Breaking News
light_mode
Beranda » Pasangkayu » Tragedi di Pasangkayu, Dua Pelajar Tewas Terhempas Ombak

Tragedi di Pasangkayu, Dua Pelajar Tewas Terhempas Ombak

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 443
  • comment 0 komentar

PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Keceriaan sore di pesisir Dusun Sempo Selatan, Desa Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) berubah menjadi duka mendalam.

Dua remaja putri dilaporkan tewas setelah terseret ombak besar saat sedang berenang di Pantai Sempo Selatan sekitar pukul 17.00 WITA, Jumat 2 Januari 2026 sekira pukul 17:00 WITA.

Identitas kedua korban yakni Anna Sapiani (14), seorang siswi SMP, dan Nurmanisa (15), siswi SMA. Keduanya merupakan warga setempat yang tak kuasa melawan kuatnya arus laut saat cuaca ekstrem tiba-tiba datang.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat empat orang anak menghabiskan waktu sore dengan mandi di tepi laut. Menurut keterangan saksi mata, saat para korban sedang asyik bermain air, gelombang tinggi mendadak datang menghempas dan menarik mereka ke arah palung laut yang lebih dalam.

Upaya penyelamatan segera dilakukan oleh warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut. Dari empat korban yang terseret, dua korban tewas yakni Anna dan Nurmanisa dievakuasi dalam kondisi kritis.

Pihak Puskesmas Sarudu 1 menyatakan keduanya telah meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara Nuralvaiki (14) dan Nuraila Nur Fatin (10) berhasil diselamatkan warga. Namun, akibat kondisi fisik yang sangat lemah, keduanya kini menjalani perawatan intensif di RS Ako Pasangkayu.

Respons Kepolisian dan Keluarga

Aparat Polsek Sarudu tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WITA setelah menerima laporan warga. Kapolsek Sarudu, IPTU Sofian Safrudin, mengonfirmasi bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni.

“Keluarga korban sudah menerima dengan ikhlas dan memastikan tidak akan menuntut secara hukum karena ini murni kecelakaan akibat faktor alam,” ujar IPTU Sofian, saat dikonfirmasi Minggu 4 Januari 2026.

Menurutnya, jenazah kedua korban telah dipulangkan ke rumah duka pada pukul 19.00 WITA dan dimakamkan pada Sabtu pagi (3/1/2026) pukul 10.00 WITA.

Menanggapi tragedi ini, IPTU Sofian mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat Sulawesi Barat, khususnya para orang tua di wilayah pesisir.

Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang seringkali tidak terprediksi.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi warga akan risiko besar di balik keindahan garis pantai Pasangkayu, terutama saat kondisi alam sedang tidak bersahabat.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    • 0Komentar

    Madrid, Sulbarupdate.id — Laga sengit bertajuk final Copa del Rey Spanyol mempertemukan dua raksasa La Liga, Atletico Madrid kontra Barcelona FC, yang digelar di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Jumat, 13 Februari 2026. Sejak kick-off dimulai, pertandingan langsung berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim sama-sama tampil menekan dan saling melancarkan serangan cepat, mencerminkan duel dua kekuatan […]

  • Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Desa Wisata Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan tujuh program kerja inovatif di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.  Program-program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo pada Selasa malam, 14 Juli 2026. ​Mengusung semangat pengembangan desa wisata berbasis […]

  • Hasil Survei: Kinerja SDK-JSM Baik Dimata Publik

    Hasil Survei: Kinerja SDK-JSM Baik Dimata Publik

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Indonesia Indikator Politik merilis hasil survei tingkat kepuasan Publik terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar serta kepuasan terhadap kinerja Pemerintah, Jumat 19 Desembar 2025. Tingkat kepuasan publik terhadap Dr. Suhardi Duka dan Salim S Mengga berada diangka 70 persen, sementara kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Sulbar hanya diangka 59.3 persen. Angka […]

  • 19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebanyak 19 tenaga honorer Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diangkat jadi PPPK paruh waktu. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, tentang PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemprov Sulbar, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 22 Desember 2025. Acara Penyerahan SK tersebut menandakan bahwa sebanyak 4.179 […]

  • Oknum PPPK Terjerat Narkoba, Unsulbar Didesak Gelar Tes Urine Massal

    Oknum PPPK Terjerat Narkoba, Unsulbar Didesak Gelar Tes Urine Massal

    • 0Komentar

    MAJENE – Gelombang desakan agar Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan tes urine massal bagi seluruh staf dan dosen kian menguat. Hal ini menyusul penangkapan seorang aparatur berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial MF (28) yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Kasus ini dinilai mencoreng citra Unsulbar sebagai institusi pendidikan tinggi sekaligus ikon Kabupaten Majene […]

  • Peluang PPPK Paruh Waktu Jadi ASN, Begini Tanggapan Kepala BKN

    Peluang PPPK Paruh Waktu Jadi ASN, Begini Tanggapan Kepala BKN

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Pemerintah membuka peluang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Hal itu dimungkinkan jika kondisi ekonomi daerah membaik atau meningkatnya kemampuan keuangan negara maupun daerah. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu sangat […]

expand_less