin dalam konferensi pers di Palu.

Berdasarkan pantauan, RI dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan pengawalan ketat enam personel tim Aspidsus. Meski sempat mengenakan rompi tahanan dan borgol saat proses pemindahan, atribut tersebut dilepas demi prosedur keamanan selama berada di dalam pesawat dan area bandara.

Sempat Mangkir dengan Alasan Kesehatan
Penjemputan paksa ini dilakukan setelah RI diketahui empat kali mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. Kejati Sulteng bahkan telah mengeluarkan surat pencekalan dan memantau keberadaan tersangka di beberapa kota seperti Jakarta, Makassar, dan Poso.

Terkait kondisi kesehatan, Salahuddin membenarkan bahwa RI memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat menjalani perawatan di RS Bintaro.

“Hasil koordinasi dengan tim medis menyatakan ada kelainan jantung, namun kondisi tersangka dinyatakan laik (fit) untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum,” tegasnya.

Kasus ini mencatatkan kerugian negara yang bersifat total loss senilai Rp9 miliar berdasarkan audit independen. Meskipun demikian, pihak tersangka dilaporkan telah mengembalikan seluruh kerugian tersebut—Rp4 miliar pada tahap penyelidikan dan Rp5 miliar pada tahap penyidikan.

Namun, Salahuddin menegaskan bahwa pengembalian uang negara tidak serta-merta menghentikan proses pidana.

Kasi Penkum Kejati Sulteng, Laode Abd Sofian, menambahkan bahwa tim jaksa penyidik tengah mempercepat pemberkasan perkara agar dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu.

“Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan dan akuntabel hingga ke meja hijau,” tutup Laode.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemukiman Warga di Hahangan Aralle Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    Pemukiman Warga di Hahangan Aralle Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyebabkan debit air sungai di Kecamatan Aralle meningkat hingga meluap ke pemukiman warga pada Kamis sore (14/5/2026). ​Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Hahangan. Air mulai memasuki halaman dan rumah penduduk setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti sejak siang hingga […]

  • Dinas Perpusip Sulbar Laksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di Area Pantai Wisata Pelabuhan Feri Simboro

    Dinas Perpusip Sulbar Laksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di Area Pantai Wisata Pelabuhan Feri Simboro

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar), Pemprov Sulbar terus menggalakkan berbagai program literasi melalui Gerakan Sulbar Mandarras. Gerakan Sulbar Mandarras digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, bertujuan membudayakan membaca serta memperluas akses layanan literasi bagi seluruh […]

  • Puluhan KK Terdampak Banjir dan Longsor di Mamasa, Kerugian Capai Rp10 Miliar, Apa Langkah Pemda?

    Puluhan KK Terdampak Banjir dan Longsor di Mamasa, Kerugian Capai Rp10 Miliar, Apa Langkah Pemda?

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa memicu rentetan bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa mencatat, total kerugian material akibat bencana sejak Januari hingga Mei 2026 ini ditaksir telah menembus angka Rp10 miliar. ​Data tersebut dipaparkan dalam kegiatan Peluncuran Posko […]

  • Desil Warga Majene Mendadak Naik, Kadis Sosial: Data DTSEN Bersifat Dinamis dan Diperbarui Pusat

    Desil Warga Majene Mendadak Naik, Kadis Sosial: Data DTSEN Bersifat Dinamis dan Diperbarui Pusat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Polemik perubahan desil kesejahteraan warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mempertanyakan perubahan posisi desil dalam data sosial ekonomi yang berdampak pada penilaian kondisi kesejahteraan serta akses terhadap berbagai program bantuan sosial. Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene, Najibah B Fattah, menjelaskan bahwa perubahan desil bukan […]

  • MBG di Sulbar, dari Keracunan hingga Sekolah Terima Nasi Basi

    MBG di Sulbar, dari Keracunan hingga Sekolah Terima Nasi Basi

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID- Polemik makan bergizi gratis kian menjadi sorotan publik. Kasus keruacunan makanan dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini makin bertambah di sejumlah daerah, tak terkecuali di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Sejak program ini berjalan pada awal tahun 2025 lalu, kasus kerucunan terjadi di sejumlah tempat. Salah satunya di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menimpa 27 […]

  • Rudi Alfonso Dukung Pembentukan DOB PUS, Siap Kawal hingga Jakarta

    Rudi Alfonso Dukung Pembentukan DOB PUS, Siap Kawal hingga Jakarta

    • 0Komentar

    MAMBI, Sulbarupdate.id — Salah satu tokoh nasional asal Pitu Ulunna Salu (PUS), Rudi Alfonso, silaturrahmi dengan Komite Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten PUS. Pertemuan itu dilaksanakan di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (6/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di tanah kelahiran Rudi Alfonso itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang […]

expand_less